Kamis 11 November 2021, 20:49 WIB

Cuaca Ekstrem, Nelayan di Sumsel 'Cuti Melaut' Dua Bulan

Dwi Apriani | Nusantara
Cuaca Ekstrem, Nelayan di Sumsel

ANTARA
Ilustrasi

 

AKIBAT cuaca ekstrem saat ini, nelayan laut di wilayah Sumatra Selatan terpaksa menghentikan sementara aktivitas mencari ikan di laut lepas. Sebab gelombang air laut saat ini sangat tinggi dan akan sangat berbahaya bagi nelayan jika memaksa mencari ikan di laut lepas.

Berdasar informasi dari BMKG, cuaca ekstrem saat ini melanda sebagian wilayah perairan laut di Indonesia. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumsel, Widagda Sukrisna mengatakan, periode November-Desember selama ini memang dimanfaatkan nelayan untuk memperbaiki jaring dan kapal. Mereka memilih untuk tidak melaut karena cuaca ekstrem yang melanda wilayah perairan.

"Hampir seluruhnya tidak ada yang melaut. Kalaupun ada, mereka hanya berlayar di perairan yang berada di dekat daratan," kata Widagda, Kamis
(11/11).

Widagda mengatakan, biasanya nelayan laut kembali berlayar di sekitar Februari. Saat itu, angin musim Barat sudah berganti dan mereka bisa kembali berlayar. "Cuaca tidak ekstrem di akhir tahun. Sehingga sebagian mulai kembali berlayar," ujarnya.

Ia juga telah melakukan sosialisasi kepada seluruh nelayan Sumsel untuk sementara waktu tidak melakukan pelayaran. "Satu-satunya jalan memang jangan melaut dulu. Ini demi keselamatan dan kenyamanan bersama," ucapnya.

Siklus cuaca ekstrem, kata Widagda, memang terjadi setiap tahunnya dengan periode waktu yang lama. Hanya saja, untuk tahun ini cuaca ekstrem sudah masuk di November.

"Sebenarnya sudah tradisi dari nelayan jika di akhir tahun mereka tidak melaut dulu untuk memperbaiki kapal dan peralatan tangkap. Tapi, tahun ini lebih cepat datangnya. Biasanya itu Desember baru mulai," terangnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perhubungan Sumsel, Ari Narsa mengatakan nelayan laut saat ini diimbau untuk tidak melakukan pelayaran sementara. Kalaupun ada yang berlayar, tetap harus memperhatikan kondisi cuaca.

"Kami imbau agar memperhatikan kondisi cuaca sehingga tetap aman selama melakukan pelayaran," jelasnya. (OL-15)

Baca Juga

Dok Polda Banten

Kapolda Banten Tinjau Vaksinasi Massal Pelajar Serentak

👤RO/Micom 🕔Rabu 19 Januari 2022, 11:16 WIB
Vaksinasi untuk mengejar herb...
DOK/YELLO HOTEL

YELLO Hotel Paskal Bandung dan Angin Photoschool Gelar Pelatihan Food Photography

👤Media Indonesia 🕔Rabu 19 Januari 2022, 11:15 WIB
Food Photography menjadi keahlian yang sangat dibutuhkan dalam dunia kuliner, guna mempromosikan dan penyajian makanan dan...
MI/Wibowo Sangkala

PB Al Khairiyah Minta Kementerian PUPR Lebarkan Jalan Cilegon-Anyer

👤Wibowo Sangkala 🕔Rabu 19 Januari 2022, 11:00 WIB
RUAS Jalan Cilegon-Pasauran tepatnya di Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Provinsi Banten saat ini kondisinya...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya