Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
KABAR baik datang dari Papua. Bank Indonesia menyatakan provinsi paling timur Indonesia itu mengalami pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala BI Perwakilan Papua Naek Tigor Sinaga dalam acara Pertemuan tahunan Bank Indonesia (BI) juga digelar Bank Indonesia Perwakilan Papua, Rabu (24/11) lalu.
Naek menegaskan bahwa Provinsi Papua menjadi salah satu daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi pada triwulan III 2021. “Papua pertumbunan ekonomi tertinggi di Indonesia. Kita pada triwulan III tumbuh sebesar 14,54 persen,” ujar Naek Tigor kepada wartawan di Hotel Horison Ultima Entrop.
Baca juga: Ma'ruf: Pembangunan Papua Harmonisasikan Kesejahteraan dan ...
Lebih lanjut kata Tigor, dengan langkah yang ada, ia optimistis perekonomian Papua menjadi katup pengaman pertumbuhan ekonomi secara nasional. “Kita nomor dua di kawasan Timur Indonesia setelah Sulawesi Selatan dengan kontribusi mencapai 14% serta nomor 17 di nasional dengan kontribusi mencapai 1,37%. Artinya Papua jadi dewa penyelamat ekonomi nasional,” katanya.
Sumbangan pertumbuhan ekonomi dari Papua itu tak terlepas dari sektor andalannya, yakni sektor pertambangan dan juga penyelenggaraan PON Papua. Tercatat, kontribusi sektor tambang saat ini mencapai 54,6 persen. Sementara PON sendiri dinilai sebagai momentum pemulihan sektor nontambang.
BI yakin pertumbuhan ekonomi dapat terjaga, salah satunya dengan inovasi dan digitalisasi yang dapat merambah segala bidang. “Digitalisasi bisa membuat hidup tak biasa lagi. Jadi, harus ada efek digitalisasi. Inovasi dan digitalisasi sama pentingnya. Keduanya menjadi salah satu cara merawat pertumbuhan ekonomi cepat tinggi,” ujarnya.
Termasuk sinergitas pembentukan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) dengan melakukan program Pengendalian Cepat Menuju Papua Satu Harga (Pace Juara). Sejumlah terobosan ini akan lebih maksimal dengan kerja bersama, baik BI, pemda di provinsi dan kabupaten, OJK dan lembaga terkait.
“Inilah kunci penting agar bisa mempertahankan pertumbuhan ekonomi di Papua. Kami yakin dengan kerja sama ini, pertumbuhan ekonomi 2022 bisa diatas 10%. Kami juga yakin digitalisasi akan merubah pola ekonomi di Papua lebih maju ke depan,” ujar Naek. (Ant/A-1)
Terpilihnya Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) dinilai menjadi langkah positif bagi penguatan kebijakan ekonomi nasional.
Proyeksi Dana Moneter Internasional (IMF) yang memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia sekitar 5,0% pada 2025 dan 5,1% pada 2026.
BI memutuskan menahan BI Rate di level 4,75% dalam RDG Januari 2026. Kebijakan ini ditempuh untuk menjaga rupiah dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Lampung, total kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara mencapai 24.702.664 orang, atau meningkat 53,50 persen dibandingkan 2025.
Pemerintah dan pelaku usaha mendorong pembentukan Tim Percepatan Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Industri untuk merealisasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional.
PERWAKILAN Aliansi Ekonom Indonesia (AEI) sekaligus Secretary General of the International Economic Association Lili Yan Ing menegaskan target pertumbuhan ekonomi 2026 di angka 5,4% tidak bisa hanya mengandalkan konsumsi masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved