Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MENINGKATKAN produktivitas pertanian, menjadi salah satu target Kementerian Pertanian. Salah satunya, dukungan yang diberikan melalui pupuk subsidi.
Pada 2021 Kementerian Pertanian menambahan alokasi pupuk bersubsidi menjadi 9 juta ton plus 1,5 juta liter pupuk organik cair. Jumlah ini lebih banyak dibandingkan alokasi tahun 2020, sekitar 8,9 juta ton.
Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (PTPH) Sumatra Selatan, Bambang Pramono, pihaknya mengatakan, dengan adanya pupuk subsidi para petani khususnya di Sumatera Selatan sangat terbantu dan dipastikan meningkatkan produktivitas petani.
"Jadi memang dengan adanya bantuan pupuk subsidi ini tentu saja dampak pertamanya adalah peningkatan produktivitas, walaupun peningkatan produktivitas itu tidak hanya semata dari pupuk subsidi saja. Tentu saja banyak faktor lain seperti, benih, alat mesin pertanian, terus pengawalan teknologi spesifikasi, tetapi faktor pupuk subsidi tentu saja meningkatkan produktivitas," ungkapnya, Selasa (16/11).
Tak hanya itu, lanjut Bambang, dengan adanya pupuk subsidi, mendorong petani untuk melakukan pemupukan berimbang, disamping manfaat pupuk subsidi tersebut adalah petani akan mendapatkan harga yang wajar, mendapat perlindungan harga, karena harga pupuk subsidi mengikuti acuan HET (Harga Eceran Tertinggi).
"Petani sangat berharap pupuk subsidi ini dapat tersedia pada saat dibutuhkan oleh petani, jadi pada saat musim tanam itu petani berharap ketersediaan pupuk tersebut ada di gudang -gudang dan terdekat dari lahan sawah mereka, itu yang pertama. Artinya tepat waktu, yang kedua petani sangat berharap adanya ketepatan Dosis yang dibutuhkan oleh petani, dimana pupuk subsidi itu diharapkan dapat memenuhi kebutuhan daripada tanaman yang ditanam petani," jelasnya.
Terkait ketersediaan pupuk subsidi di Sumatera Selatan, kata Bambang, pada 2021 mendapatkan 6 Jenis pupuk, terdiri dari Urea, SP-36, ZA, NPK, organik, Garanul dan Organik Cair. "Untuk alokasi tanaman pangan ada Urea, NPK dan organik cair, untuk urea alokasinya, 139.279 ton, realisasi 81.216,85 artinya sampai dengan akhir September kemarin itu sudah terserap 58,31 persen. Yang kedua pupuk NPK alokasinya 82.959 realisasi 68.638,6 artinya yang sudah terserap sampai bulan Desember itu adalah 82,74 persen, sedangkan organik cair memang sampai saat ini masih belum tersedia di Sumatera Selatan, sehingga sampai saat ini penyalurannya belum terealisasi," paparnya. (OL-15)
P1 (Penumbra mulai) gerhana bulan total di Sumsel akan terjadi pukul 22.26 wib, Minggu malam.
Ini kata BMKG. soal anggapan sebagian orang yang menganggap bahwa gempa Banyuasin tidak lazim karena terjadi di wilayah yang belum pernah terjadi gempa.
Sebayak tujuh program prioritas yang akan dijalankan dalam upaya percepatan kesejahteraan rakyat dan pembangunan di Sumatra Selatan (Sumsel).
GUBERNUR Sumsel mengaku sepakat dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto untuk mempersingkat birokrasi dan menghapus birokrasi yang bertele-tele.
GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru meminta Presiden Prabowo Subianto membantu penyelesaian pembangunan Bendungan Tiga Dihaji di OKU Selatan.
GUBERNUR Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, meniadakan open house pada lebaran 2025 atau Idul Fitri 1446 Hijriah dan meminta masyarakat untuk perkuat silaturahmi dengan keluarga
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Studi terbaru mengungkap masa depan budidaya alpukat di India. Meski permintaan tinggi, perubahan iklim dan emisi karbon mengancam keberlanjutan panen.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
Kalau kita kelompokkan petani pangan, persentase petani yang di atas 55 tahun jauh lebih besar.
Menlu RI Sugiono menegaskan komitmen Indonesia-Turki memperkuat kerja sama industri, produk halal, dan pertanian saat bertemu Presiden Erdogan di Istanbul.
Di sektor pertanian, penerapan pertanian organik dan sistem pertanian yang berkelanjutan menjadi pilihan utama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved