Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA komoditas telur di daerah Banyumas, Jawa Tengah, turun drastis dalam enam hari terakhir. Diduga hal itu terjadi lantaran pasokan telur yang melimpah.
Imel, salah seorang pedagang sembako di Kompleks Pasar Wage Purwokerto, menyebutkan, sebelumnya ia menjual telur dengan Rp 24 ribu per kilogram. Namun saat ini harga telur anjlok di kisaran Rp18 ribu per kilogram.
"Pasokan telur banyak, tapi daya beli masyarakat sepertinya menurun. Belakangan kurang laku dan banyak juga yang sampai busuk," katanya, Kamis (16/9).
Laeli, pengelola toko sembako di Kawasan Dukuh Waluh, Purwokerto, mengatakan hal yang sama. Harga telur anjlok sejak sepekan terakhir. Semula ia menjual telur dengan kisaran harga Rp24 ribu per kg. Namun saat ini telur dipasarkan dengan harga Rp18.500 per kg.
Menurut Laeli, tidak ada yang berubah dari jumlah pasokan telur yang ia terima, yakni sebanyak lima krat per hari. Tiap krat berisi 10 kg telur. Setiap hari ia bisa menjual telur rata-rata 30 kg per hari. Pasokan telur ia dapat dari pedagang besar di daerah Djkuh Waluh.
Baca juga: Produksi Jagung Cukup, Ini Solusi Stabilisasi Harga Pakan dan Telur
"Pasokannya masih banyak, tidak berkurang. Tapi dari sananya memang harga telur sudah turun," katanya. (OL-14)
Capaian ini sekaligus mencatatkan Jawa Tengah sebagai daerah dengan serapan tenaga kerja tertinggi kedua di Pulau Jawa,
Kesenjangan akses medis antara kota dan desa harus segera diakhiri melalui jemput bola pelayanan.
Strategi penanganan dilakukan melalui skema peningkatan hingga rehabilitasi rutin untuk menjaga konektivitas antarwilayah.
Hingga Oktober 2025, kerusakan kawasan konservasi akibat tambang ilegal telah mencapai 409 hektare.
Tol Kanci-Pejagan, tercatat sebanyak 3.465 kendaraan melintas keluar tol sejak pukul 00.00 hingga pukul 08.00 WIB pagi tadi.
Prestasi gemilang tersebut dinilai menjadi bagian krusial dari keberhasilan kontingen Indonesia dalam mempertahankan posisi teratas pada pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara tersebut.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, aparat antirasuah menyasar Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Banjir di Pekalongan mengganggu operasional kereta api. KAI mencatat refund tiket penumpang mencapai Rp3,5 miliar akibat pembatalan perjalanan.
Melihat kondisi cuaca yang masih hujan hingga saat ini, ia juga meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk ikut serta melakukan modifikasi cuaca.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
Sementara itu di Kabupaten Pati ratusan warga di Desa Doropayung, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, kini mulai mengungsi di tiga lokasi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved