Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN lebat mengakibatkan banjir dan tanah longsor di wilayah Kota Padang, Sumatra Barat, pada Rabu (29/9), pukul 14.00 WIB. Banjir masih menggenangi beberapa titik hingga Kamis (20/9) dengan tinggi muka air sekitar 30 cm.
Merespons kejadian ini, Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan BPBD Kota Padang telah melakukan koordinasi dengan berbagai unsur seperti BPBD provinsi, Basarnas, TNI, Polri serta mitra terkait lainnya untuk upaya penanganan darurat.
"Pada saat banjir terjadi, ketinggian muka air berkisar 50–150 cm sehingga kesiapsiagaan dalam evakuasi warga dilakukan tim gabungan di lapangan. Sebanyak 418 warga telah dievakuasi ke tempat yang aman," kata Muhari dalam keterangannya, Jumat (1/10).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang mencatat sejumlah kelurahan di delapan kecamatan terdampak banjir. Kelurahan terdampak dari pendataan kaji cepat sebagai berikut.
Kelurahan Lubuk Buaya, Air Pacah, Batipuh Panjang, Dadok Tunggul Hitam dan Padang Sarai di Kecamatan Koto Tangah.
Kelurahan Koto Baru Nan XX, Pengambiran dan Tanjung Aur Nan XX di Kecamatan Lubuk Begalung.
Kelurahan Gantiang Parak Gadang, Sawahan, Batang Arau dan Jati di Kecamatan Padang Timur. Kelurahan Rawang dan Seberang Padang di Kecamatan Padang Selatan.
Baca juga: Hujan Lebat, Padang Dilanda Banjir dan Longsor
Sedangkan wilayah terdampak di satu kelurahan teridentifikasi di Kelurahan Indarung di Kecamatan Lubuk Kilangan, Kelurahan Gunung Sarik di Kuranji, Kelurahan Batang Arau di Padang Selatan, Kelurahan Tabiang Banda Gadang di Nanggalo.
"Data sementara BPBD Kota Padang pada Kamis (30/9) tercatat 350 unit rumah terendam dan dua titik jalan terdampak material longsor," sebutnya
Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, pada hari ini, Jumat (1/10), wilayah Sumatra Barat masih berpotensi hujan lebat yang disertai petir atau kilat dan angin kencang. Namun untuk wilayah-wilayah yang saat ini terdampak memiliki cuaca cerah hingga berawan. Sedangkan pada esok hari, Sabtu (2/10), wilayah Sumatra Barat secara umum ini masih berpeluang hujan.
Pada analisis potensi gerakan tanah, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menginformasikan wilayah di Kota Padang yang berpotensi pada bahaya tersebut dengan kategori menengah hingga tinggi, seperti di Bungus Teluk Kabung, Koto Tengah, Lubuk Kilangan, Lubuk Selatan dan Pauh. Hanya ada satu wilayah dengan potensi bahaya tinggi gerakan tanah yaitu di Lubuk Begalung.
BNPB terus menerus mengimbau warga untuk selalu waspada dan siap siaga terhadap potensi bahaya hidrometeorologi basah di saat musim hujan berlangsung.
"Pemantauan bahaya dan risiko terhadap bahaya hidrometeorologi dapat dilakukan dengan mengakses aplikasi inaRISK maupun info BMKG. Di sisi lain, warga diminta untuk waspada terhadap potensi gerakan tanah yang dipicu oleh curah hujan dan kondisi potensi yang sudah terjadi," pungkasnya.(OL-5)
Data yang dihimpun BPBD Kabupaten Badung hingga Selasa (24/2) pukul 09.00 Wita sejak Senin (23/2) pukul 18.00 Wita, menyebutkan ada 8 kejadian banjir di Kuta dan 1 di wilayah Kuta Selatan.
BMKG memprakirakan cuaca hujan dengan intensitas lebat disertai petir dan angin kencang di Batam pada siang hingga malam hari, Jumat (20/2).
BMKG beri peringatan dini potensi hujan lebat di Sumatra Utara pada Rabu (18/2). Cek wilayah terdampak mulai dari Medan hingga Simalungun di sini.
BMKG menyampaikan prakiraan cuaca di Jakarta akan ujan hari ini, Senin 16 Februari 2026 siang hingga sore hari.
BMKG menyatakan bahwa dinamika atmosfer yang masih signifikan dalam beberapa hari ke depan berpotensi meningkatkan risiko terjadinya bencana hidrometeorologi.
Hasil analisis atmosfer terkini menunjukkan adanya penguatan Monsun Asia yang membawa aliran angin baratan cukup dominan di wilayah Indonesia.
BERDASARKAN prakiraan cuaca Jawa Tengah hari ini 26 Februari 2026, cuaca ekstrem berpotensi di 18 daerah dan air laut pasang (rob) di perairan utara Jawa.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada Kamis, 26 Februari 2026.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan, terutama bagi mereka yang berada di wilayah dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah barat daya Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat.
Informasi dari BMKG Wilayah III Denpasar menyebutkan potensi tinggi gelombang antara 2,5 meter hingga 4 meter tersebut meliputi di Selat Bali bagian Selatan, Selat Lombok bagian Selatan
Secara keseluruhan, durasi gerhana dari awal fase penumbra hingga akhir akan berlangsung selama 5 jam 41 menit 51 detik. Adapun durasi khusus pada fase totalitas
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved