Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
SATU orang tewas dan dua lainnya mengalami luka akibat serangan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Ketiga korban mengalami luka tusukan senjata tajam oleh pelaku bernama Aep, 28.
Korban tewas bernama Ajeng, 60, warga Kampung Tutugan RT 05/05, Desa Ciwaruga, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat. Sedangkan korban luka bernama Ujang Sumarna, 43, dan Ian, 40. Keduanya mengalami luka parah dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
"Kejadiannya pada Senin (11/10) petang. Pelaku melakukan penusukan kepada tiga orang tapi satu orang meninggal. Korban meninggal sempat dibawa ke RSUD Cibabat tapi tidak tertolong," kata Kapolsek Cisarua, Kompol Darto, Selasa (12/10).
Dijelaskan peristiwa tersebut terjadi saat Aep yang merupakaan ODGJ akan dibawa ke rumah sakit untuk berobat. Namun, pelaku tiba-tiba mengamuk dan menyerang orang-orang.
"Pelaku sudah dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Cisarua Provinsi Jawa Barat untuk diperiksa kondisi kejiwaannya," ungkap Darto.
Idham Hasyri, saksi mata sekaligus keluarga korban meninggal menyebutkan, insiden itu berawal saat dirinya serta pengurus RW dimintai tolong oleh keluarga pelaku untuk membawa Aep ke sebuah pesantren di Subang lantaran mengalami gangguan jiwa.
"Pelaku sebelumnya sempat mengamuk pada pagi hari. Ketika kita akan evakuasi sore hari, pelaku keluar dari kamarnya menunggu sambil menantang warga. Kita enggak tahu dia menyimpan senjata tajam," ungkap Idham.
Ketika dihampiri, pelaku memberontak sambil menusukkan pisau ke perut Ujang. Warga mengira Ujang hanya dipukul tapi tangannya memegang bagian perut yang mengeluarkan darah.
"Awalnya kita enggak tahu dia ditusuk, saya kira hanya dipukul saja. Tapi kemudian korban memegang perut yang berdarah," kata Idham.
Amukan Aep semakin menjadi hingga kemudian menyerang Ian yang merupakan kakaknya sendiri. Setelah itu, pelaku menganiaya Ajeng.
"Luka Ajeng lebih parah dari dua korban sebelumnya. Dia lalu dibawa ke rumah sakit, tapi akhirnya meninggal dunia," ucap Idham.
Amukan pelaku akhirnya terhenti setelah polisi yang datang ke lokasi kejadian menembak paha pelaku. "Aep langsung dibawa ke RS Sartika Asih untuk diobati. korban meninggal sudah dimakamkan, sedangkan korban luka Pak Sumarna dirawat di RSHS dan Ian di RS Cibabat," tambahnya. (OL-15)
PASANGAN suami istri yang merupakan pemudik dari Bogor, Jawa Barat, mengalami insiden memilukan. Keduanya terbawa hanyut arus deras di saluran drainase Cianjur.
Saat ini kawasan TPU Cikadut secara administratif masih berstatus sebagai Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB).
Dalam masa liburan Lebaran 2026 di Jawa Barat telah terjadi kontradiksi antara ledakan kunjungan wisatawan dengan kualitas pelayanan di lapanga
ARUS lalu lintas di ruas tol Cikopo-Palimanan atau Tol Cipali kembali normal setelah arus mudik balik lebaran 2026
HARGA daging di Sukabumi hari ini 25 Maret 2026 masih cukup tinggi setelah idulfitri 1447 Hijriah. Harga daging rata-rata masih berkisar Rp150 ribu per kilogram
ARUS balik lebaran 2026 atau H+3 di jalur arteri lingkar gentong atas menuju Bandung mengalami peningkatan dan kemacetan panjang mencapai 8 kilometer, di jalur Ciawi, Jawa Barat
KUNJUNGAN wisatawan selama musim libur lebaran 2026 naik signifikan dibandingkan hari biasa maupun Lebaran tahun sebelumnya.
Produk Novio telah menjangkau konsumen di Eropa melalui platform digital global
Sampah organik rumah tangga didominasi oleh sampah dapur dan sisa makanan saat berbuka puasa maupun sahur
Warga terdampak bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, menerima bantuan sarana sanitasi air bersih dan perlengkapan sekolah
MENSOS Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyerahkan santunan dengan total nilai Rp345 juta kepada ahli waris 23 Prajurit Korps Marinir TNI AL yang gugur akibat bencana tanah longsor Cisarua.
STATUS tanggap darurat bencana longsor Pasirlangu, Kecamatan Cisarua resmi dicabut pada Jumat, 6 Februari 2026. Meski demikian, proses pencarian korban masih dilanjutkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved