Senin 27 Desember 2021, 21:07 WIB

Purwakarta Kembangkan Budidaya Jagung dan Kedelai

Reza Sunarya | Nusantara
Purwakarta Kembangkan Budidaya Jagung dan Kedelai

DOK MI
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika

 

PEMKAB Purwakarta, Jawa Barat mengoptimalkan potensi lahan kering, baik milik masyarakat maupun pihak ketiga yang belum dimanfaatkan untuk mengembangkan budidaya tanaman pangan jagung dan kedelai. Program ini akan bekerja sama dengan Yayasan Dewa Dewi Indonesia.

Komoditas jagung hibrida belum menjadi pilihan utama oleh petani di Purwakarta karena jaminan pasar dan harga yang tidak menentu. Petani Purwakarta yang memproduksi jagung khususnya dengan hasil akhir panen tongkol kering atau pipilan kering, selama ini masih merasakan kesulitan memasarkan hasil panennya.

"Komoditas jagung masih merupakan program bantuan pemerintah, dimana bantuan yang diberikan hanya berupa benih tanpa adanya sarana produksi. Dukungan swasta sangat diperlukan untuk pengembangan produksi jagung hibrida," kata Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika seusai Sosialisasi Program Integrated Farming Yayasan Dewa Dewi Indonesia, di Bale Sawala Yudistira, Senin (27/12).

berkaitan dengan Program Yayasan Dewa Dewi Indonesia, menurut Anne Ratna Mustika, telah sesuai dengan Visi dan Misi Bupati Purwakarta pada poin 4 mewujudkan perekonomian rakyat yang kokoh berbasis desa.

"Tujuan yang ditetapkan dalam misi keempat ini adalah meningkatkan pertumbuhan dan pemerataan ekonomi, serta daya beli masyarakat. Sasaran yang ditetapkan sebanyak lima butir, poin yang keempat terwujudnya ketahanan pangan dan peningkatan daya saing pertanian, perikanan dan peternakan," jelasnya.

Anne mengatakan, program integrated farming ini diharapkan dapat memotivasi para petani di Indonesia, khususnya di Kabupaten Purwakarta dalam peningkatan kualitas maupun kuantitas pertanian.

Yayasan Dewa Dewi Indonesia ini digagas oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Kiai Haji Ma'ruf Amin. Dibentuknya Yayasan Dewa Dewi Indonesia, merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mensejahterakan para petani dan masyarakat di Indonesia.

"Kami sangat menyambut baik dan mendukung program Yayasan Dewa Dewi Indonesia. Saya ucapkan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pembina yayasan karena Kabupaten Purwakarta telah ditunjuk sebagai salah satu proyek kegiatan integrated farming berbasis jagung di Desa Cisaat Kecamatan Cibatu yang di inisiasi dari Yayasan Dewa Dewi Indonesia bersama stakeholder terkait," Ungkap Anne.

Kabupaten Purwakarta memiliki lahan sawah seluas 17.970 hektare yang terdiri dari 11.057 hektare sawah irigasi, 6.850 hektare sawah tadah hujan, dan 63 hektare rawa pasang surut. Luas sawah yang terbatas membuat Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta harus dapat memaksimalkan penggunaan sawah, terutama sawah tadah hujan. (OL-15)

Baca Juga

DOK MI

Sumut Bentuk Satgas Cegah Meluasnya Penularan PMK

👤Yoseph Pencawan 🕔Rabu 29 Juni 2022, 19:53 WIB
GUBERNUR Sumatera Utara Edy Rahmayadi, Rabu (29/6) menyatakan akan membentuk Satgas Penyakit Mulut Dan Kuku (PMK) karena penularan penyakit...
MI/Depi Gunawan

Waspadai Sesar Lembang, Desa Kayuambon Bentuk Relawan Tanggap Bencana

👤Depi Gunawan 🕔Rabu 29 Juni 2022, 19:51 WIB
Sekretaris Desa Kayuambon Rohendi menyebutkan jarak dari zona sesar Lembang ke wilayahnya hanya sekitar 1 kilometer. Bila sesar itu...
ANTARA/Syaiful Arif

Temanggung Berangkatkan 140 Jemaah Calon Haji Hari Ini

👤Tosiani 🕔Rabu 29 Juni 2022, 19:45 WIB
Kabupaten Temanggung pada tahun ini memberangkatkan 280 orang JCH. Mereka terbagi dalam dua kloter, yakni kloter 39 sebanyak 140 jemaah dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya