Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SAMPAH merupakan permasalahan yang ada di setiap daerah, begitu juga di Bali. Berdasarkan data dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) KLHK pada tahun 2020, timbulan sampah di Bali mencapai 662.835,79 ton per tahun.
Tingginya volume timbulan sampah di Kabupaten Klungkung, Bali, menyebabkan over kapasitas di TPA (Tempat Pembuangan Akhir Sampah) Sente sehingga terpaksa harus ditutup pada 2017.
Selain baunya yang menyengat, sampah juga dapat menyebabkan terjadinya bencana banjir, seperti yang terjadi di Desa Gunaksa dan Desa Paksebali, Kabupaten Klungkung, Bali, 2017 silam. Timbulan sampah dapat menutup saluran drainase sehingga menimbulkan genangan air.
Genangan tersebut menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk sehingga mengakibatkan munculnya masalah demam berdarah sebanyak 235 kasus di Desa Paksebali pada 2017.
Berangkat dari berbagai masalah tersebut, Pemerintah Desa Paksebali membuat TPS3R (Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle) untuk mengelola sampah di desanya.
Putu Dedy dan anggota Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Nangun Resik tergerak untuk berperan aktif dalam mengatasi masalah lingkungan tersebut.
Putu Dedy sebagai local hero bersama dengan anggota KSM Nangun Resik didampingi oleh Pemerintah Desa Paksebali dan PT Indonesia Power Bali Power Power Generation Unit (PGU) memiliki beberapa program untuk mengatasi permasalahan sampah tersebut.
Program tersebut yaitu mengolah sampah menjadi kompos dan pellet. "Sampah organik dan anorganik dapat dimanfaatkan sebagai pellet, selain kompos dari sampah organiknya," kata Putu Dedy.
Pada tahun 2020, Pemerintah Desa Paksebali dan PT Indonesia Power Bali PGU berkolaborasi untuk memperluas lokasi pengelolaan sampah, mengembangkan sistem bank sampah di Paksebali, dan mendorong penggunaan pellet untuk UMKM Kopi Subali.
Selain sampah organik dan anorganik, limbah cair minyak jelantah sebesar 207,2 liter per hari juga menjadi masalah serius di Desa Paskebali.
Maka pada tahun 2021, KSM Nangun Resik, Pemerintah Desa Paksebali, PT Indonesia Power Bali PGU bersama Yayasan Lengis Hijau Bali melakukan inovasi mengolah limbah minyak jelantah menjadi bahan bakar alternatif yang bermanfaat sebagai bahan bakar yang ramah lingkungan.
Program mengolah limbah minyak jelantah tersebut dinamai Seminyak yakni Selamatkan Bumi melalui Minyak.
"Seminyak merupakan inovasi di Program TPS3R di Desa Paksebali," kata Putu Dedy.
Melalui program-program tersebut, pihaknya mencoba untuk mengurangi potensi bencana banjir di Desa Paksebali dan Desa Gunaksa, Kabupaten Klungkung, Bali. Selain itu juga untuk mengurangi penyakit demam berdarah di Desa Paksebali dan Desa Gunaksa. (RO/OL-09)
Universitas Indonesia menggandeng Bank Sampah Alamanda Sejahtera dalam kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang menyasar anak-anak sekolah dasar di Kota Bekasi.
FEB UI melaksanakan program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa edukasi pengelolaan sampah organik dan anorganik bagi ibu rumah tangga.
Warga RW 01 Kelurahan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (23/12) mendapatkan edukasi pelestarian lingkungan melalui penguatan Bank Sampah dan peningkatan akses kesehatan.
Program Waste to Empower diharapkan dapat meningkatkan kapasitas bank sampah hingga 30%.
Bank Sampah Unit Dabaresih (Dago Barat Resik Hejo) mendapat dukungan dari PT Pegadaian Kanwil Bandung
Bank Sampah Gemilang yang berlokasi di Kelurahan Kubu Marapalam, Padang Timur, terus berinovasi mencari solusi atas persoalan sampah plastik.
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
UMJ membantah keras isu ‘mahar aksi’ dalam demonstrasi BEM soal sampah Tangsel. Kampus menilai tudingan tersebut menyesatkan dan tidak berdasar.
Mulai pekan ini, setiap KK yang sebelumnya menerima dua galon air mineral per minggu, kini akan mendapatkan empat galon air secara rutin selama satu bulan ke depan.
Wali Kota Tangsel memastikan pihaknya telah mengamankan kesepakatan pembuangan sampah ke wilayah Cileungsi untuk mengurai penumpukan.
Dalam tuntutannya, BEM UMJ mendesak Wali Kota Tangsel bertanggung jawab atas terjadinya penumpukan sampah, khususnya di wilayah Ciputat dan sekitarnya.
Darurat sampah Tengerang dan Tangsel disebut pengamat sebagai bukti dari kegagalan tata kota dan pengelolaan sampah dalam jangka panjang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved