Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Selatan mengingatkan kepada masyarakat dan seluruh pemerintah daerah di wilayahnya untuk antisipasi bencana yang bisa timbul saat musim penghujan seperti saat ini. Apalagi memang kondisi geografis di Sumsel sangat rentan dengan beragam bencana, mulai dari banjir, longsor hingga angin kencang.
Gubernur Sumsel Herman Deru menyebut, kondisi geografis Sumsel dengan dataran tinggi di bagian barat yang meliputi Kota Pagaralam, Kabupaten Lahat, Kabupaten Muara Enim dan Kabupaten OKU Selatan rawan terjadi bencana alam seperti tanah longsor, banjir bandang dan angin puting beliung.
Sedangkan Sumsel di bagian timur didominasi dataran rendah dan perairan yang meliputi Kabupaten Musi Banyuasin, Kabupaten Banyuasin, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kabupaten Ogan Ilir dan Kota Palembang.
Baca Juga: Waspada Potensi Bencana, Sumsel Maksimalkan Upaya Mitigasi
''Dengan kondisi tersebut berpotensi terjadinya banjir akibat luapan sungai dan genangan saat hujan akan terjadi. Selain itu kawasan tersebut juga rawan diterpa angin puting beliung,'' jelas Herman Deru, Kamis (18/11/2021).
Menurutnya, serangkaian bencana alam tersebut sudah menjadi hal yang biasa, namun dampak yang ditimbulkan perlu penanganan yang serius. Apalagi jika bencana alam sampai merobohkan rumah tempat tinggal dan sarana-prasarana umum. Bahkan ada yang sampai merenggut korban jiwa.
''Untuk itu seluruh masyarakat yang bermukim di wilayah yang berpotensi terjadinya bencana dampak dari musim penghujan patut untuk lebih waspada,'' harapnya.
Herman Deru memprediksi di akhir tahun 2021 hingga awal tahun 2022 wilayah Sumsel masuk dalam musim penghujan, di mana curah hujan yang tinggi akan berpengaruh terhadap terjadinya bencana hidrometeorologi. ''Akibat pengaruh pasang surut, beberapa waktu lalu telah terjadi bencana banjir bandang di Kabupaten Empat Lawang dan Ogan Komering Ulu yang mengakibatkan beberapa unit rumah roboh dan jembatan gantung putus serta merusak badan jalan,'' jelasnya.
"Semua personel dan peralatan dalam mengantisipasi dan penanggulangan bencana harus selalu siap siaga termasuk sigap dalam melakukan evakuasi,'' ungkapnya.
Kepala Pelaksana BPBD Sumsel, Iriansyah menyebutkan jika berkaca pada prakiraan cuaca perlu waspada disaat memasuki musim penghujan di akhir tahun 2021 untuk wilayah Sumsel.
''Adanya potensi terjadinya bencana banjir dan tanah longsor pada beberapa wilayah di Sumsel, karena itu perlu pencegahan dan kesiapsiagaan, berupa penyiapan personel dan mobilisasi personel dan peralatan ke lokasi bencana,'' jelasnya.
Ia menyebutkan setidaknya ada 850 personel yang akan disiapsiagakan dalam antisipasi dampak bencana. Semua personel juga dilengkapi sarana prasarana dari masing-masing dinas/instansi dan stakeholder terkait.
''Mobilisasi personel dan peralatan ke lokasi bencana untuk membantu penyaluran bantuan berupa pertolongan untuk penyelamatan dan evakuasi sebagai bentuk minimalisir kerusakan sarana prasarana maupun jatuhnya korban jiwa,'' jelasnya. (DW/OL-10)
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Grup UT akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak serta memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
BNPB bersama kementerian/lembaga, pemerintah daerah, unsur TNI/Polri, serta mitra swasta terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
P1 (Penumbra mulai) gerhana bulan total di Sumsel akan terjadi pukul 22.26 wib, Minggu malam.
Ini kata BMKG. soal anggapan sebagian orang yang menganggap bahwa gempa Banyuasin tidak lazim karena terjadi di wilayah yang belum pernah terjadi gempa.
Sebayak tujuh program prioritas yang akan dijalankan dalam upaya percepatan kesejahteraan rakyat dan pembangunan di Sumatra Selatan (Sumsel).
GUBERNUR Sumsel mengaku sepakat dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto untuk mempersingkat birokrasi dan menghapus birokrasi yang bertele-tele.
GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru meminta Presiden Prabowo Subianto membantu penyelesaian pembangunan Bendungan Tiga Dihaji di OKU Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved