Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Agincourt Resources menyabet penghargaan secara beruntun, pekan ini. Yang terbaru, pengelola Tambang Emas Martabe di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, itu dinilai menjadi yang terbaik dalam pengelolaan lingkungan hidup usaha pertambangan di Tanah Air.
Direktur Hubungan Eksternal PT Agincourt Resources (PTAR) Sanny Tjan
mengatakan, perusahaannya telah meraih Penghargaan Prestasi Penerapan
Kaidah Teknik Pertambangan Mineral dan Batubara yang Baik tahun 2021 yang diumumkan Ditjen Mineral dan Batubara Kementerian ESDM (KESDM) pada Rabu (29/9).
"PTAR dianugerahi Penghargaan Utama untuk aspek Pengelolaan Lingkungan
Hidup Pertambangan Mineral dan Batubara," ungkapnya, Rabu (29/9).
Ini merupakan penghargaan pemerintah kepada perusahaan pertambangan yang telah melakukan kegiatan usahanya dengan upaya terbaik, terutama dalam penerapan kaidah pertambangan.
Sanny Tjan mengutarakan, selama ini perlindungan lingkungan dari dampak
kegiatan operasional Tambang Emas Martabe merupakan salah satu prioritas tertinggi perusahaan.
Pengelolaan lingkungan di Tambang Emas Martabe tetap tidak berubah sejak dimulainya kegiatan operasi. Mulai dari perlindungan perairan hilir, pengelolaan tailings dan batuan sisa, pengelolaan air sisa proses serta pengelolaan dan pengurangan emisi gas rumah kaca.
Selain itu, manajemen energi, kepatuhan hukum dan lingkungan, perlindungan keanekaragaman hayati, hingga penutupan tambang secara aman dan stabil.
Sehari sebelumnya, PTAR meraih anugerah bergengsi di ajang Penghargaan
Subroto 2021 bidang Kepatuhan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Mineral dan Batu Bara.
PTAR menyabet juara pertama dari kategori Wajib Bayar dengan tingkat
kepatuhan pembayaran tertinggi di sub kategori perusahaan Pemegang Kontrak Karya (KK).
Penganugerahan penghargaan dilakukan secara daring oleh Menteri ESDM Arifin Tasrif. Ini kali kedua penghargaan yang sama diterima PTAR setelah sebelumnya diberikan pada 2019.
Penghargaan itu diberikan kepada perusahaan yang dinilai telah
berkontribusi dan menunaikan kewajiban dengan baik mulai dari pembayaran royalti, jaminan reklamasi, hingga jaminan penutupan tambang.
Bahkan, kata Sanny, PTAR tidak hanya berkontribusi untuk PNBP. Selama 2020 perusahaannya mendistribusikan dana sebesar US$1,9 juta untuk
program pengembangan masyarakat.
Sebagian besar dana difokuskan bukan saja pada pencegahan dan
penanggulangan dampak pandemi covid-19, seperti peningkatan fasilitas,
peralatan kesehatan dan paket sembako.
Namun juga pada inisiatif untuk melaksanakan rencana pengelolaan
masyarakat. Seperti dukungan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hubungan masyarakat dan kegiatan pemberdayaan usaha lokal.
Beberapa hari sebelumnya PTAR juga mendapat penghargaan Program Pencegahan dan Penanggulangan (P2) Covid-19 di Tempat Kerja kategori Gold dari Pemprov Sumut.
Penghargaan ini diberikan karena PTAR dinilai sudah melakukan berbagai
langkah dalam pencegahan dan penangulangan covid-19 di lingkungan
kerjanya. (N-2)
Menurut dia, monorail dipilih karena tidak menimbulkan emisi dan minim gangguan terhadap habitat hewan.
Kepemimpinan transformasional kepala sekolah, budaya hijau sekolah, dan motivasi intrinsik siswa memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku ramah lingkungan.
Produk UltraDex menghasilkan pembakaran lebih efisien sehingga menghasilkan performa mesin yang stabil.
Selain melakukan edukasi langsung di sekolah, sebelumnya para relawan juga telah melakukan kampanye melalui media sosial untuk melakukan mindful consumption.
Upaya mendorong gaya hidup ramah lingkungan melalui sektor ritel mulai diperkenalkan di Bali.
Di tengah meningkatnya perhatian terhadap keamanan pangan, inovasi edible packaging atau kemasan yang dapat dimakan mulai banyak digunakan di berbagai produk makanan. Mengutip
Pencabutan izin usaha pertambangan (IUP) PT Agincourt Resources menjadi perhatian publik karena dampaknya yang luas, terutama terhadap ribuan tenaga kerja
PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe, menyatakan masih menunggu surat resmi pemerintah terkait pencabutan Izin Usaha Pertambangan.
Kabar yang menyebutkan adanya ledakan maupun ratusan orang terjebak di dalam lubang tambang. Menurut dia, informasi yang menyebut angka 700 korban berasal dari kesalahpahaman
BUPATI Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa kabar soal ratusan korban akibat adanya asap di area tambang emas PT Aneka Tambang (Antam) Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tidak benar.
SEBUAH tambang emas diduga milik PT Aneka Tambang (Antam) di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dilaporkan mengalami ledakan, Rabu (14/1) sore.
Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan cadangan emas yang melimpah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved