Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
BERDASARKAN kondisi geografis, geologis, klimatologis, dan hidrologi, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, merupakan daerah rawan bencana banjir, longsor, dan angin puting beliung. Menghadapi bencana hidrometeorologi di musim hujan ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten telah melakukan berbagai langkah antisipasi.
Kepala Pelaksana BPBD Klaten, Sip Anwar, saat ditemui Media Indonesia di kantornya, Jumat (17/9), menyebutkan 11 wilayah kecamatan di Klaten yang rawan banjir di musim hujan. Kawasan yang berpotensi atau rawan terjadi banjir di musim hujan, yakni Prambanan, Gantiwarno, Wedi, Bayat, Cawas, Trucuk, Karangdowo, Pedan, Ceper, Juwiring, dan Wonosari.
Banjir yang terjadi di Klaten, jelas Sip Anwar, adalah dari luapan beberapa sungai utamanya Sungai Bengawan Solo dan Sungai Dengkeng yang merupakan anak Bengawan Solo. Kabupaten Klaten memiliki 80 sungai dengan klasifikasi ordo induk yakni Sungai Bengawan Solo, ordo I Sungai Dengkeng, ordo II ada 24 sungai, dan ordo III sebanyak 54 sungai.
Sedangkan ancaman bencana gerakan tanah atau longsor berpotensi terjadi di tujuh wilayah kecamatan, yakni Bayat, Cawas, Prambanan, Kemalang, Gantiwarno, Wedi, dan Manisrenggo. "Sedangkan ancaman puting beliung yang juga perlu kita waspadai, adalah karena bencana angin kencang itu berpotensi terjadi di seluruh 26 wilayah kecamatan di Klaten," ujar Sip Anwar.
Untuk antipasi bencana hidrometeorologi yang berpotensi terjadi di musim hujan ini, BPBD Klaten telah melakukan berbagai langkah dalam upaya mitigasi atau pengurangan risiko bencana. "Koordinasi dengan dinas terkait, antara lain Dinas PUPR, Dinas Sosial, dan Dinas Pertanian pun telah kami laksanakan. Tentu, termasuk dengan BBWS, TNI-Polri, dan relawan," ujarnya.
Menurut Sip Anwar, keterlibatan relawan itu sangat penting dalam penanganan bencana alam. Karena, tanpa bantuan relawan, BPBD Klaten tidak akan bisa berbuat atau bekerja maksimal.
Selain berkoordinasi dengan para pihak terkait, BPBD Klaten juga telah mempersiapkan sarana dan prasarana jika terjadi bencana alam, misal banjir, tanah longsor, dan puting beliung.
"Kami sudah siapkan perahu karet, gergaji mesin, genset, beronjong kawat, dan karung pasir. Pun tenda dan logistik kita siapkan untuk pengungsi yang wilayahnya diterjang banjir," jelasnya.
BPBD Klaten juga telah mendirikan posko relawan di daerah rawan banjir, tanah longsor, dan puting beliung. Selain itu, lanjut Sip Anwar, untuk memantau situasi sungai di musim hujan ini, sistem peringatan dini (early warning system) juga telah dipasang di dua lokasi, yakni di Sungai Talang dan Kragilan.
BPBD Klaten meminta masyarakat di daerah aliran sungai untuk waspada. Demikian pula dengan warga yang tinggal di lereng Bukit Seribu yang rawan longsor.
"Bukit Seribu di Gunungkidul yang rawan longsor, yakni di Desa Ngandong dan Desa Burikan. Karena itu, untuk antisipasi terjadi longsor, kami imbau warga mengadakan kegiatan ronda," pungkasnya.(OL-15)
Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah mempersiapkan berbagai upaya untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas di jalan tol saat puncak mudik lebaran 2026.
Pada Senin (16/3) jumlah pemudik masuk ke Jawa Tengah melalui Jalan Tol Trans Jawa terus meningkat sejak Minggu (15/3), rata-rata setiap berkisar 1.400-1.900 kendaraan masuk ke Kota Semarang.
Gubernur Ahmad Luthfi lepas belasan ribu peserta Mudik Gratis Jateng 2026. Targetkan 17 juta pemudik dongkrak ekonomi daerah dan UMKM lokal. Simak selengkapnya!
Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi melepas 325 armada bus yang mengangkut belasan ribu pemudik dari Jabodetabek ke 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengimbau para pemudik untuk tidak membawa kerabat atau teman kembali ke Jakarta setelah Lebaran
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menanggapi OTT KPK di Cilacap dan kembali menegaskan pentingnya integritas kepala daerah serta ASN dalam pemerintahan.
BMKG Samarinda mengeluarkan peringatan dini potensi banjir dan longsor di Kalimantan Timur (Kaltim) periode 11-20 Maret 2026 akibat curah hujan tinggi.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang akibat cuaca ekstrem ini.
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem di wilayah ibu kota selama sepekan ke depan.
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sulawesi Selatan hari ini, 6 Maret 2026. Makassar dan sekitarnya berpotensi hujan lebat hingga 13:10 WITA.
BMKG NTT meminta warga waspada terhadap tiga bibit siklon tropis (90S, 93S, 92P) yang memicu hujan ekstrem dan angin kencang di seluruh wilayah NTT.
BMKG Wamena mengimbau warga di 8 kabupaten Papua Pegunungan waspada bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor hingga April 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved