Selasa 12 Oktober 2021, 18:48 WIB

Palembang Belum Wajibkan Aplikasi PeduliLindungi Di Fasilitas Publik

Dwi Apriani | Nusantara
Palembang Belum Wajibkan Aplikasi PeduliLindungi Di Fasilitas Publik

ANTARA
Aplikasi pedulilindungi

 

HINGGA kini, aplikasi PeduliLindungi belum menjadi syarat wajib bagi pelayanan atau fasilitas publik di Palembang, Sumatera Selatan. Hal itu dikemukakan Wali Kota Palembang Harnojoyo, Selasa (12/10).

"Aturan sudah vaksin belum sepenuhnya di pelayanan publik. Belum diwajibkan karena kami belum memenuhi ketersediaan stok," ujarnya.

Sebelumnya, Pemkot Palembang menerima aduan dari masyarakat yang tidak mendapatkan pelayanan bank negara karena belum mendapat vaksin dosis pertama atau kedua.

"Karena warga Palembang belum semua divaksin, ada yang sudah lengkap, ada yang baru vaksin 1. Pemkot terus berkoordinasi agar semua warga bisa divaksin. Jadi kami imbau agar wajib vaksin sementara waktu bukan jadi syarat pelayanan," kata dia.

Ia menjelaskan, aplikasi PeduliLindungi yang belum diwajibkan di tempat layanan publik disebabkan belum adanya surat edaran atau sejenisnya yang dikeluarkan Pemkot Palembang.

"Warga yang belum lengkap vaksin atau belum divaksin sama sekali, baik di lingkungan pemerintah ataupun pelayanan publik lainnya di Palembang, silakan menikmati layanan seperti biasa," jelasnya.

Menurut data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Palembang, pencapaian vaksinasi baru menyasar 49,54 persen masyarakat untuk dosis awal, atau sekitar 600 ribu orang dari target 1.255.715 sasaran.

"Jadi baru ada 622.176 dosis pertama, sedangkan dosis kedua ada sebanyak 423.523 orang atau 33,7 persen, dan dosis 3 (khusus tenaga kesehatan) baru 10.439 orang atau 71 persen," ujar Kepala Pelaksana tugas Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Palembang, Mirza Susanty. (OL-15)

 

Baca Juga

Antara

Pantau Kualitas Air Bengawan Solo, Lamongan Pasang Aplikasi Khusus

👤Yakub Ahmad 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 20:59 WIB
Melalui aplikasi Onlimo, Pemkab Lamongan dapat memantau kualitas air Sungai Bengawan Solo secara berkelanjutan dan laporan diterima secara...
Antara

Yogyakarta Berstatus PPKM Level 2, Sri Sultan Ingatkan Prokes

👤Ardi Teristi Hardi 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 20:39 WIB
Gubernur DI Yogyakarta juga meminta masyarakat tetap tinggal di rumah, jika tidak ada keperluan penting untuk bepergian di masa...
dok.rumgapres

Jokowi Ajak Para Dubes Lihat Vaksinasi Massal Door to Door di Tarakan

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 20:31 WIB
PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) bersama sejumlah duta besar negara sahabat menengok vaksinasi massal dari pintu ke pintu atau door to door di...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya