Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Kalimantan Tengah Sugianto Sabran meninjau ke beberapa wilayah yakni Kabupaten Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, dan Kabupaten Sukamara, untuk memastikan percepatan pencapaian pembangunan infrastruktur yang merata di setiap daerah. Percepatan Pembangunan Infrastruktur dilakukan sebagai upaya peningkatan perekonomian masyarakat.
Sugianto memastikan pembangunan infrastruktur tetap terus dilakukan sehingga kuantitas dan kualitas infrastruktur khususnya jalan disetiap kabupaten dan kota dapat terus ditingkatkan, utamanya penyediaan jalan agar aksestabilitas dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat.
"Dengan adanya aksestabilitas yang baik di wilayah Kalimantan Tengah, mobilitas masyarakat menjadi tidak terhambat dan kegiatan ekonomi serta bisnis juga dapat dilakukan dengan efisien," katanya, usai peninjauan di daerah, Selasa (28/9).
Peningkatan kuantitas dan kualitas infrastruktur yang merata pada setiap daerah, akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) yang signifikan, ujar Sugianto.
"Selama pandemi Covid-19 hampir seluruh aspek kehidupan terdampak hingga saat ini belum kunjung usai. Namun dengan semangat Isen Mulang, saya mengajak seluruh elemen masyarakat di Kalimantan Tengah bangkit dari keterpurukan akibat pandemi Covid-19 ini," ujarnya.
Gubernur dua periode ini menuturkan, pihaknya terus berupaya memberikan dukungan kebijakan Presiden RI Joko Widodo dalam hal Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Menurutnya, kebijakan tersebut harus disosialisasikan kepada seluruh elemen masyarakat, dalam rangka memulihkan kembali ekonomi nasional.
"Kalimantan Tengah ini sangat kaya, tetapi kita mau atau tidak untuk mengelola dan menggali potensinya. Kalau sudah dikelola kemudian mau tidaknya kita memeliharanya untuk kelangsungan dimasa yang akan datang," tutur Sugianto.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)
Kalimantan Tengah, Shalahuddin menyebutkan, realisasi pembangunan infrastruktur jalan di provinsi setempat telah melebihi target nasional.
"Untuk target nasional, angka kemantapan jalan adalah 72 persen. Sementara Provinsi Kalimantan Tengah sekarang ini, kemantapan jalan berada pada angka 85 sampai 87 persen. Ini yang terus dipertahankan," katanya beberapa waktu lalu (24/9) di Palangka Raya.
Salahuddin menjelaskan, walau terdapat beberapa anggaran pembangunan yang dialihkan untuk penanganan Covid-19. Pihaknya, terus berupaya untuk mempertahankan kondisi infrastruktur jalan yang telah dibangun dengan melakukan pemeliharaan secara berkala.
"Ini semua pembangunan dilakukan melalui program perencanaan Pemprov Kalimantan Tengah. Kami berharap, mudah-mudahan pandemi segera selesai dan pembangunan berjalan dengan baik tidak terkendala," harapnya. (OL-13)
Baca Juga: Telan Rp163 M, Kementerian PUPR Rampungkan Renovasi Gedung RSCM Kiara
Bantuan ini adalah wujud nyata dari nilai-nilai gotong royong dan rasa persaudaraan yang tertanam kuat sesuai falsafah Huma Betang.
Gubernur menjelaskan, penyaluran akan dilakukan secara proporsional ke tiga provinsi terdampak.
BMKG Kalimantan Tengah (Kalteng) memprakirakan adanya potensi hujan lebat dan petir yang diakibatkan cuaca ekstrem, terutama Kabupaten Murung Raya, Kapuas bagian utara, dan Barito Utara.
KALIMANTAN Tengah (Kalteng) mendapat penghargaan Empowerment of Algriculture & Food Self-Sufficiency dalam Program Lumbung Pangan Nasional pada ajang Indonesia Kita Awards 2025 yang digagas oleh Garuda TV.
WAKIL Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo merespons penurunan alokasi dana transfer dan Dana Bagi Hasil (DBH) yang dialami pemerintah daerah provinsi maupun kabupaten/kota.
Rekaman video yang beredar memperlihatkan dua unit alat berat dikerahkan untuk membongkar lantai jembatan yang rusak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved