Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PENELITI dalam negeri memerlukan banyak dorongan, salah satunya
dalam mempublikasikan hasil penelitian mereka. Hal ini penting agar riset yang dilakukan para ilmuwan itu berkontribusi terhadap kemajuan negara.
Hal ini mendorong Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Universitas Islam Bandung (LPPM Unisba) untuk tetap menyelenggarakan
kegiatan tahunan Bandung Annual International Conference (BAIC). Pada
penyelenggaraan tahun ini, mereka mengusung tema : Innovation and Adaptation for Sustainable Development Goals.
Ketua LPPM Unisba, Neni Sri Imaniyati, mengatakan, tujuan dari
penyelenggaraan kegiatan ilmiah BAIC ini adalah untuk menjadi wadah
publikasi bagi para peneliti atas riset yang telah mereka lakukan. Acara ini juga sekaligus menjadi tempat pertukaran ide dan pengetahuan terbaru.
"Acara ini akan meningkatkan jejaring dan kolaborasi di level nasional dan internasional. Forum ilmiah ini juga diharapkan dapat menambah wawasan dan kematangan berpikir para peserta secara ilmiah," kata Neni, Rabu (15/9).
BAIC tahun ini adalah penyelenggaraan keempat. Sama seperti tahun lalu,
diselenggarakan secara online melalui zoom meeting.
Kegiatan konferensi ini, kata dia, dibagi menjadi dua kegiatan utama
yaitu Scientific & Technology Research Symposium (SiRes) dan Social &
Humanities Research Symposium (SoRes).
Tema untuk SiRes tahun ini adalah : Innovation of Science and Technology for Sustainable Development Goals. Sementara tema untuk SoRes adalah Islam, Media and Education in Building Adaptation for Sustainable Development Goals.
"Jumlah total peserta tahun ini sama dengan peserta tahun lalu yakni
219," ujar Neni.
Ke-219 peserta terbagi menjadi 153 peserta SoRes dan 66 peserta SiRes.
Peserta yang hadir sebagian besar adalah peneliti dan dosen di
lingkungan Unisba. Ada juga, yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di dalam dan luar negeri.
Neni menjelaskan, area riset yang masuk dalam SiRes adalah Teknik
Industri, Teknik Pertambangan, Perencanaan Wilayah dan Kota, Statistik,
dan Matematika. Sementara riset yang masuk dalam area SoRes adalah Komunikasi, Psikologi, Manajemen, Akuntansi, Ekonomi, Hukum, Pendidikan Islam, Pendidikan Anak Usia Dini, Komunikasi dan Penyiaran
Islam, Ekonomi Syariah dan bidang lain yang terkait.
"Kami juga menghadirkan pembicara kunci dalam kegiatan ini, yakni Prof Stewart Barr dari University of Exeter, United Kingdom, serta Doktor Mohamad Satori dari Unisba," lanjut Neni.
Menurutnya, sehari sebelum pelaksanaan konferensi pada Rabu 15 September dilakukan kegiatan coaching clinic penulisan artikel ilmiah bagi para peneliti dan dosen yang mengikuti acara konferensi.
Dalam klinik penulisan ini, kata dia, para peserta akan diberi panduan
menulis artikel sesuai ketentuan penerbit internasional yang akan
menerbitkan hasil-hasil riset yang dipresentasikan saat konferensi.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, artikel dalam konferensi ini akan
dipublikasikan di prosiding internasional sehingga kegiatan konferensi
ini tidak berhenti hanya pada presentasi hasil penelitian semata.
"Konferensi ini menjadi wadah bagi para dosen Unisba, khususnya, untuk
mempublikasikan hasil riset mereka secara internasional melalui
prosiding internasional," tambah Neni.
Sementara itu, Wakil Rektor I Unisba A Harits Nu'man, mengatakan, acara ini tak hanya konferensi satu atau dua hari saja, tapi lebih pada publikasi penelitian.
"Ini kelebihannya. BAIC bisa membantu para penulis bagaimana mempublikasikan artikel di tingkat internasional dan terindeks internasional," tambahnya. (N-2)
Penelitian ini menawarkan rekomendasi yang dinilai dapat memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi tantangan keamanan regional.
Para ilmuan menemukan bahwa bagian otak yang awalnya dianggap hanya memproses penglihatan ternyata dapat memicu gema sensasi sentuhan.
Resiliensi petani merupakan syarat penting jika pengelolaan usaha kelapa di provinsi tersebut ingin berkelanjutan.
Hasil penelitian menemukan persoalan kental manis bukan hanya perihal ekonomi, tetapi juga regulasi yang terlalu longgar.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menilai Kitab Fikih Zakat karya Dr. Nawawi Yahya Abdul Razak Majene sangat relevan bagi pengelolaan zakat di era modern.
Efikasi masyarakat dan norma kelompok terbukti lebih berpengaruh terhadap partisipasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dibandingkan pendekatan berbasis rasa takut.
Selama ini, proses publikasi sering kali menjadi bottleneck atau leher botol yang menghambat diseminasi pengetahuan.
WAKIL Rektor Bidang Mutu dan Kerja Sama Universitas Paramadina, Iin Mayasari, mengatakan bahwa perguruan tinggi sedang mengalami tekanan yang cukup tinggi karena tuntutan untuk publikasi.
Menteri Meutya juga menyoroti pentingnya pemanfaatan media luar ruang seperti billboard dalam menyampaikan informasi program-program prioritas pemerintah.
Salah satu upaya dalam menjaga komitmen dalam sebuah hubungan dengan melakukan publikasi agar banyak orang tahu dan tidak ada hal yang disembunyikan
Burhanuddin menegaskan komitmen kejaksaan untuk terus menyampaikan capaian dan kegiatan yang dilaksanakan kepada publik.
Hal itu menjadi indikasi bahwa proses rekapitulasi penghitungan suara belum rampung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved