Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
KERUSAKAN lingkungan di Kota Batu, Jawa Timur, semakin parah. Hal ini disebabkan alih fungsi lahan yang tak terkontrol lantaran ketidakmampuan masyarakat dalam mengelola lahan dan kawasan hutan.
"Daya dukung sumber daya alam dan lingkungan menurun seiring dengan meningkatnya laju pembangunan di Kota Batu," tegas Ketua Komunitas Manajemen Hutan Indonesia (Komhindo) Asihing Kustanti, Selasa (16/11).
Menurut Asihing, masyarakat yang dimaksud ialah masyarakat pengguna langsung, yakni petani, pengusaha perhotelan, perumahan, wisata dan lain sebagainya. Adapun masyarakat pengguna tidak langsung, yaitu pemerintah, akademisi, LSM, penegak hukum dan pembuat aturan. "(Mereka kebanyakan) belum memahami secara benar karakteristik sumber daya alam dan kelemahan dalam pelaksanaan aturan dan penegakan hukum," katanya.
Hal itu membuat kawasan budi daya dan perlindungan menjadi tidak seimbang. Terbukti, lahan miring minim tanaman kayu atau pepohonan.
Akibatnya kurang optimal sebagai daerah tangkapan air saat hujan deras dalam waktu yang cukup lama. Daerah aliran sungai pun tidak dijumpai tanaman pepohonan sebagai penahan bantaran sungai sepanjang 50 meter kanan kiri sungai.
Dosen Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya ini berpendapat, Pemkot Batu sangat terlihat kurang memahami aspek perlindungan sumber daya alam di tengah masifnya budi daya pertanian sayuran yang notabene tidak ramah lingkungan. Kondisi diperparah secara kelembagaan sulit menata masyarakat sebagai pemilik atau pun penggarap lahan.
Berbagai alasan disampaikan oleh pemilik, penguasa, penggarap lahan berbayar itu untuk mendapatkan keuntungan ekonomi. Mereka tidak memikirkan dampak negatif yang akan melanda secara luas di wilayah Malang Raya.
Kenyataannya, selama 25 tahun pengelolaan telah terjadi perubahan kepemilikan lahan yang menunjukkan bahwa kepemilikan swasta atau privatisasi tanpa pengawasan pihak lain akan menghancurkan sumber daya alam itu sendiri. Termasuk mengancam kehidupan sekitarnya.
"Perubahan dari open akses kemudian milik pribadi, lanjutnya, telah menimbulkan kehancuran sumber daya apabila pengelola tidak memahami hakekat sumber daya alam yang menguasai hajat hidup orang banyak," ujarnya.
Kepala BPBD Kota Batu Agung Sedayu mengatakan sudah melakukan reboisasi. "Kami sudah berupaya menanam satu pohon satu nama termasuk menanam 4.450 tanaman buah di Bumiaji. Masyarakat juga diedukasi melestarikan lingkungan," katanya.
Sedangkan Sekretaris Divisi Regional Perum Perhutani Jatim, Dandit Pudyantoro menyatakan reboisasi telah dilakukan di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, seluas 96,56 hektare pada 2019. Namun, Dandit mengakui pada area daerah tangkapan air di hulu terdapat area pertanian di dalam kawasan hutan. "Luasnya mencapai 299,48 hektare atau 2,82% dari DTA dalam kawasan hutan wilayah Perhutani dan wilayah Tahura Raden Suryo," tuturnya. (OL-15)
sudah ada inovasi dalam mengatasi masalah sampah dalam skala rumah tangga hingga satu desa.
Kemenag memperkenalkan konsep ekoteologi dan peran agama sebagai sumber harmoni sosial
Analisis mendalam dampak penaburan Kapur Tohor (CaO) dalam modifikasi cuaca. Pelajari efek eksotermik, risiko alkalinitas, dan manfaat mitigasi bencana.
Ekoteologi tidak boleh berhenti sebagai wacana, tetapi harus menjadi perilaku nyata umat dalam kehidupan sehari-hari.
Industri kelapa sawit terus dipandang sebagai salah satu sektor strategis perekonomian nasional,
Di luar sanksi hukum, WALHI Sumut menekankan pentingnya agenda pemulihan ekosistem yang terencana, terukur, dan melibatkan masyarakat terdampak.
Adapun Merti Bumi kali ini mengusung tema “Tulus Wigati Trustha ing Widhi,” yang berarti ketulusan, kesungguhan, dan kepercayaan kepada Tuhan.
KOTA Batu tak hanya lekat dengan suguhan pemandangan alam, kabut, dan kesejukan udara, tetapi juga hamparan perbukitan dan perkebunan milik warga hadir memanjakan mata.
KEPALA Sekolah SMK TI Badung Bali I Made Indra Aribawa meluruskan informasi terkait kecelakaan bus pariwisata di Kota Batu, Malang, Jawa Timur, kunjungan itu bukan study tour
DIRLANTAS Polda Jatim Kombes Pol Komarudin menegaskan pihaknya melakukan pendalaman guna mengungkap penyebab kecelakaan antara bus pariwisata dan belasan kendaraan bermotor di Kota Batu
Wamen UMKM berharap agar Pemerintah setempat, baik Pemerintah Kota Batu maupun Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan, memiliki komitmen kuat untuk memfasilitasi kebutuhan
DENSUS 88 Antiteror Polri mengungkap bahwa HOK, tersangka teroris yang ditangkap di Batu, Jawa Timur belajar merakit bom dari internet. Hal ini diketahui dari hasil interogasi HOK.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved