Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA tanah bergerak terjadi di Kampung Subela RT 01 dan 02 RW 05, Desa Sukajadi, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Akibatnya, beberapa rumah warga mengalami rusak. Berdasarkan informasi, pergerakan tanah dipicu hujan deras pada Minggu (7/11) lalu. Kondisi tanah yang labil mengakibatkan kontur tanah bergeser.
Rekahan tanah mengakibatkan bangunan rumah warga ikut terdampak. Bahkan, beberapa di antaranya mengalami kerusakan.
Hasil asesmen BPBD Kabupaten Cianjur melalui petugas relawan tangguh bencana (Retana) setempat, di Kampung Subela RT 01/05 terdapat 1 rumah warga kondisinya rusak berat dan 1 rumah warga terancam. Sedangkan di RT 02/05, terdapat 1 unit rumah warga kondisinya rusak berat, 4 unit rusak ringan, dan 15 unit rumah lainnya dalam kondisi terancam.
"Data sementara hasil asesmen di lapangan, total rumah di dua RT yang rusak berat akibat pergerakan tanah sebanyak 2 unit, 4 unit rusak ringan, dan 16 unit terancam," kata Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Sudrajat, kepada Media Indonesia, Kamis (11/11).
Warga yang rumahnya rusak berat, kata Asep, sudah diungsikan sementara ke rumah kerabat maupun tetangganya. Langkah itu dilakukan untuk meminimalkan risiko terjadinya korban jiwa mengingat curah hujan diprediksi masih tinggi yang bisa memicu pergerakan tanah susulan. "Kami terus memantau perkembangan di lapangan sambil melakukan upaya penanganan," tegas Asep.
Asep mengaku secara lisan sudah berkoordinasi dengan Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). BPBD meminta bantuan kajian dari tim Badan Geologi untuk meneliti kondisi pergerakan tanah di Desa Sukajadi.
"Secara nonformal sudah kami komunikasinya meminta bantuan kajian dari Badan Geologi. Nanti secara formal akan dilakukan dengan mengirimkan surat resmi permintaan kajian," jelas Asep.
Sementara ini situasi dan kondisi di lokasi kejadian masih aman terkendali. Warga pun tengah bergotong royong menutup retakan tanah dengan material seadanya. Direncanakan juga memindahkan bangunan rumah yang rusak ke tempat lebih aman.
"Saat ini yang peralatan yang dibutuhkan antara lain dongkrak untuk mengangkat rumah yang anjlok, alat pertukangan, dan lainnya," imbuhnya.
Asep menyebut Kecamatan Campaka merupakan salah satu wilayah rawan bencana di Kabupaten Cianjur. Bahkan hasil pemetaan berada di zona merah.
"Sekarang Retana di setiap desa yang menjadi garda terdepan saat terjadi bencana. Mereka juga menyosialisasikan upaya pencegahan bencana kepada masyarakat. Mudah-mudahan dengan upaya ini bisa meminimalkan risiko bencana," pungkasnya. (OL-15)
Berdasarkan hasil kajian tim Kementerian PU bersama Universitas Syiah Kuala (USK) ditemukan adanya pergerakan air bawah tanah yang memicu ketidakstabilan lereng.
DPR minta pemerintah prioritaskan pencegahan dan mitigasi bencana untuk kurangi kerugian ekonomi yang terus berulang di Indonesia.
ADA dua artikel yang ditulis Phil O’Keefe, Ken Westgate, dan Ben Wisner dalam dua tahun berturut-turut: 1976 dan 1977.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti masih minimnya anggaran mitigasi bencana di Indonesia, di tengah meningkatnya ancaman bencana alam dan kerentanan wilayah.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti alih fungsi lahan dan menurunnya daya dukung lingkungan sebagai faktor utama yang memperparah dampak bencana alam.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menyebut, tanah longsor tidak hanya semakin sering terjadi, tetapi juga menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar.
Kementerian Pertanian menargetkan distribusi 4 juta dosis vaksin PMK secara nasional sepanjang 2026.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
DUA pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di Desa Wanakerta, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, diamuk massa setelah ketahuan mencuri sepeda motor.
SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya, Jawa Barat, berhasil menangkap pelaku berinisial W, warga Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
OTT ini terjadi pada Kamis, 5 Februari 2026, malam. KPK menyita ratusan juta atas penangkapan ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved