Jumat 24 September 2021, 15:45 WIB

Sumbar Ingin Geopark Ranah Minang Masuk UNESCO Global Geopark

Yose Hendra | Nusantara
Sumbar Ingin Geopark Ranah Minang Masuk UNESCO Global Geopark

Antara/Iggoy el Fitra.
Foto udara pengunjung menikmati fasilitas jalan di atas sawah, Rest Area Geopark Silokek, Kabupaten Sijunjung, Sumatra Barat, Minggu (5/9).

 

PEMERINTAH Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) mengusulkan Geopark Ranah Minang (GRM) menuju UNESCO Global Geopark (UGG). Saat ini Sumbar memiliki tiga geopark nasional yaitu Geopark Ngarai Sianok Maninjau, Geopark Sawahlunto, dan Geopark Silokek.

Gubernur Sumbar Mahyeldi mengatakan, Sumbar berada di tengah-tengah patahan besar Sumatra yang punya risiko bencana tinggi. Di sisi lain, kawasan itu memiliki bentangan alam dan potensi geologi yang unik, sehingga dapat dikembangkan sebagai geopark dan ditargetkan diusulkan menjadi UNESCO Global Geopark pada 2023.

Ada 11 kabupaten dan kota di Sumbar yang memiliki kekayaan berupa keunikan geologi, unsur arkeologi, ekologi dan budaya yang dikenal dengan geopark. "Oleh sebab itu, pada 2023 kami menargetkan mengusulkan Geopark Ranah Minang menjadi UNESCO Global Geopark," tegasnya.

Dikatakannya, kekayaan yang kita miliki merupakan potensi yang perlu dikembangkan ke depan agar bermanfaat bagi masyarakat. "Pemprov Sumbar mendukung penuh pengembangan kawasan geopark di Sumbar yang berpilar kepada konservasi, edukasi, dan pemanfaatan ekonomi masyarakat melalui geowisata," jelasnya.

Kepada dinas terkait, ia meminta agar disusun jalur geowisata yang terintegrasi sebagai strategi untuk menarik wisatawan datang ke Sumbar. "Hal tersebut sejalan dengan program desa wisata yang didukung oleh 
Kementerian Pariwisata sehingga tercipta konsep wisata yang terintegrasi," ujarnya.

Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Novrial mengatakan, saat ini Sumbar sudah memiliki tiga geopark nasional yaitu Geopark Ngarai Sianok Maninjau, Geopark Sawahlunto, dan Geopark Silokek. "Namun, masih ada empat geopark lagi yang akan diusulkan menjadi Kawasan Geopark Nasional yaitu Geopark Harau, Talangmau, Singkarak, dan Geopark Goa Batu Kapal," ujarnya.

Baca juga: Diguyur Hujan Tujuh Jam Ribuan Rumah di Ende Kebanjiran

Keempat Geopark tersebut masih menunggu penetapan warisan geologi dari Menteri ESDM sebagai salah satu syarat pengusulan geopark nasional. "Diharapkan nanti pada 2023 seluruh geopark tersebut, yang disebut sebagai Geopark Ranah Minang, dapat diusulkan bersama-sama sebagai UNESCO Global Geopark," harapnya. (OL-14)

Baca Juga

MI/Dwi Apriani

Polda Sumsel Amankan 22 Pencuri Buah Sawit

👤Dwi Apriani 🕔Senin 25 Oktober 2021, 21:29 WIB
Polda Sumatra Selatan menangkap sebanyak 22 orang pelaku pencurian buah sawit di lahan milik PT Lonsum Mangsang, Kecamatan Bayung Lencir,...
Antara

Nahdliyin Kini Miliki Media Sosial NUCHAT

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 25 Oktober 2021, 21:00 WIB
Ketua Umum PBNU Kiai Said Aqil Siradj mengatakan hadirnya aplikasi tersebut menjadikan tolok ukur kemajuan bagi NU di tengah era serba...
MI/Dwi Apriani

BPJamsostek Sumbagsel Dampingi Atlet yang Cidera saat PON XX Papua

👤Dwi Apriani 🕔Senin 25 Oktober 2021, 20:40 WIB
Deputi Direktur Wilayah BPJamsostek Kanwil Sumbagsel, Surya Rizal menjelaskan pihaknya akan proaktif menjalin koordinasi dan melakukan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Proyek Strategis Terus Melaju

Pemerintah perlu melakukan berbagai langkah extraordinary agar realisasi PSN dapat berjalan lebih maksimal.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya