Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Padang memberikan bantuan kepada Kabupaten Padang Pariaman yang hampir semua daerahnya dilanda banjir bandang disertai longsor dan angin kencang pada Rabu (29/9) lalu.
Wali Kota Padang Hendri Septa menyerahkan bantuan berupa paket sembako disertai berbagai kebutuhan pokok lainnya. Adapun bantuan yang diserahkan berupa beras 600 kg yang dibagi ke dalam 60 karung serta roti 4 dus, Minggu (3/10).
Hendri mengaku, bantuan yang ia serahkan tersebut hanya tergerak begitu saja sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap sesama.Ia mengungkapkan, aksinya itu dilakukan setelah mendapati video terjadinya banjir bandang di Padang Pariaman tersebut di media sosial. Sehingga itu ia pun bersama jajaran langsung berupaya mengatur langkah untuk bisa memberikan bantuan.
"Kami atas nama Pemerintah Kota Padang dan warga Kota Padang, turut berduka cita atas bencana yang terjadi di Kabupaten Padang Pariaman beberapa hari yang lalu. Semoga bantuan ini dapat setidaknya membantu meringankan beban bagi warga yang tertimpa bencana tersebut," ucap wali kota milenial itu sewaktu menyerahkan bantuan sembako bagi korban banjir di Kabupaten Padang Pariaman yang diterima Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur di ruang kerjanya, Kantor Bupati Padang Pariaman.
Selanjutnya, Wako Hendri Septa juga menyampaikan doa dan dukungan bagi warga Padang Pariaman yang telah terkena bencana banjir disertai longsor dan angin kencang itu. "Semoga badai ini cepat berlalu, karena kita di Kota Padang kemarin juga mengalami hal yang sama. Mudah-mudahan bencana ini tidak terjadi lagi di daerah kita," pungkas Hendri.
Sementara itu Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur menyampaikan ribuan terima kasihnya atas bantuan dari Pemko Padang yang dipimpin langsung Wali Kota Hendri Septa tersebut. "Saya sempat kaget dapat kabar bahwa Pemko Padang akan menyerahkan bantuan bagi warga Padang Pariaman yang telah ditimpa banjir bandang serta longsor dan angin kencang kemarin. Alhamdulillah, kami atas nama pemerintah dan warga Kabupaten Padang Pariaman tentu mengucapkan terima kasih kepada pak wali dan jajaran atas bantuan ini. Semoga menjadi 'si
tawa si dingin' bagi warga yang tertimpa musibah," ucap Suhatri.
Seperti diketahui, Kabupaten Padang Pariaman sempat dilanda banjir, banjir bandang, tanah longsor serta angin kencang pada Rabu (29/9) dimulai sekira pukul 16.00 WIB. Bencana itu mengakibatkan empat orang meninggal dunia akibat tanah longsor dan lima orang luka-luka serta kurang lebih 72 orang mengungsi.
Bencana hidrometeorologi ini dipicu curah hujan yang sangat tinggi disertai angin kencang. Sebanyak 338 unit rumah, 80 ha lahan pertanian, satu unit fasilitas ibadah dan satu unit fasilitias Pendidikan di Kabupaten Padang Pariaman terendam banjir.
Sedangkan dampak kerusakan material akibat angin kencang yakni mengakibatkan 12 unit rumah rusak berat, 10 unit kios atau warung rusak serta 30 kendaraan motor rusak. Selain itu, akses jalan dari Bandara Minangkabau ke Padang Pariaman terganggu karena tertimpa pohon tumbang. (YH/OL-10)
Bencana yang terjadi dengan demikian bukan sarana memecah belah umat, apalagi provokasi gerakan-gerakan antikeindonesiaan.
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Grup UT akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak serta memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) menegaskan penertiban aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sumbar masih berjalan melalui kerja tim terpadu lintas sektor.
PEMERINTAH pusat telah menyiapkan total anggaran sebesar Rp2,6 triliun untuk Sumatera Barat (Sumbar), untuk kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved