Jumat 29 Oktober 2021, 21:04 WIB

Kepada Sandiaga, Pengrajin Arborek Keluhkan Sepinya Pembeli Hasil Kerajinan

mediaindonesia.com | Nusantara
Kepada Sandiaga, Pengrajin Arborek Keluhkan Sepinya Pembeli Hasil Kerajinan

Ist
Menparekraf Sandiaga Uno melakukan kunjungan ke Desa Arborek, Raja Ampat, Papua.

 

SEORANG pengrajin anyaman dan Noken Arborek mencurahkan isi hatinya kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno terkait dengan kurang dikenalnya karya mereka.

Ia mengeluhkan tidak adanya pameran di kabupaten sedangkan bila menjual online ongkos kirimnya terlalu mahal. 

Mama Yuni pengrajin dari Desa Arborek, Raja Ampat, Papua, mengaku kalau selama pandemi penjualan suvenir khas Desa Arborek tidak laku sama sekai.

Mama Yuni meminta kepada Mas Menteri, sapaan Menparekraf, untuk bisa membantu memasarkan kerajinan tangan dari warga Desa arborek.

“Sebelumnya ada pameran di kabupaten sehingga kami bisa jual di sana, tapi sekarang ini karena pandemi tidak ada pameran maka penjualan juga tidak ada,” katanya dalam keterangan pers, Jumat (29/10). 

Selain itu, para wisatawan yang datang juga jarang beli produknya. Menurut Mama Yuni wisatawan yang datang hanya meminjam karyanya untuk berfoto saja. Sehingga, walaupun banyak wisatawan pemasukan untuk para pengrajin tidak ada peningkatan.

Untuk itu, dia meminta kepada Sandiaga bisa memberi tahu kepada wisatawan membeli kerajinan karya warga Desa Arborek. “Saya minta Mas Menteri suruh wisatawan untuk beli produk kami jangan Cuma buat photo-photo saja,” ujarnya. 

Sementara, Menparekraf Sandiaga meminta kepada Mama Yuni untuk terus berkarya karena dirinya dan yang lainnya akan membantu pemasaran dari karya kerajinan dari Desa Arborek.

Dia menegaskan, pihaknya akan melakukan kampanye Rojali yang singkatan dari "Rombongan Jadi Beli".

Untuk merealisasi hal itu, Mas Mentri menginisiasi  membeli karya dari warga Desa Arborek

Sandiaga juga berharap apa yang dilakukannya bisa membantu membangkitkan lagi karya kerajinan dari masyarakat Desa Arborek sehingga perekonomian masyarakat bisa kembali normal bahkan meningkat dari sebelumnya.

“Nanti kita kampanyekan Rojali, jadi siapa yang melihat souvenir ini langsung beli tidak hanya buat photo,” kata Menparekraf. 

Lebih lanjut Sandiaga menjelaskan, Rojali adalah pengejawantahan dari Gerakan Bangga Buatan Indonesia.

Sandi menegaskan, kecintaan dan kebanggaan akan produk daerah tidak cukup hanya diucapkan tetapi harus dibuktikan dengan membeli dan menggunakan produk kerajinan daerah.

"Jadi ini adalah salah satu usaha pemerintah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan juga membangkitkan ekonomi semuanya," tutur Menparekraf. (RO/OL-09)

Baca Juga

dok.ist

Warga Desa di Kalteng Nyatakan Dukungan Ganjar Presiden 2024

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 20:35 WIB
RATUSAN masyarakat Kalimantan Tengah yang tergabung dalam Desa untuk Ganjar (Des Ganjar) Kalteng mendeklarasikan Gubernur Jawa Tengah,...
ANTARA

PT KAI Daop 3 Cirebon Tambah Jadwal KA Argo Cheribon

👤Widhoroso 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 20:15 WIB
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon, Jawa Barat, yang biasanya mengoperasikan kereta api (KA) Argo Cheribon dua kali sehari,...
DOK MI

Kasus PMK Telah Menyebar Di 20 Kabupaten/Kota Di Jabar

👤Widhoroso 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 20:05 WIB
2.816 hewan ternak berkuku belah seperti sapi potong, sapi perah, domba dan kambing di Jawa Barat tertular virus yang menyebabkan penyakit...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya