Rabu 27 Oktober 2021, 22:55 WIB

Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung Terus Meningkatkan Kiprah di Masa Pandemi

Bayu Anggoro | Nusantara
Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung Terus Meningkatkan Kiprah di Masa Pandemi

MI/ERIEZ M RIZAL
Kampus Universitas Islam Bandung

 


UNIVERSITAS Islam Bandung (Unisba) terus berusaha meningkatkan
kualitas pendidikan kedokteran di masa pandemi ini. Hal ini penting
mengingat kondisi pandemi masih berkepanjangan.

Dekan Fakultas Kedokteran Unisba, Nanan Sekarwana, mengatakan, situasi covid-19 yang masih terjadi saat ini membawa dampak dan perubahan yang besar. Salah satunya adanya tuntutan untuk meningkatkan kualitas pendidikan kesehatan.

"Pembelajaran di masa pandemi covid-19 di tahun akademik 2020/2021 ini
dijalankan sepenuhnya dengan metode daring untuk tahap akademik. Sementara tahap profesi menggunakan sistem blended learning dengan
perpaduan antara daring maupun luring," katanya dalam Sidang Terbuka
Senat FK Unisba dan Orasi Ilmiah yang dilaksanakan secara hybrid dengan
perpaduan luring di Aula Unisba dan daring melalui Zoom Meeting, Rabu
(27/10). Acara itu juga bagian dari peringatan Milad ke-17 Fakultas
Kedokteran (FK) Unisba.

Nanan mengatakan, untuk memberikan perlindungan terhadap semua dosen,
karyawan, dan mahasiswa, FK Unisba melakukan kerja sama dengan RSUD Al
Ihsan, Kabupaten Bandung. "Kerja sama dengan UPT Kesehatan Unisba
untuk memfasilitasi pemberian 2 kali vaksinasi covid-19," ujarnya.

Menurut dia, sebagian dosen dan mahasiswa tahap profesi juga sudah
mendapatkan vaksinasi ke-3. "Kami terus berupaya menjajaki kerja sama dengan berbagai pihak untuk mengupayakan semua pegawai dan
mahasiswa mendapatkan vaksin ke-3."

Beberapa dosen di FK Unisba, lanjut Nanan, telah berhasil menyelesaikan studi lanjut S3. Sebagian staf pengajar juga tengah melanjutkan studi S3, baik di dalam maupun luar negeri. Percepatan studi lanjut pun terus diupayakan untuk meningkatkan kualifikasi semua tenaga pengajar. Sementara peningkatan jabatan fungsional sudah berhasil direalisasikan.

Adapun prestasi Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang membanggakan
diraih salah satu staf dosen, yaitu Widhy Yudistira Nalapraya. Dokter Spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi, itu, berhasil meraih predikat tenaga kesehatan teladan Provinsi Jawa Barat tahun 2021.

"Sebuah hasil kerja keras yang pantas didapatkan mengingat perannya
menjadi garda terdepan penanganan pasien covid-19, dari awal pandemi hingga saat ini," tambah Nanan.

Tahun ini, tambah dia, FK Unisba meraih 4 Hak Kekayaan Intelektual berupa hak paten, 3 Hak Kekayaan Intelektual untuk Hak Cipta dan Desain Produk, serta 2 buku ber-ISBN, book chapter.

Dalam satu tahun terakhir terdapat 13 prestasi membanggakan yang diraih
mahasiswa FK Unisba antara lain 2 prestasi di tingkat internasional
sebagai juara 2 presentasi terbaik & pembicara ASEAN Youth Initiative
Conference.

Selain itu, mereka juga membubuhkan 11 prestasi tingkat nasional, yakni sebagai relawan covid-19 nasional, Program Kreativitas Mahasiswa, juara lomba video, poster, dan gim.

Nanan berharap dokter lulusan FK Unisba mampu memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat serta  menghasilkan berbagai karya sebagai bentuk akuntabilitas institusi pendidikan kedokteran dalam mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.

"Semangat inilah yang kami sederhanakan menjadi tiga kata, yaitu
<>Quality-Innovation-Reputation<>," tandasnya.


Sementara itu, dalam upaya peningkatan bahan referensi, FK Unisba sudah merealisasikan dengan berlangganan sumber pembelajaran digital pada salah satu medical publisher partner terkemuka yaitu access medicine, medline complete, dan OVID.

Selain itu, FK Unisba juga terus meningkatkan fasilitas laboratorium
anatomi. Laboratorium yang bertempat di samping RSUD Al Ihsan, Kabupaten Bandung inipun dilengkapi dengan ruangan kuliah besar dan ruangan diskusi kelompok kecil.

Rektor Unisba, Edi Setiadi, mengatakan, di usianya yang relatif muda, FK Unisba telah mampu menyejajarkan diri dengan FK lainnya yang telah maju. "Ini tentu saja sangat menggembiarakan sekaligus merupakan peluang besar untuk lebih berkiprah lebih luas, terutama berupa kemanfaatan untuk masyarakat.

Rektor mengingatkan, dalam menghadapi program internasionalisasi yang
telah dicanangkan untuk meningkatkan profil lulusan dokter. "Apakah hanya sekedar memenuhi standar WHO plus nilai-nilai yang kita tanamkan, atau ada peran lain yang harus terus kita sampaikan kepada para lulusan. Terlepas dari berbagai rencana dan aksi yang sudah disusun, maka kompetensi lulusan harus diasah terus untuk menjalankan berbagai peran lainnya tadi."

Yang tidak boleh dilupakan adalah nilai-nilai Islam abadi yang dapat
terus dipegang dan mewarnai semua peran yang dimainkan manakala sudah
berhidmat di masyarakat.

"Kami memberi kebebasan kepada dekan dan jajarannya untuk mengkreasikan
pembelajaran, berijtihad tentang tata kelola, tanpa mengabaikan tatanan
yang telah kita sepakati bersama. Semata-mata demi keberlangsungan program mencetak dokter-dokter yang paripurna," pungkasnya. (N-2)

Baca Juga

MI/Apul Iskandar

Target Belum Tercapai, Pemkab Simalungun Gencarkan Vaksinasi Covid

👤Apul Iskandar 🕔Rabu 08 Desember 2021, 11:10 WIB
PEMKAB Simalungun, terus menggencarkan vaksinasi Covid-19 hingga ke desa-desa. Ditargetkan sebelum akhir tahun 2021 bisa mencapai...
MI/Alexander PT

Pemkab Lembata Dukung Penuh Aksi Perubahan Iklim Berkeadilan

👤Alexander P. Taum 🕔Rabu 08 Desember 2021, 11:00 WIB
PEMERINTAH Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, menyambut baik program amplifying voices for just climate action, untuk aksi perubahan...
MI/Jamaah

Warga Lintas Agama di Juwana Galang Donasi untuk Penyintas Erupsi Gunung Semeru

👤Jamaah 🕔Rabu 08 Desember 2021, 10:00 WIB
Selain menerima donasi berupa uang tunai, posko FKUB juga menerima berbagai bantuan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya