Selasa 05 Oktober 2021, 15:00 WIB

Pemerintah Diminta segera Menyelesaikan Sengketa Lahan Tebu di Indramayu

Naviandri | Nusantara
 Pemerintah Diminta segera Menyelesaikan Sengketa Lahan Tebu di Indramayu

ANTARA/Dedhez Anggara
Pekerja dan petani mitra Pabrik Gula Jatitujuh berunjuk rasa menuntut perlindungan dari intimidasi LSM dan kelompok petani lain

 


Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia (FK3I) Jawa Barat menyesalkan terjadinya bentrokan antara petani penggarap lahan
tebu di lahan milik PT Rajawali Nusantara Indonesia, di Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu. Dua petani penggarap tewas.

"Bentrokan terjadi karena pemerintah terlambat menyelesaikan sengketa lahan di lokasi. Lahan di lokasi, berdasarkan pemetaan Direktorat Penataan Kawasan dan Tata Kelola Lingkungan, merupakan lahan hutan produksi dan sebagian hutan lindung yang dikuasi PT RNI," ujar Ketua FK3I Jawa Barat, Dedi Kurniawan, Selasa (5/10).

Namun, proses pengalihan dinilai belum jelas. Akibatnya, petani mitra Pabrik Gula Jatitujuh, pabrik milik PT RNI, dan kelompok petani lain berebut tanah seluas 12 ribu hektare itu.

Menurut dia, bentrokan antara petani mitra dan kelompok petani lain sudah kerap terjadi. "Kami berharap pemerintah segera melakukan mediasi kelompok, melakukan tata kelola lahan dan mengurus legalitas pemilik usaha, sehingga tidak terjadi lagi bentrok seperti ini di kemudian hari."

Sementara Camat Jatitujuh, Ikon Asyikin mengatakan, bahwa dua warga nya yang meninggal berasal dari Desa Jatiraga, bernama Suhenda dan Yayan. Mereka tewas karena luka akibat sabetan senjata tajam.

Kabid Humas Polda Jabar Komisaris Besar Erdi Adrimulan Chaniago mengatakan bentrokan terjadi saat kedua kelompok bertemu secara spontan di lahan garapan. (N-2)

Baca Juga

Antara

Vaksinasi Booster Nakes Kalteng Capai 79,8 Persen

👤Ant 🕔Minggu 23 Januari 2022, 22:25 WIB
Vaksinasi nakes per 22 Januari 2022 mencapai 19.432 orang atau 79,8 persen dari target sasaran sebanyak 24.350...
Antara

Lampung Catat Dua Penambahan Kasus Covid-19

👤Ant 🕔Minggu 23 Januari 2022, 22:15 WIB
Ia menyebutkan pihaknya sedang melakukan pengawasan terhadap 369 orang berstatus...
MI/DJOKO SARDJONO

Kawasan Rawa Jombor Klaten Ditata Untuk Destinasi Wisata

👤Djoko Sardjono 🕔Minggu 23 Januari 2022, 21:55 WIB
Untuk kelanjutan penataan Pemkab Klaten berharap ada dukungan anggaran dari pusat dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya