Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
LEMBAGA Penyiaran Publik (LPP) TVRI semakin meneguhkan kehadiran dan posisinya sebagai Media Pemersatu Bangsa dengan dipersiapkannya pendirian Stasiun ke-31 di Provinsi Kalimantan Utara. Hal ini ditandai dengan ditandatanganinya Nota Kesepahaman antara Direktur Utama LPP TVRI Iman Brotoseno dengan Gubernur Provinsi Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang tentang Pendirian LPP TVRI Stasiun Kalimantan Utara, 5 Oktober 2021, di Aula Lantai 12 Gedung Penunjang Operasional (GPO) LPP TVRI, Jakarta Pusat.
Pendirian LPP TVRI Stasiun Kalimantan Utara bertujuan untuk terselenggaranya kegiatan penyiaran di Kalimantan Utara, baik lokal, regional maupun penyiaran secara nasional, guna memberikan pelayanan informasi kepada publik berupa penyelenggaraan pemerintah, pelaksanaan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan, pendidikan, budaya dan potensi sumber daya alam di Kalimantan Utara.
Direktur Utama LPP TVRI Iman Brotoseno mengatakan bahwa sebagai provinsi termuda hasil pemekaran Provinsi Kalimantan Timur, sekaligus provinsi yang berbatasan langsung dengan Malaysia, sudah seharusnya Stasiun Penyiaran LPP TVRI hadir di Provinsi Kalimantan Utara. Hal ini merupakan bentuk nyata bahwasanya TVRI harus hadir untuk memberikan informasi yang edukatif dan sarat akan wawasan kebangsaan kepada masyarakat Indonesia.
“Saat ini LPP TVRI sudah memiliki 30 stasiun yang tersebar hampir di seluruh provinsi yang ada di Indonesia dengan total 361 stasiun pemancar teresterial dan digital yang menjangkau 72% wilayah kabupaten dan kota di Indonesia. Dan teruntuk Provinsi Kalimantan Utara, cakupan siaran TVRI sudah mencapai 60?ri luas wilayahnya. Dan dengan hadirnya stasiun penyiaran di Kalimantan Utara, sudah menyelesaikan salah satu misi yang diamanatkan oleh Presiden Republik Indonesia yaitu bertujuan untuk pencapaian target pembangunan nasional," ungkap Iman Brotoseno dalam keterangan resminya, yang dikutip Kamis (7/10).
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara juga menyambut baik pendirian stasiun LPP TVRI ini. Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang menilai pentingnya kelanjutan pembangunan melalui dunia penyiaran dalam rangka memenuhi kebutuhan generasi milenial di provinsi tersebut. Hal ini seiring dengan perkembangan dan meningkatnya kebutuhan informasi yang layak dan sehat serta untuk menjalin sinergitas antar daerah, pemerintah serta penyelenggara penyiaran yaitu LPP TVRI.
“Setelah terjalin kerjasama diharapkan realisasi pembangunan Gedung LPP TVRI Stasiun Kalimantan Utara dapat berjalan sesuai harapan”, ucap Gubernur Provinsi Kalimantan Utara.
Acara penandatangan Nota Kesepahaman ini dihadiri langsung oleh Anggota DPD RI asal Kalimantan Utara, Ketua DPRD Kalimantan Utara, Kepala Dinas PUPR- PERKIM Kalimantan Utara, Kepala Dinas Komunikasi Informasi Statistik dan Persandian Kalimantan Utara, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan Provinsi Kalimantan Utara, Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Daerah Provinsi Kalimantan Utara,Kepala LPP TVRI Stasiun Kalimantan Timur, Dewan Direksi dan Karyawan LPP TVRI.
Akan hadirnya TVRI Stasiun Kalimantan Utara merupakan wujud nyata komitmen TVRI sebagai Media Pemersatu Bangsa dan sebagai Lembaga Penyiaran Publik yang memenuhi amanah melakukan penyelenggaraan penyiaran televisi yang menjangkau seluruh wilayah serta menjadi garda terdepan penjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (OL-13)
Baca Juga: Hingga Saat ini Baru Dua dari Delapan Kabupaten yang Mengeluarkan Perda Hutan Adat
Hingga 1 Desember 2025, Kementerian Kesehatan RI mencatat 139.298 kasus dengue secara nasional dengan 583 kematian.
Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo.
"Bibit Siklon Tropis 93W terbentuk pada 28 November 2025 pukul 19.00 WIB di wilayah Samudera Pasifik Utara (timur laut Pulau Papua),"
Sementara itu, sirkulasi siklonik terpantau di perairan barat Sumatera Barat, yang membentuk daerah perlambatan angin dan pertemuan angin di sekitarnya.
Saat ini, sejumlah prajurit TNI yang diduga terlibat dalam penyerangan telah dipanggil dan diperiksa Subdenpom di Tarakan, Kaltara.
SEBANYAK empat orang ditemukan tewas akibat kecelakaan speedboat di Perairan Sungai Ular Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Rabu, (29/1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved