Selasa 09 November 2021, 23:54 WIB

BPBD Wonogiri Ingatkan Warga Waspadai Cuaca Ekstrem

Widjajadi | Nusantara
BPBD Wonogiri Ingatkan Warga Waspadai Cuaca Ekstrem

MI/Widjajadi
BPBD Wonogiri ingatkan warga waspadai cuaca ekstrem.

 

KEPALA Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri peringatkan warga di 18 kecamatan Wonogiri waspada terhadap hujan deras disertai angin, yang bisa memunculkan bencana banjir maupun longsor, sebagaimana prediksi dari BMKG ( Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika ).

"Seluruh prediksi BMKG tentang cuaca di musim hujan ini, terua kita sampaikan, karena Wonogiri sudah menerima dampak dari cuaca yang tidak bersahabat, yang berbuntut banjir maupun longsor," kata Kepala BPBD Wonogiri, Bambang Haryanto ketika dikonfirmasi, Selasa ( 9/11).

Dia paparkan, setiap hari BMKG selalu meluncurkan update peringatan dini cuaca untuk Jawa Tengah. Sebagaimana unggahan update peringatan dini pada 9 November, disebutkan bahwa siang hari berpotensi hujan sedang-lebat disertai kilat petir dan angin kencang.

"Sesuai update terkini, hingga pujul 13.55 terjadi potensi hujan sedang-lebat disertai petir dan kilat di Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara,Wonosobo, Sukoharjo dan sejumlah kabupaten lain  hingga Wonogiri," imbuh Bambang.

Bahkan di Wonogiri, hujan sedang lebat itu yang bisa disertai angin kencang meluas di puluhan desa di 18 kecamatan. " Termasuk di atas Waduk Gajah Mungkur. Warga perlu waspada, karena dua hsri sebelumnya banjir dan longsor sudah terjadi di sejumlah desa," tegas dia.

Pada saat sama, BPBD Kabupaten Karanganyar juga meminta kesiapsiagaan bencana dari para relawan kebencanaan di wilayahnta, seiring munculnya bencana longsong di 12 lokasi di kawasan Gunung Lawu.

Seperti longsor di sejunlah desa di kecamatan Ngargoyoso,Jenawi dan Jatiyoso muncul bencana longsor pada dua hari terakhir ( Minggu-Senin, 7 - 8 November 2021), dengan merenggut satu korban jiwa, dan  sejumlah kerusakan dan kerugian materi.

Terkini sebuah prigi (material penahan tanah di Desa Beruk, Jatiyoso ambrol pada Senin (8/11) malam. Lalu longsor di Desa Punthukrejo, Ngargoyoso, seorang warga kejatuhan beton rumah yang tertimpa tanah longsor.

Camat Jatiyoso Heru Joko mengatakan untuk tanah longsor yang terjadi di Kecamatan Jatiyoso terdapat ditiga desa yakni Desa Beruk, Desa Karangsari dan Desa Jatisawit. 

Menurut Heru Joko, tanah longsor terjadi karena tingginya curah hujan sehingga prigi tidak kuat menahan tanah dan akhirnya longsor menimpa rumah di bawahnya. "Apalagi kontur tanah di Jatiyoso memang rawan longsor namun warga sudah biasa adaptasi dengan risiko jika terjadi hujan deras. Usai bencana, saya perintahkan kerja bakti massal," tegas dia.

Kasi Humas Polres Karanganyar Iptu Agung Purwoko mengatakan kerja bhakti di Desa Gumeng, Jenawi sudah dituntaskan hingga Senin sore. Begitu halnya daerah lain juga terus diupayakan melakukan kerja bakti massal. (WJ/OL-10)

Baca Juga

Dok Kementan

Bawang Merah di Jayapura Tembus Rp80 Ribu per Kilogram

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 26 Juni 2022, 06:30 WIB
Bawang merah antar pulau diambil dengan harga Rp6 ribu-Rp 70 ribu/kg namun kondisinya masih kotor sehingga harus dibersihkan terlebih...
Antara/Fikri Yusuf

Tren Healing Melukat di Carangsari, Berkahnya Mengalir Hingga ke APBD Kabupaten

👤Iis Zatnika 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 23:09 WIB
Berkendara 90 menit saja dari Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, kita akan tiba di Desa Wisata Carangsari, Kabupaten Badung,...
Ist

Jogja Fair 2022 Digelar Bersamaan Perayaan HUT ke-266 Kota Yogyakarta 

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 23:00 WIB
Event berkelas yang memadukan dari segi bisnis, edukasi, dan hiburan ini akan dihelat di Jogja Expo Center pada 6-9...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya