Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan hasil pemantauan terbaru terkait Bibit Siklon Tropis 93W yang saat ini bergerak di wilayah Laut Filipina. Potensi pertumbuhan sistem tersebut diperkirakan dapat memicu hujan lebat di sebagian wilayah Indonesia, terutama Sulawesi Utara dan Kalimantan Utara dalam beberapa hari ke depan.
Dalam keterangan resminya, BMKG menjelaskan bibit siklon tersebut mulai terdeteksi pada 28 November 2025 pukul 19.00 WIB yang terbentuk di Samudera Pasifik Utara, tepatnya di timur laut Pulau Papua.
"Bibit Siklon Tropis 93W terbentuk pada 28 November 2025 pukul 19.00 WIB di wilayah Samudera Pasifik Utara (timur laut Pulau Papua)," kata BMKG dalam keterangannya, Sabtu (6/12).
BMKG menuturkan posisi terbentuknya siklon masih berada di luar area pemantauan TCWC Jakarta, yaitu pada koordinat 12 derajat Lintang Utara dan 125,9 derajat Bujur Timur.
"Di Laut Filpina sebelah utara Sulawesi Utara di Area of Monitoring (AoM) TVWC Jakarta," ujarnya.
Lebih lanjut, bibit siklon ini memiliki karakteristik dengan kecepatan angin maksimum 20 knot atau sekitar 37 km/jam serta tekanan udara minimum mencapai 1.004 hPa. "Prediksi, potensi Bibit Siklon Tropis 93W untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24-72 jam ke depan dalam kategori peluang rendah," tambah BMKG.
Meski peluang berkembang menjadi siklon tropis tergolong rendah, BMKG mengingatkan fenomena cuaca ini tetap dapat membawa dampak tidak langsung terhadap kondisi atmosfer dan gelombang laut hingga Minggu (7/12) pukul 07.00 WIB.
Berikut wilayah yang terdampak tidak langsung Bibit Siklon Tropis 93W:
- Hujan intensitas lebat hingga sangat lebat: Sulawesi Utara
- Hujan intensitas sedang hingga lebat: Kalimantan Utara
- Gelombang laut hingga 2,5 meter (moderate sea): perairan Kepulauan Sangihe Kabupaten Kepulauan Talaud Sulut, Laut Sulawesi, dan Samudera Pasifik utara Maluku hingga Papua. (M-2)
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
BMKG merilis prakiraan cuaca Jakarta hari ini 7 Februari 2026. Waspada potensi hujan lebat dan petir di Jakarta Selatan serta Jakarta Timur.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi gempa bumi bermagnitudo 5,9 yang terjadi di wilayah Kepulauan Tanimbar, Maluku, pada Sabtu (7/2) pagi waktu setempat.
BMKG mencatat adanya pengaruh siklon tropis, bibit siklon tropis, serta sirkulasi siklonik yang memengaruhi dinamika atmosfer di kawasan Indonesia dan sekitarnya.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada. Pastikan untuk memeriksa kondisi bangunan sebelum kembali ke dalam rumah.
Secara geografis wilayah Pacitan berhadapan langsung dengan megathrust Jawa. Gempa ini menjadi pengingat pentingnya mitigasi struktural bagi masyarakat di pesisir selatan.
Pusat Peringatan Tsunami Pasifik (PTWC) mencabut peringatan tsunami usai gempa 7,4 di Laut Filipina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved