Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menerbitkan Peringatan Dini ancaman bencana musim penghujan berupa banjir dan tanah bergerak (longsor) di Provinsi Kalimantan Selatan. Seluruh wilayah Kalsel atau 13 kabupaten/kota berada dalam ancaman banjir kategori menengah.
Dalam surat yang diterima BPBD Kalsel tersebut, BNPB menginstruksikan langkah-langkah antisipasi bencana dan SOP pengungsian di masa pandemi covid 19 seperti sekarang ini. Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor beberapa waktu lalu menginstruksikan kesiapsiagaan semua daerah di wilayahnya untuk mengantisipasi bencana musim penghujan berupa banjir, longsor, angin ribut dan air pasang (rob).
Kalsel sendiri dalam status darurat banjir. Hingga kini banjir masih melanda sejumlah daerah seiring masih tingginya curah hujan yang turun di sebagian besar wilayah Kalsel.
Di bagian hulu, banjir masih melanda Kabupaten Balangan dan Hulu Sungai Utara, sejak akhir November lalu. Sementara banjir di Hulu Sungai Tengah, Tabalong dan Hulu Sungai Selatan telah surut, kecuali beberapa daerah dataran rendah.
Di bagian hilir banjir mulai merendami daerah seperti Kota Banjarmasin, Kabupaten Barito Kuala, sebagian Kabupaten Banjar dan Tanah Laut. Selain akibat tingginya curah hujan dan turunnya luapan banjir dari bagian hulu, kondisi air pasang menyebabkan terjadinya rob. Senin (6/12) malam air pasang kembali merendami sejumlah wilayah di Kalsel, termasuk Kota Banjarmasin.
Kepala Seksi Perlindungan Sosial, Dinas Kesejahteraan Sosial Kalsel, Ahmadi, Selasa (7/12) mengatakan sepanjang 2021 ini banjir terjadi di 13 kabupaten/ kota dengan jumlah kejadian banjir lebih dari 40 kali. "Kalsel memang daerah rawan bencana banjir juga angin ribut," tuturnya.
Bencana angin ribut terjadi 15 kali dan tanah longsor 5 kali, ditambah gelombang pasang (rob). Jumlah warga yang terdampak akibat bencana ini mencapai hampir 800 ribu jiwa. (OL-13)
Baca Juga: Bermunajat Bersama Berharap Amuk Semeru Mereda
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Grup UT akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak serta memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
BNPB bersama kementerian/lembaga, pemerintah daerah, unsur TNI/Polri, serta mitra swasta terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan masih ada siswa korban bencana banjir Aceh yang belajar di tenda pengungsian.
“Pemilihan lokasi pemasangan EWS didasarkan pada kejadian banjir susulan akhir tahun 2025 di Desa Lampahan Timur,”
Sebanyak 62 jadwal perjalanan kereta cepat Whoosh kembali normal usai gempa bermagnitudo 4,9 di Kabupaten Bekasi.
Sistem peringatan dini gempa bumi memanfaatkan jaringan sensor seismik untuk mendeteksi gelombang primer (P)—gelombang cepat yang muncul pertama kali saat gempa terjadi.
BMKG membuat sistem peringatan dini tsunami Indonesia (InaTEWS) yang resmi beroperasi sejak 11 November 2008.
Potasium bisa dijadikan indikator baru dalam pemantauan aktivitas vulkanik, terutama untuk menilai potensi terjadinya letusan besar yang memicu pembentukan kaldera.
Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah penyebaran informasi kebencanaan melalui berbagai saluran komunikasi, termasuk operator seluler dan televisi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved