Senin 22 November 2021, 10:55 WIB

Monitoring dan Evaluasi Upaya Banyumas Cegah Gelombang 3 Covid

Lilik Darmawan | Nusantara
Monitoring dan Evaluasi Upaya Banyumas Cegah Gelombang 3 Covid

MI/Lili Darmawan
Pemkab Banyumas menyiapkan testing dan tracing secara acak gratis untuk masyarakat sepekan sekali.

 

PEMKAB Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) terus menjaga momentum penurunan kasus covid-19 di wilayah setempat. Di sisi lain, prediksi kemungkinan gelombang ketiga kasus covid-19 juga mulai diantisipasi.

"Pemkab berusaha untuk menjaga momentum supaya kasus covid-19 tidak mengalami kenaikan. Justru sebaliknya, mengalami penurunan," ungkap Kepala Dinkes Banyumas Sadiyanto, Senin (22/11).

Menurutnya, ada sejumlah upaya yang dilakukan di antaranya adalah mendorong vaksinasi semaksimal mungkin. "Selain itu, melaksanakan tracing swab antigen acak untuk kelompok tertentu, secara bertahap," katanya.

Sadiyanto juga mengatakan untuk mengantisipasi kemungkinan gelombang ketiga kasus covid-19 dengan, mempersiapkan dan melakukan monitoring dan evaluasi, kesiapan ketersediaan tempat tidur isolasi, obat-obatan, oksigen dan peralatan intensif.

"Yang tak kalah penting adalah mensosialisasikan prokes di semua lini kehidupan masyarakat meskipun sudah di vaksin," ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan bahwa target vaksinasi untuk  lansia sebesar 60% telah tercapai. "Sampai sekarang, sudah mencapai 60,77% atau 117 ribu lebih. Target total lansia yang harus divaksin 194 ribu lebih," jelas Bupati.

Dijelaskan oleh Bupati, secara umum sampai sekarang yang telah tervaksin 69,5%. "Untuk mencapai 70%, hanya kurang 15 ribu lebih. Capaian 70% sebanyak 987 ribu lebih, tetapi yang tervaksin baru 972 ribu lebih,"katanya.

Bupati mengatakan pihaknya akan terus melakukan vaksinasi untuk percepatan menjadi PPKM Level 1.Menurutnya, sampai sekarang situasi covid-19 di Banyumas relatif  terkendali. Sampai sekarang, kasus positif pada November tercatat 41 kasus atau jauh di bawah bulan-bulan sebelumnya. Sementara untuk kasus kematian tercatat 6 pasien dari 1-20 November, jauh di bawah kasus kematian bulan-bulan sebelumnya. (OL-13)

Baca Juga: Pemkab OKI Gencarkan Vaksinasi Covid-19 Kejar Target 70%

 

 

Baca Juga

DOK Pribadi.

Sambangi Kalbar, Kemendagri Bahas Penyerapan Realisasi Anggaran Rendah

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 16:19 WIB
Selain Kalbar, kunjungan kerja juga dilakukan di beberapa daerah untuk mengasistensi dan menggenjot realisasi anggaran yang masih...
DOK MI

Cianjur Tingkatkan Akses Jalan ke Tempat Wisata

👤Benny Bastiandy/Budi Kansil 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 16:16 WIB
AKSES infrastruktur jalan ke sejumlah objek wisata di Kecamatan Cibeber dan Campaka Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, kondisinya relatif sudah...
DOK MI

Kurangi Risiko Bencana, BPBD Kota Sukabumi Bentuk 15 Keltana

👤Benny Bastiandy 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 16:03 WIB
KOTA Sukabumi, Jawa Barat, merupakan daerah rawan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya