Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo dalam rangkaian kunjungan kerjanya meresmikan Pasar Besar Ngawi di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Jumat (17/12).
"Pasar Besar Ngawi telah selesai dibangun dan siap dimanfaatkan oleh masyarakat," ucap Jokowi.
Presiden mengatakan Pasar Besar Ngawi dibangun sebagai pasar modern berbasis bangunan gedung hijau. Luas bangunannya 15.940 meter persegi dan memiliki 291 kios, 244 los, dan 20 los kering.
Presiden Jokowi menyampaikan pembangunan pasar tersebut bisa menjadi pusat perdagangan baru di Ngawi dan sekitarnya. Diharapkan pasar itu akan memacu geliat perekonomian di Ngawi demi mempercepat pemulihan ekonomi di tengah pandemi.
"Kami mengharapkan pasar ini bisa menjadi pusat aktivitas perdagangan di Kabupaten Ngawi dan juga menjadi pengungkit pergerakan ekonomi masyarakat di Ngawi dan sekitarnya untuk mempercepat proses pemulihan ekonomi setelah pandemi ini," ujarnya.
Baca juga: Kunjungi Desa Wisata Sanankerto, Sandiaga Siap Bantu Pelaku UMKM Kuliner Setempat
Turut hadir mendampingi Presiden antara lain Ibu Negara Iriana, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (OL-14)
Melubernya sampah ke jalan tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Revitalisasi mesti diarahkan pada konsep pengembangan kawasan berorientasi transit atau Transit-Oriented Development (TOD).
Kondisi ini tidak hanya merusak estetika pasar, tetapi juga mulai mengancam kesehatan pedagang dan pengunjung.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Pasokan sering kosong karena tidak adanya panen di sejumlah sentra pertanian akibat intensitas hujan tinggi.
SEJUMLAH pedagang mengeluhkan harga sejumlah komoditas pangan yang masih mahal saat Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka mengunjungi Pasar Jagasatru.
Pada 2025, Jawa Timur mencatatkan skor kinerja pelayanan publik terbaik nasional dengan angka 4,75 dari skala 5.
KPK juga terus meminta media untuk memberitakan kasus korupsi, agar pejabat takut apabila ingin memakan uang rakyat.
Gubernur Khofifah menegaskan bahwa angka ini merupakan hasil kesepakatan bersama yang mempertimbangkan berbagai indikator ekonomi makro.
Keberkahan Jawa Timur akan terwujud apabila seluruh masyarakat dapat menjalankan ajaran agama dan kepercayaannya masing-masing dengan sebaik-baiknya.
Selain fokus pada kemacetan, faktor keselamatan pengemudi juga menjadi prioritas.
Pemasangan EWS yang berlangsung selama sepekan terakhir ini dilakukan berkolaborasi dengan tim BPBD setempat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved