Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PT AGINCOURT Resources, pengelola Tambang Emas Martabe, mendorong peningkatan kapasitas penyuluh pertanian di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, dengan memfasilitasi program sertifikasi.
General Manager Operations PT Agincourt Resources (PTAR) Rahmat Lubis mengungkapkan, pihaknya memfasilitasi sertifikasi profesi terhadap 30 orang tenaga Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di Tapsel pada tanggal 5-7 Oktober 2021.
"Sertifikasi ini diikuti sembilan orang PPL dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Batangtoru, enam orang PPL dari BPP Muara Batangtoru dan 15 orang PPL dari BPP kecamatan lain di Tapsel," terangnya dalam keterangan tertulis, Rabu (6/10).
Setelah mengantongi sertifikat, mereka akan menjadi mitra konsultasi bagi para petani, pekebun, peternak dan perikanan air tawar.
Dalam menggelar program ini PTAR menggandeng sejumlah instansi terkait. Yakni Dinas Pertanian Tapsel, Balai Pelatihan Pertanian Jambi dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Rahmat menjelaskan, program ini sesuai dengan UU Nomor 16 Tahun 2006 tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan (SP3K), Peraturan Mentan No. 45/Permentan/OT.140/4/2013 tentang Pedoman Penyelenggaraan Sertifikasi Profesi Penyuluh Pertanian, serta Keputusan Menakertrans No. 43 Tahun 2013 tentang Standar Kompetensi Kerja Nasiona Indonesia (SKKNI) bidang Penyuluhan Pertanian.
Bagi PTAR, program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan sektor pertanian di Tapsel.
Khususnya untuk meningkatkan produktivitas dan jumlah areal lahan pertanian di Kecamatan Batangtoru yang menjadi salah satu wilayah lingkar tambang. "Lebih dari 70% masyarakat di Kecamatan Batangtoru berprofesi sebagai petani," ujarnya.
Kecamatan Batangtoru merupakan salah satu sentra pertanian di Tapsel dengan komoditas padi.
Senior Manager Community PTAR Christine Pepah menambahkan, pendampingan dari PPL yang berkualitas, andal, profesional, inovatif, proaktif, dan komunikatif sangat diperlukan untuk mengembangkan sektor pertanian. "Karena itu PPL yang bersertifikasi sangat dibutuhkan untuk mendampingi para petani," imbuhnya.
Melalui pendampingan dari PPL, produksi pertanian Tapsel dipercaya akan meningkat sehingga dapat mendorong pendapatan dan kesejahteraan petani.
Berdasarkan hasil pendampingan PTAR, luas lahan budi daya pertanian di Kecamatan Batangtoru dan Muara Batangtoru telah mencapai sekitar 150 hektare.
Terdiri dari budi daya pertanian organik seluas 2 hektare, budi daya penangkaran padi 10 hektare, budi daya pertanian padi konvensional 100 hektare, budi daya tanaman akar rimpang 3 hektare dan budi daya jagung pipil 35 hektare.
"Jumlah petani yang mendapatkan program pendampingan dari PTAR juga telah mencapai sekitar 250 orang," ungkap Christine.
Berbagai hasil pertanian mereka juga sudah berhasil dipasarkan ke luar Batangtoru dan Muara Batangtoru. Yakni ke Padangsidimpuan, Sibolga, hingga Medan.
Tidak hanya peningkatan kualitas penyuluh pertanian berupa sertifikasi profesi, selama ini PTAR juga mendukung para petani dari aspek lain.
Di antaranya penyediaan sarana produksi pertanian, sistem irigasi, infrastruktur akses persawahan, asistensi sertifikasi produk, penguatan kelembagaan kelompok tani, fasilitas produksi pasca panen serta akses pemasaran.
Dengan program-program antara lain pengembangan ternak terpadu untuk kelompok pemuda desa serta budi daya dan penjualan tanaman akar rimpang oleh kelompok masyarakat di dua desa.
Kemudian pengembangan kapasitas budi daya ikan, produksi bibit padi unggul dan tersertifikasi, pembangunan infrastruktur pertanian ,seperti akses jalan dan perbaikan saluran irigasi) serta budi daya tanaman buah-buahan dalam pot. (YP/OL-10)
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
Acara Olimpiade Agincourt Resources (OlimpiaAR) 2022 tingkat mahasiswa se-Indonesia hasil kerja sama tambang emas Martabe dengan SBM ITB
Olimpiade yang materinya fokus pada rencana tambang, proses tambang, dan pasca-tambang ini mengangkat tema : Mineral Discovery, Unearthing Sustainable Future.
Jumlah penerima beasiswa dari berbagai tingkatan SD hingga perguruan tinggi sebanyak 188 siswa.
Kinerja pengelolaan lingkungan Tambang Emas Martabe sejauh ini masih mampu menjaga kualitas biota air di Sungai Batangtoru.
PTAR berupaya membantu Desa Batuhoring dalam pemenuhan kebutuhan akan air bersih
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved