Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSIM hujan dengan cuaca yang makin ekstrim, membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solo tingkatkan pantauan ke wilayah pemukiman sepanjang aliran anak sungai Bengawan Solo di 15 kelurahan.
"Kita terus melaksanakan mitigasi, untuk mengantisipasi bencana alam yang muncul pada musim hujan bulan November ini. Cuaca tiap hari makin ekstrim, warga di 15 kelurahan dekat DAS Bengawan Solo perlu meningkatkan kewaspadaan banjir dan longsor," tukas Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kota Solo Niko Agus Putranto, Rabu (17/11) usai apel siaga bencana.
Menurut dia, kesiapsiagaan bencana sudah digelar, meski prakiraan BMKG menyebut cuaca makin ekstrem, tetapi potensi bencana di Solo sendiri tidak begitu besar jika melihat bencana musim hujan tahun sebelumnya. "Namun kewaspadaan tetap perlu," imbuh dia.
Menurutnya, limpasan air dari Bengawan Solo saat curah hujan tinggi di wilayah hulu masih aman, dan teratasi dengan dinding parapet. Namun pemukiman bagian timur dan tenggara, selatan dan utara, biasanya tergenang. Karena aliran air dari anak sungai tidak bisa masuk ke Bengawan Solo yang debit airnya tinggi, hingga melimpas ke pemukiman.
"Potensi bencana terbesar genangan air dan banjir. Karena Kota Solo dilintasi aliran Sungai Bengawan Solo yang kerap terima banjir kiriman dari wilayah hulu sungai," kata Niko.
Curah hujan tinggi sepanjang November ini, membuat debit Sungai Bengawan Solo cenderung tinggi. Ada sedikitnya 15 kelurahan dari 54 kelurahan di Kota Solo menjadi wilayah rawan banjir ketika cuaca makin ekstim musim penghujan.
Lima belas kelurahan langganan banjir itu meliputi Semanggi, Mojo, dan Kedung Lumbu, Serengan, Sangkrah, Jebres, Sewu, Pucangsawit, Gandekan, Joyontakan, Pajang, Banyuanyar, Sumber, Kadipiro, dan Banjarsari.
"Untuk tanah longsor di titik tertentu. Kemarin ada satu rumah di mojosongo yang longsor karena rumah jejer dengan talud sungai kita evakuasi warganya," ucap dia.
Dari sisi ketersediaan anggaran, logistik dan alat-alat kebencanaan Kota Solo sangat aman. Wali Kota Gibran Rakabuming Raka menginstruksikan seluruh petugas dan relawan kemanusiaan untuk senantiasa siap.
"Kesiapsiagaan bencana memang harus agak lebay seperti ini. Saya minta stakeholder yang ada harus saling berkoordinasi dan gotong royong jika terjadi bencana. Saya sudah cek, seluruh alat kebencanaan sudah siap," pungkas Gibran. (WJ/OL-10)
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
BNPB bersama kementerian/lembaga, pemerintah daerah, unsur TNI/Polri, serta mitra swasta terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan masih ada siswa korban bencana banjir Aceh yang belajar di tenda pengungsian.
BENCANA banjir dan 18 titik longsor melanda Kabupaten Jepara, sebanyak 1.445 keluarga ( 3.522 jiwa) warga Desa Tempur, Kecamatan Keling, Jepara terisolasi akibat terputusnya akses jalan.
mitigasi bencana tidak dapat hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga harus menyentuh perubahan perilaku serta penguatan kesiapan mental masyarakat
Empat wilayah di kawasan hilir sungai Bengawan Solo di Jawa Timur, berstatus siaga banjir sejak Minggu (18//1) siang menyusul tinggi permukaan sungai terus meningkat.
Lomba yang merupakan rangkaian dari Festival Dayung Tejosari itu diikuti sebanyak 40 tim dari berbagai kota se-Jawa Timur
GENANGAN banjir luapan sungai Bengawan Solo di Kabupaten Bojonegoro, Jatim mengalami peningkatan di kawasan hilir.
SEORANG kakek pencari kayu warga Desa Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tenggelam terseret arus dari luapan sungai Bengawan Solo.
Peningkatan debit air Bengawan Solo hingga satutus siaga banjir ini dipicu akibat derasnya kiriman air dari kawsan hulu dalam beberapa hari terakhir.
Pengaktifan Posko bencana itu dilakukan menyusul kenaikan signifikan permukaan Sungai Bengawan Solo dalam beberapa hari terakhir hingga pada status siaga banjir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved