Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
BUTUH energi dan upaya besar mengembangkan usaha dalam bayang-bayang negatif pandemi covid-19. Salah langkah, maka usaha yang dirintis akan layu sebelum berkembang. Bila lolos dari lubang jarum pandemi, kesuksesan menunggu depan mata. Malika Refleksi Keluarga sudah melewati seleksi alam itu dan memasuki aktivitas usaha tahun ke-2.
"Malika Refleksi lahir dan tumbuh dalam kondisi kurang ideal karena faktor pandemi. Sebab, pandemi covid-19 menghancurkan perekonomian. Potensi bisnis sangat berat dan ini jadi misi yang mustahil sebenarnya," ungkap Owner Malika Refleksi, Riska Childawati Angraeniah, dalam keterangannya, Senin (25/10).
Tumbuh bersama badai pandemi, Malika Refleksi kini berusia dua tahun. Ucapan selamat pun harus diberikan atas karya yang berkembang. Bukan hanya bertahan dari hantaman pandemi, cabang usaha Malika Refleksi justru malah bertambah. Malika Refleksi saat ini mengoperasikan 3 unit usahanya, yakni di Legok, Kabupaten Tangerang, Banten, dan dua lainnya di Sentra Land, Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
"Malika Refleksi berjuang sekuat tenaga untuk mencari dan mencapai posisi ideal dalam situasi ekonomi pandemi. Dan alhamdulillah, unit usaha kami berkembang. Dalam waktu dekat, Malika Refleksi juga akan hadir di Tigaraksa. Kami sangat bersyukur atas segala pencapaian saat ini," terang Riska lagi.
Mengatur strategi baru dalam suasana adaptasi kebiasaan baru (new normal), Malika Refleksi pun berencana merayakan ulang tahun keduanya. Pada 15 November 2021 nanti, hari jadi kedua akan dirayakan di Agrowisata PTPN VIII Gunung Mas, Puncak, Bogor, selama 3 hari. Riska menambahkan, Villa Gunung Mas dipilih karena memenuhi standar kesehatan usaha yang ditetapkan pemerintah.
"Pada ulang tahun kedua ini, kami tetap melakukan evaluasi. Merencanakan strategi baru untuk menyikapi keadaan yang ada. Saat ini, kondisi perekonomian lebih baik seiring turunnya kurva aktif covid-19. Untuk perayaan ulang tahunnya dilakukan di Villa Gunung Mas. Spot ini menjamin keamanan pengunjung karena menerapkan aturan pemerintah," lanjutnya.
Baca juga: Program Desa Wisata Menteri Sandiaga Wujudkan Harapan Warga Desa
Protokol kesehatan ketat wajib dijalankan setiap unit usaha. Bergenre pariwisata, Villa Gunung Mas juga menerapkan standar cleanliness, health, safety, and environmental sustainability (CHSE). Sertifikasi ini menjadi jaminan keamanan dan kesehatan bagi pengunjung Villa Gunung Mas.
Riska menegaskan, Villa Gunung Mas sangat cocok untuk acara gathering. "Dijalani, dinikmati, dan disyukuri semuanya. Itu juga yang menjadi tema ulang tahun kami yang kedua ini. Kami optimistis bisa mendapatkan tambahan energi baru dengan merayakan ulang tahun di Villa Gunung Mas. Spot ini memang cocok untuk menggelar acara gathering. Mereka memiliki sertifikat CHSE dengan nilai sangat memuaskan," tegasnya.
Berada pada ketinggian 800-1.200 meter di atas permukaan laut (mdpl), kawasan Villa Gunung Mas memiliki udara yang sejuk. Suasananya semakin sempurna dengan banyaknya fasilitas dan aktivitas untuk memberi kesan positif berlibur. Spot ini menawarkan pengalaman berkendara ATV dan offroad.
Kawasan Gunung Mas juga dilengkapi area khusus bersepeda gunung, berkuda, hingga teawalk. Saat berada di sini, berkuda sambil berkeliling di kebun teh menjadi favorit para pengunjung. Alternatif lainnya teawalk atau berkeliling kebun teh dengan ditemani oleh pemandu. Ada 3 rute yaitu, 4 kilometer, 6 km, dan 8 km.
Usai berpetualang, pengunjung bisa menyeruput hangatnya teh dalam Tes Corner atau Tes Cafe. Lebih dalam mengenal teh, pengunjung bisa datang ke pabrik teh. Pengunjung dijamin semakin berkesan dengan permainan paralayang. Dengan paralayang, pengunjung bisa menikmati suasana area Gunung Mas Puncak dari udara.
Fasilitas lainnya ialah kolam renang, masjid, lapangan voli. Pengunjung juga bisa temukan camping ground, flying fox, dan paragliding. Manager Agrowisata PTPN VIII Gunung Mas Hikmat Eka Karyadi memaparkan, spot Gunung Mas sangat siap dikunjungi karena memiliki sertifikat CHSE. Pengelola memastikan pengunjung nyaman menikmati liburannya.
"Kami memang memiliki banyak fasilitas dengan experience terbaik. Liburan dijamin menyenangkan. Gunung Mas sejak awal sudah memiliki sertifikat CHSE. Kami jamin pengunjung aman dan sehat, meski mereka juga harus menjalankan protokol kesehatan ketat," tutur Eka. (RO/S-2)
Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah menyiapkan skema kompensasi bagi pengemudi angkutan lokal sebagai langkah untuk mengurangi potensi kemacetan selama arus mudik
Seorang ibu di Subang, Jawa Barat kini harus berhadapan dengan hukum setelah menghabisi nyawa anak kandungnya sendiri yang masih berusia enam tahun.
Langkah ini diambil sebagai bentuk pelayanan publik dan kepedulian sosial guna memastikan masyarakat dapat pulang kampung dengan aman, tertib, dan terencana menjelang Idulfitri.
Unpad masih menunggu hasil visum setelah seorang mayat pria ditemukan tewas gantung diri di dahan pohon di kawasan kampus Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Kamis (19/2)
Cek jadwal imsakiyah Jawa Barat Rabu 18 Februari 2026: Imsak pukul 04.30 WIB, Subuh 04.40 WIB, Magrib 18.15 WIB. Persiapkan sahur dan buka puasa dengan tepat.
Kementerian Pertanian menargetkan distribusi 4 juta dosis vaksin PMK secara nasional sepanjang 2026.
Proses penanganan bencana banjir bandang di Babakan Madang belum tuntas, angin kencang melanda stadion Pakansari dan bagian tengah Kabupaten Bogor, Cibinong.
Keberadaan terowongan ini diharapkan menjadi jawaban atas keluhan masyarakat yang sering terjebak kemacetan di jalur penghubung Citayam dan Bojonggede
Simpang siur informasi terkait adanya korban jiwa dalam insiden bencana di kawasan tambang emas Gunung Pongkor, Kabupaten Bogor, akhirnya terjawab.
Operasi pencarian penambang yang diduga terperangkap di bekas area galian tambang Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, berlangsung dalam kondisi berisiko tinggi.
Punden berundak tersebut merupakan hasil kegiatan delineasi dan inventarisasi potensi cagar budaya yang dilaksanakan selama dua pekan
"Tanah longsor di Kabupaten Bogor terjadi di Desa Sukaresmi, Kecamatan Megamendung, menyebabkan empat rumah mengalami kerusakan. Ada dua kepala keluarga atau 8 jiwa mengungsi,"
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved