Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Jurnal Pro Hadirkan Revolusi Publikasi Ilmiah: Pangkas Waktu Tunggu hingga 50 Persen

Basuki Eka Purnama
19/12/2025 20:58
Jurnal Pro Hadirkan Revolusi Publikasi Ilmiah: Pangkas Waktu Tunggu hingga 50 Persen
Ilustrasi(MI/HO)

INDONESIA terus berupaya memperkuat posisi sebagai kekuatan akademik di tingkat regional. Namun, data menunjukkan bahwa meski volume riset meningkat, tantangan besar masih tertahan pada kecepatan publikasi yang terakreditasi SINTA maupun terindeks global. 

Menjawab urgensi nasional tersebut, PT Publikasi Jurnal Profesional resmi meluncurkan Jurnal Pro, sebuah platform terintegrasi yang diklaim mampu memangkas waktu publikasi hingga 50%.

Selama ini, proses publikasi sering kali menjadi bottleneck atau leher botol yang menghambat diseminasi pengetahuan. Lemahnya standarisasi proses peer-review dan minimnya transparansi telah memicu keresahan di kalangan dosen, terutama mereka yang terikat target ketat kenaikan Jabatan Fungsional (Jafung).

Direktur Utama PT Publikasi Jurnal Profesional Nur Habibah menjelaskan bahwa Jurnal Pro dibangun di atas filosofi efisiensi dan integritas. Ia menekankan bahwa di era digital, kecepatan adalah kunci dalam penyebaran inovasi.

"Publikasi bukan lagi tentang kesabaran menunggu, tetapi tentang strategi percepatan. Kami melihat proses publikasi sebagai rantai nilai. Jika satu mata rantai (seperti review teknis atau formatting) lambat, maka seluruh inovasi tertunda. Jurnal Pro hadir untuk memastikan inovasi dari peneliti Indonesia dapat segera diakses oleh publik dan kolega global," kata Nur.

Tiga Pilar Strategis Dukung Target Nasional

Guna mendukung agenda peningkatan mutu SDM yang dicanangkan pemerintah, Jurnal Pro menerapkan tiga pilar utama yang disesuaikan dengan kebutuhan riil akademisi saat ini:

  1. Verifikasi Format Otomatis: Melalui sistem pre-screening otomatis, platform ini mampu menganalisis format dan tata letak naskah sebelum masuk ke meja reviewer. Langkah ini secara drastis mengurangi risiko penolakan akibat faktor teknis yang sering membuang waktu peneliti.
  2. Jaringan Reviewer Terkurasi: Jurnal Pro bekerja sama dengan mitra reviewer yang terikat pada Key Performance Indicator (KPI) waktu yang ketat. Hal ini menjamin setiap naskah ditinjau sesuai batas waktu yang disepakati tanpa mengurangi kualitas ilmiah.
  3. Konsistensi Standar SINTA dan Internasional: Seluruh jurnal dalam ekosistem ini berkomitmen pada akreditasi SINTA dan pengindeksan global seperti Scopus. Ini memastikan setiap publikasi memiliki validitas tinggi untuk kebutuhan karier akademik.

Melalui platform yang mudah diakses, Jurnal Pro menargetkan peningkatan signifikan dalam jumlah publikasi berkualitas dalam dua tahun ke depan. 

Kehadiran layanan ini diharapkan tidak hanya membantu individu dosen secara personal, tetapi juga memperkuat reputasi institusi pendidikan tinggi di Indonesia secara kolektif.

"Kami mengundang seluruh akademisi dan institusi untuk berkolaborasi. Saatnya kita beralih dari proses manual yang lamban ke solusi digital yang profesional. Kunjungi jurnalpro.com dan jadilah bagian dari revolusi publikasi ilmiah Indonesia," tutup Nur Habibah. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya