Sabtu 20 November 2021, 18:10 WIB

Warga Kalibaru Banyuwangi Terdampak Banjir, Puluhan Rumah Terendam

Ferdian Ananda Majni | Nusantara
Warga Kalibaru Banyuwangi Terdampak Banjir, Puluhan Rumah Terendam

ANTARA FOTO/Budi Candra Setya
Warga menerobos banjir yang menggenangi jalan S Parman, Banyuwangi, Jawa Timur

 

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyuwangi melaporkan sebanyak 53 unit rumah warga terendam banjir. Banjir ini melanda Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, Jawa Timur.

Kejadian ini terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi pada Jumat (19/11) pukul 14.35 WIB. "Terdapat 53 KK terdampak dengan ketinggian air pada saat terjadi banjir berkisar antara 50 - 60 sentimeter," kata Plt. Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangannya Sabtu (20/11).

BPBD Kabupaten Banyuwangi segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait guna melakukan penganganan dan kaji cepat di lapangan. penyiapan bantuan juga tengah dilakukan bagi para warga terdampak.

Banjir dan Longsor di Ende, NTT

Banjir dan tanah longsor juga terjadi di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur pada Kamis (18/11) pukul 19.35 WITA. Dilaporkan terdapat lima kecamatan terdampak yakni Kecamatan Ende Timur, Kecamatan Ende Selatan, Kecamatan Ende Tengah, Kecamatan Ende Utara dan Kecamatan Ndona.

BPBD Kabupaten Ende melaporkan terdapat satu warga mengalami luka berat dan telah mendapatkan perawatan di RSUD Ende. "Sebanyak 247 unit rumah terendam banjir dengan ketinggian air sekitar 120 sentimeter," jelasnya.

BPBD Kabupaten Ende menerjunkan tim ke lokasi untuk melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan lintas instansi terkait. Penyedotan rumah warga yang terendam banjir dengan menggunakan pompa air telah dilakukan, sehingga kondisi terkini banjir berangsur surut di beberapa titik. "Pemberian bantuan kepada warga terdampak juga terlah dilakukan dalam upaya pemenuhan kebutuhan dasar," tuturnya.

Melihat kondisi beberapa wilayah di Indonesia yang mengalami banjir dan longsor, BNPB menghimbau untuk para pemangku kepentingan dan pemerintah setempat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan dalam menghadapi fenomena La Nina. "Pemilihan penanaman tanaman berbasis vegetasi dapat dilakukan guna mengikat struktur tanah dan mampu menyerap air pada saat kondisi cuaca ekstrem yang dapat memicu ancaman potensi bahaya hidrometeorologi," pungkasnya. (OL-4)

Baca Juga

MI/BAYU ANGGORO

Kang Emil Berhasil Bantu Penjual Lukisan di Braga Lewat NFT

👤Bayu Anggoro 🕔Rabu 26 Januari 2022, 22:35 WIB
Lukisan yang biasanya hanya bisa laku Rp500 ribu-Rp1juta berhasil dijual Kang Emil dengan harga Rp2,4...
ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

Platform Digital Tokopedia Bantu Usaha Mikro di Jawa Barat Sukses Hadapi Pandemi

👤Bayu Anggoro 🕔Rabu 26 Januari 2022, 22:20 WIB
Sejumlah mitra Tokopedia yang memanfaatkan market place tersebut sebagai sarana dalam memasarkan...
MI/Dwi Apriani

BIN Sumsel dan Pemkab OKU Gelar Vaksinasi Booster

👤Dwi Apriani 🕔Rabu 26 Januari 2022, 21:44 WIB
BADAN Intelijen Negara Daerah Sumatera Selatan (Sumsel) bersama Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menggelar vaksinasi Covid-19...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya