Jumat 29 Oktober 2021, 22:00 WIB

Politikus Tantang Generasi Muda Berani Berwirausaha

Bayu Anggoro | Nusantara
Politikus Tantang Generasi Muda Berani Berwirausaha

MI/BAYU ANGGORO
Ketua Banteng Muda Indonesia Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari

 


JIWA kewirausahaan di kalangan generasi muda harus lebih ditingkatkan. Kaum yang diyakini memiliki kreativitas yang tinggi, sudah seharusnya tidak hanya menggantungkan masa depan kepada dunia kerja.

Hal itu disampaikan Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono saat mengisi
webinar Hari Sumpah Pemuda bertajuk Peran Pemuda sebagai Agent of Change  pada Era Recovery Bangsa Pasca Pandemi Covid-19, yang diselenggarakan DPD Banteng Muda Indonesia Jawa Barat, Jumat (29/10).

Melalui acara ini, generasi muda didorong agar mau berusaha, setidaknya
melalui usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Terlebih, menurut Ono, pandemi covid-19 berdampak tak hanya di sektor
kesehatan, namun juga ekonomi.

"Kita ingin mendorong pemuda Indonesia di Jawa Barat, khususnya, untuk
meningkatkan UMKM. Para pemuda ini bisa menjadi entrepreneur baru
yang selaras dengan era 4.0," ujarnya.

Pada kesempatan ini juga, dihadirkan pula pelaku usaha kuliner guna
memberikan tips-tips berwirausaha kepada para pemuda. Menurut Ono,
narasumber yang dihadirkan memiliki pengalaman yang sangat luar biasa
hingga menjadi seperti sekarang ini.

"Semoga apa yang disampaikan para narasumber bisa menginspirasi para
pemuda di Jawa Barat dan juga Indonesia, untuk meningkatkan
kesejahteraan mereka dan membantu bangsa dan negara keluar dari
pandemi," tegas Ono.

Lebih lanjut, dia mengakui kaum milenial atau generasi muda
menjadi sasaran pihaknya pada Pemilihan Umum 2024. Maka itu,
program-program yang diselenggarakan pihaknya hampir sebagian besar bersentuhan dengan anak muda, di antaranya kompetisi sepeda.

"PDI Perjuangan juga lahir dari perjuangan kaum muda. Selain itu,
pergerakan perjuangan di era Orde Baru sampai dengan reformasi tidak
terlepas dari peran kaum muda. PDI Perjuangan bukan sebagai partai
kolonial tapi juga sebagai partai milenial. Kaum muda ini menjadi
sasaran," papar Ono.

Saat disinggung masih banyak generasi muda yang antipati dengan politik
karena berbagai hal, Ono tidak menyangkal mengenai fenomena tersebut.
Oleh karena itu, pihaknya melakukan pendekatan berbeda kepada kaum muda, yaitu dengan cara mengadakan program yang menyentuh generasi muda.

"Kita tidak langsung masuk ke tataran politik praktis, tapi mendekati ke dunia yang mereka gemari saat ini, seperti sepak bola. Kami, PDI
Perjuangan,  menyesuaikan dengan kepentingan mereka. Saya yakin mereka
juga punya harapan yang besar, baik kepada diri mereka sendiri, keluarga maupun bangsa dan negara," tegasnya.

Terkait hal itu, Ono mengakui organisasi sayap partai seperti Banteng Muda Indonesia (BMI) signifikan menyerap suara dari golongan pemuda. BMI juga dianggap efektif mengiklankan ideologi PDI Perjuangan.

"Organisasi sayap partai seperti BMI mampu merangkul golongan muda dan
membangun basis pemilih. Organisasi sayap partai juga lebih mudah
mempromosikan ideologi PDI Perjuangan," kata Ono

Ono mengatakan mendekati generasi muda saat ini harus menggunakan cara
yang menyentuh dan disukai oleh mereka. Apalagi, kata Ono, kaum milenial dan generasi muda saat ini rentan terpapar oleh paham radikalisme maupun intoleransi.

"Tidak hanya kader, tapi juga sayap partai harus bergerak untuk mendekati para pemuda yang saat ini rentan terpapar radikalisme. Sayap-sayap partai, termasuk BMI, harus merangkul para pemuda, terutama dari tingkat SMP dan SMA," papar anggota DPR RI itu.

Ono meminta sayap maupun kader PDI Perjuangan Jabar untuk mendekati
generasi muda dengan membuat program atau mengadakan kegiatan yang
bersentuhan dengan mereka. Untuk itu, kader dan sayap partai harus mulai bergerak ke masyarakat, meski pemilihan umum masih dua tahun lagi.

Masyarakat, kata Ono, harus mulai merasakan kerja-kerja yang dilakukan
baik oleh kader maupun anggota sayap partai. "Semuanya harus bergerak
saat ini, agar kerja yang kita lakukan terasa oleh masyarakat, terutama ditengah masa pandemi seperti sekarang ini."


Banteng Muda Indonesia

 

Sementara itu, Ketua DPD BMI Jabar Ineu Purwadewi Sundari menyatakan, pihaknya bakal melakukan pendekatan pada kaum milenial dan generasi muda dengan cara yang berbeda. BMI tidak akan langsung masuk ke tataran politik praktis, namun melalui dunia yang digemari kaum muda saat ini.

"Kita tidak akan langsung membahas soal politik, tapi melalui cara-cara
yang dekat dengan anak muda. Yang penting generasi muda saat ini melek
politik dan tidak antipati," kata Ineu.

Selain itu, Ineu juga menginginkan anak muda sekarang untuk berinovasi,
terutama di tengah pandemi covid-19. Inovasi pemuda diharap bisa membantu pemerintah dalam pemulihan ekonomi pasca pandemi.

"Sesuai arahan Ketua DPD PDI Perjuangan Jabar, sayap-sayap partai harus
lakukan regenerasi, pembinaan, serta melebarkan sayap guna merangkul
generasi muda agar melek politik, bisa terlibat dan akhirnya menentukan
pilihan yang sesuai dengan mereka," ujar Wakil Ketua DPRD Jabar ini. (N-2)

Baca Juga

DOK MI

Kasus Covid-19 Masih Naik, PTM Di Jateng Tetap 100 Persen

👤Akhmad Safuan 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 17:44 WIB
KASUS covid-19 di berbagai daerah di Jawa Tengah kembali meningkat dan kini telah mencapai 1.555 warga dirawat di rumah sakit maupun...
DOK MI

Polres Kendal Selidiki Dugaan Kasus Mutilasi

👤Akhmad Safuan 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 17:29 WIB
POTONGAN tulang manusia ditemukan di pinggiran Sungai Depok, Desa Pasigitan, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, Jawa...
DOK MI

Kalteng Terus Gencarkan Vaksinasi Covid-19 Dosis Booster

👤Surya Sriyanti 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 17:21 WIB
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terus menggalakan vaksinasi Covid-19 dosis booster guna membentuk kekebalan kelompok ...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya