Kamis 14 Oktober 2021, 19:14 WIB

Ikuti Saran Jokowi, Asror Masuk Kampus UMKM Shopee Solo

Mediaindonesia.com | Nusantara
Ikuti Saran Jokowi, Asror Masuk Kampus UMKM Shopee Solo

DOK Pribadi.
Asror mendapatkan pelatihan selama lima hari dan belajar berbagai ilmu seperti potensi berjualan online dan pengetahuan ekspor secara umum.

 

MUHAMMAD Kasyful Asror menjadi pemuda yang cukup beruntung setelah sempat bertemu dan berdialog langsung dengan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu di Riau. Di hadapan Jokowi Pemuda asal Desa Muntai, Kabupaten Riau, ini sempat menyatakan keinginannya untuk mengembangkan potensi daerahnya hingga ke pasar ekspor. Kepala Negara pun meminta agar Asror belajar ke Kampus UMKM Shopee Ekspor di Solo. 

Bak gayung bersambut, pihak Shopee merespons dan menyambut Asror dengan tangan terbuka di Solo. Kampus UMKM Shopee Ekspor Solo menjadi awal mula perjalanan Asror sebagai pelaku UMKM baru yang ingin menembus pasar ekspor. Asror mendapatkan pelatihan selama lima hari dan belajar berbagai ilmu termasuk potensi berjualan online, pengetahuan ekspor secara umum, copywriting, dan warehousing. Ia juga bertemu dengan Ajisai Craft Shop, salah satu UMKM binaan Shopee di Solo yang berhasil ekspor. 

"Saya tidak menyangka akan langsung bisa belajar seperti ini. Dengan materi untuk berbisnis pemberian dari Shopee, saya berharap ini semua dapat menjadi bekal untuk membangun bisnis di dunia digital, sekaligus turut mengembangkan potensi daerah saya," jelas Asror saat ditemui di sela pembelajaran di Kampus UMKM Shopee Ekspor, (12/10).

Saat berdialog dengan Jokowi bulan lalu, Asror mengaku ingin mengembangkan potensi laut dan karet yang merupakan kekuatan daerahnya. Dalam sesi pelatihan, Asror berkata ia mendapatkan banyak insight dan pengetahuan praktis, yang menjadi bahan baginya untuk merancang dan memulai bisnis. 

"Saya juga diajak ketemu dengan UMKM lokal yang sudah sukses berbisnis digital di Shopee. Ini juga jadi sumber inspirasi. Semuanya disiapkan dengan baik dengan jadwal yang tersusun rapi. Saya merasakan pemberi materi di Kampus Shopee juga sangat membantu, terutama bagi saya yang baru akan memulai," tambahnya.

Ternyata, Asror tidak hanya mendapatkan modal ilmu untuk memulai bisnis digital tapi juga modal usaha. Pihak Shopee disebut memberikan modal usaha sebesar Rp50 juta kepada Asror untuk memulai bisnisnya. 

Direktur Shopee Handhika Jahja mengatakan pihaknya akan terus melakukan pendampingan untuk Asror. "Kami melihat bahwa pendampingan akan menjadi bagian yang tak kalah penting buat Asror setelah pelatihan ini. Sedangkan untuk bantuan modal usaha, kami juga ingin memastikan Asror bisa memulai usaha untuk mengembangkan potensi di daerahnya serta mengaplikasikan ilmu yang didapatkan dengan baik," ungkap Handhika saat dihubungi. 

Saat ditemui di Solo, Asror juga sempat menceritakan lebih banyak tentang dirinya. Pemuda asal Desa Muntai, Bengkalis, Riau, ini ternyata merupakan seorang mahasiswa Baru di Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STIE) SEBI Depok jurusan Manajemen Bisnis Syariah. Siapa sangka bahwa Asror juga menerima beasiswa penuh untuk masa studinya.

"Dari dulu saya selalu punya mimpi untuk menjadi pebisnis. Saat ini sih masih belum tahu mau memulai bisnis apa, tapi ini yang menjadi alasan saya kuliah manajemen, supaya paham cara memulai bisnis," jelasnya.

"Pas ketemu Pak Jokowi waktu itu dan beliau menawarkan belajar di Kampus UMKM Shopee, rasanya senang dan bersyukur banget. Ya, karena pelatihan ini sejalan dengan mimpi dan cita-cita saya untuk mengharumkan nama desa saya juga."

Seperti yang diberitakan, pekan lalu Presiden Joko Widodo meminta Asror untuk belajar tentang bisnis online dan ekspor bersama Kampus UMKM Shopee. "Asror masuk Jakarta saja. Tapi kalau enggak, bisa masuk ke Shopee Ekspor School (Kampus UMKM Shopee Ekspor) di Solo. Tapi lebih konkret yang Shopee. Shopee itu langsung dia diajari, pasarnya ada," kata Presiden Jokowi kepada Asisten Ajudan AKP Syarif M Fitriansyah yang ada di hadapannya. (RO/OL-14)

Baca Juga

MUI/Depi Gunawan

Awas, Jalur Wisata Lembang Rawan Longsor

👤Depi Gunawan 🕔Rabu 27 Oktober 2021, 23:37 WIB
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandung Barat, Jawa Barat mengeluarkan peringatan bahaya cuaca ekstrem di kawasan Lembang,...
MI/Dwi Apriani

Pemkot Palembang Optimistis Capai 100 Persen Vaksinasi Pada Akhir Tahun

👤Dwi Apriani 🕔Rabu 27 Oktober 2021, 23:31 WIB
WAKIL Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda, Rabu (27/10) meninjau vaksinasi yang digagas Pramuka Palembang berkerja sama dengan Pemkot...
MI/Dwi Apriani

Pemkab Muba Minta Tambahan Kuota Gas Elpiji 3 Kg

👤Dwi Apriani 🕔Rabu 27 Oktober 2021, 23:06 WIB
Pemkab Muba telah surati Pertamina dan Dinas ESDM Provinsi Sumatera Selatan untuk memberitakan tambahan kuota gas LPG 3 kg melalui Dinas...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menghadang Ganasnya Raksa

Indonesia masih menjadi sasaran empuk perdagangan ilegal merkuri, terutama dari Tiongkok dan Taiwan. Jangan sampai peristiwa Minamata pada 1956 di Jepang terjadi di sini.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya