Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SUNGAI Martapura yang membelah Kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar di Provinsi Kalimantan Selatan mengalami pencemaran dengan kategori tercemar sedang. Belasan perusahaan diduga ikut menjadi penyebab tercemarnya Sungai Martapura.
Dari data Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan, Sungai Martapura berada dalam sub DAS Martapura dengan hulu Sungai Riam Kanan dan Riam Kiwa. Tercatat ada belasan perusahaan yang beroperasi di wilayah sub DAS Martapura ini, tiga diantaranya adalah perusahaan tambang batubara.
Keberadaan belasan perusahaan ini brrpotensi memicu terjadinya pencemaran sungai martapura yang menjadi sumber air baku PDAM, transportasi, pertanian dan perikanan serta kegiatan ekonomi masyarakat lainnya. Selain tambang batubara, belasan perusahaan yang beroperasi di sepanjang sub DAS Martapura adalah perkebunan, perusahaan karet, kayu lapis, pembekuan udang, perhotelan dan home industri.
Pencemaran Sungai Martapura ini jadi prioritas penanganan Pemprov Kalsel dengan melibatkan Pemko Banjarmasin dan Pemkab Banjar melalui program rehabilitasi sungai yang disebut Sungai Martapura Bungas.
Program ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi sungai sebagai sendi kehidupan bagi masyarakat sepanjang daerah aliran Sungai Martapura, di Kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar.
Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor beberapa waktu lalu mengatakan peran masyarakat sangat penting untuk membantu pemerintah menjaga lingkungan, khususnya perairan sungai termasuk Sungai Martapura. Program Sungai Martapura Bungas ini sudah diluncurkan pada saat peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Juni 2021 lalu.
Direktur Operasional PDAM Bandarmasih, Sopian, mengungkapkan dari waktu ke waktu kualitas air baku PDAM yang berasal dari Sungai Tabuk dan Sungai Martapura terus menurun. Selain masalah pencemaran bakteri ecoli, PH air juga menurun disamping masalah interusi air laut.
Hal ini mengharuskan pihak PDAM meningkatkan penggunaan bahan kimia untuk menetralkan atau menambah PH air agar sesuai standar baku mutu untuk keperluan air minum masyarakat. (OL-13)
Baca Juga: Pembangunan Infrastruktur di Kalteng Dipercepat
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup akan melakukan audit lingkungan terhadap 182 perusahaan tambang dan sawit yang dinilai menjadi penyebab kerusakan lingkungan dan bencana banjir
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan meningkatkan status kebencanaan menjadi tanggap darurat bencana hidrometeorologi menyusul semakin parahnya kondisi banjir di wilayah tersebut.
BPBD terus menggenjot langkah-langkah strategis untuk meningkatkan mitigasi bencana.
Data Pusdalops BPBD Kalsel mencatat sejumlah wilayah Kalsel saat ini mengalami banjir meliputi Kabupaten Banjar, Balangan dan Hulu Sungai Utara.
(KPK) membeberkan modus dugaan pemerasan terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan tiga orang jaksa di Kalsel. KPK telah menetapkan tiga tersangka
KEPOLISIAN Daerah (Polda) Kalimantan Selatan menerjunkan 3.800 personel untuk membantu kelancaran dan keamanan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Banyak petani di sejumlah daerah seperti Sungai Tabuk, Martapura Barat dan Martapura Timur tidak bisa bercocok tanam karena banjir.
Sungai Martapura di Provinsi Kalimantan Selatan masuk dalam salah satu daerah aliran sungai (DAS) prioritas rehabilitasi Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).
Sampah di sungai termasuk gulma tanaman enceng gondok menjadi tantangan dalam upaya pengelolaan sungai.
Indonesia memiliki banyak sungai, berikut 10 sungai terpanjang di Indonesia.
Bakal calon presiden yang diusung NasDem, Demokrat, dan PKS, Anies Baswedan, menyusuri Sungai Martapura saat kunjungan ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Kemenangan Persis berkat gol yang dicetak Beto Goncalves dan Fabiano Beltrame
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved