Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
MANAJEMEN RSUD Kota Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, mengungsikan seluruh pasien ke tenda pengungsian karena gempa susulan terjadi 86 kali paska gempa berkekuatan 7,5 SR pada pukul 11.20 Wita, Selasa (14/12)
Manuela, keluarga pasien di Kota Larantuka, Selasa menjelaskan, gempa susulan yang terjadi terus menerus, menyebabkan pihak manajemen RSUD Larantuka menginstruksikan seluruh pasien di rawat di bawah tenda pengungsian.
"Kami sudah pindah perawatan di tenda karena gempa terjadi terus menerus sejak gempa besar sekitar jam 11 siang," ujar Manuela.
Sementara itu, Direktris RSUD Larantuka, dr.Sanny belum berhasil dikonfirmasi Media Indonesia Ikhwal pemindahan pasien ke halaman RSUD Larantuka.
Namun, seorang keluarga pasien dikonfirmasi membenarkan, gempa susulan yang terjadi terus menerus menyebabkan pihak manajemen RSUD Larantuka mengungsikan seluruh pasien ke tenda pengungsian yang dibangun di halaman rumah sakit.
BMKG setempat melaporkan, sampai dengan pukul 18.43 WITA, telah tercatat 86 kejadian gempa susulan sejak gempa utama pukul 11:20:22 WITA.
"Magnitudo gempa susulan sudah mulai dibawah skala 3, semoga segera mereda. Bapak ibu dimohon untuk memantau dan tetap tenang namun tetap waspada," ujar Petugas pemantau Stasiun Geofisika Sumba Timur. (OL-13)
Baca Juga: Pemerintah Kabupaten Lumajang Matangkan Relokasi
Perlindungan satwa adalah bagian tak terpisahkan dari mitigasi bencana dan keseimbangan ekosistem.
Sejak 2019, Faris terjun ke NTT untuk melakukan misi sosial dalam penanganan masalah kesehatan di daerah itu.
IA sampai pada ujung hidupnya. Tapi narasi kepergiannya tak berujung. Ia pergi dalam sunyi. Pamit dalam diam. Diam dan sunyi itu menjadi saksi terakhir ziarah hidupnya.
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta lembaga terkait memberikan pendampingan psikososial untuk saudara dan keluarga anak korban bunuh diri di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
GUNUNG Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) dilaporkan mengalami peningkatan aktivitas dan berpotensi terjadi erupsi eksplosif.
AKTIVITAS gunung berapi Lewotobi Laki-laki yang berada di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali meningkat pada Jumat, 16 Agustus 2025.
BNPB meminta warga Kabupaten Flores Timur untuk tidak kembali ke kampung halaman atau kawasan rawan bencana (KRB) menyusul erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki
GUNUNG Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali alami erupsi pada Selasa, 8 Juli 2025 petang, tepat pukul 16.08 WITA.
Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, NTT, erupsi lima kali pada Selasa malam (17/6) dengan tinggi letusan mencapai 5.000 meter.
Kondisi lesunya ekonomi yang melanda masyarakat Flotim dan kondisi bencana erupsi gunung Lewotobi laki-laki yang terjadi belum lama ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved