Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
AKIBAT intensitas hujan yang cukup deras di Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan membuat Sungai Ogan meluap. Akibatnya, ratusan dan fasilitas umum di sejumlah kecamatan di OKU terendam banjir.
"Ada 4 kecamatan yang terendam banjir akibat luapan sungai Ogan," ucap Kabid Kedaruratan Bencana BPBD Sumsel, Ansori, Selasa (2/11/2021).
Ia mengatakan hujan deras terjadi sejak 1 November pukul 17.30 WIB hingga siang tadi. "Curah hujan dengan intensitas sangat lebat dengan durasi waktu cukup lama," jelasnya.
Ia menjelaskan intensitas curah hujan yang tinggi mulai turun di beberapa wilayah Kecamatan di Kabupaten OKU terutama dihulu Sungai Ogan yaitu Kecamatan Ulu Ogan, Pengandonan dan Semidang Aji, serta hulu sungai Lengkayap Kecamatan Lengkiti dan Sosoh Buay Rayap, dengan durasi waktu yang cukup lama sehingga mengakibatkan meluapnya Sungai Ogan dan Sungai Lengkayap. "Berdasarkan laporan yang masuk ketinggian banjir mencapai 1 hingga 4 meter," kata dia.
Adapun dampak yang ditimbulkan akibat bencana banjir tersebut terjadi di beberapa kecamatan. Diantaranya di Kecamatan Baturaja Timur, yakni Desa Tanjung Kemala dimana ada 97 rumah yang terendam. Lalu di Dusun VI Desa Tanjung Kemala ada 15 rumah yang terendam. Di Desa Tanjung Baru ada 35 rumah terendam dan Desa Terusan ada 15 rumah.
Untuk di Kecamatan Baturaja Barat, terjadi banjir di Desa Laya yakni ada 52 rumah. Lalu di Kelurahan Tanjung Agung ada 55 rumah dan Desa Karang Agung ada 173 rumah terendam. Di Desa Batu Kuning ada 40 rumah terendam. Selanjutnya di Kecamatan Semidang Aji, tepatnya di Desa Pengaringan ada 1 unit jembatan alami rusak berat.
Di Kecamatan Lubuk Batang, yakni di Desa Lubuk Batang Lama ada150 unit rumah. Kemudian Kecamatan Sosoh Buay Rayap, yakni Desa Rantau Kumpai ada 1 unit jembatan gantung rusak ringan dan sudah diperbaiki warga dan sudah bisa dilalui. Kemudian di Desa Negeri Sindang ada 1 unit rumah yang rusak ringan akibat sambaran petir.
"Sejauh ini BPBD OKU melakukan koordinasi dengan isntansi terkait. Juga sudah menurunkan personil dan peralatan kelokasi kejadian banjir untuk melakukan evakuasi terhadap warga," kata dia. (OL-15)
Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin (2008-2018) meninggal dunia di Jakarta. Simak perjalanan dan warisan pembangunannya bagi Bumi Sriwijaya.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
P1 (Penumbra mulai) gerhana bulan total di Sumsel akan terjadi pukul 22.26 wib, Minggu malam.
Ini kata BMKG. soal anggapan sebagian orang yang menganggap bahwa gempa Banyuasin tidak lazim karena terjadi di wilayah yang belum pernah terjadi gempa.
Sebayak tujuh program prioritas yang akan dijalankan dalam upaya percepatan kesejahteraan rakyat dan pembangunan di Sumatra Selatan (Sumsel).
GUBERNUR Sumsel mengaku sepakat dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto untuk mempersingkat birokrasi dan menghapus birokrasi yang bertele-tele.
Faktor ekonomi menjadi pertimbangan utama bagi para penyintas. Harga yang sangat terjangkau membuat kios ini menjadi primadona bagi warga yang sedang merintis kembali hidupnya.
Pelayanan yang diberikan harus sesuai dengan harapan publik.
WARGA Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, masih dihantui banjir hingga Maret 2026, sejak banjir besar yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.
Masih banyak warga menghadapi kesulitan akibat banjir yang melanda akhir tahun lalu
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan kondisi terkini genangan akibat hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak Minggu (8/3).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved