Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
PETANI di Provinsi Aceh, menyambut gembira kenaikan harga sawit TBS (Tandan Buah Segar). Kenaikan harga jual dari petani ke tengkulak (pengusaha penampung) sejak sepekan terakhir itu sangat mengembirakan petani dan pekerja kebun.
Apalagi udara segar ini menghembus ditengah kondisi bara pandemi covid-19 melanda negeri ini. Tentu sangat berpengaruh positif terhadap warga di pedalaman provinsi berjulukan Serambi Mekkah itu.
Penelusuran Media Indonesia, di Kecamatan Matangkuli dan Kecamatan Pirak Timu, Kabupaten Aceh Utara, pada Sabtu (4/9) misalnya, harga sawit tandan buah segar di tingkat tengkulak mencapai Rp2.000 per kg (kilogram). Harga tersebut lebih tinggi dari pertengahan bulan Agustus atau dua pekan lalu Rp1.700 per kg.
Baca juga: Polisi Cari Pelaku Perusakan Masjid Ahmadiyah di Kalbar
Lalu harga di tingkat agen pengumpul yang bersedia menjemput langsung di lokasi kebun sawit, dari dua pekan lalu Rp1.600 per kg, kini meningkat menjadi Rp1.800 per kg. Kedua pembeli ini langsung membayar lunas saat mengambil buah bahan baku minyak goreng tersebut.
"Ini suatu kegembiraan sehingga meningkatkan motivasi petani sawit. Kadang kami khawatir juga apakan harga seperti sekarang bisa bertahan. Kehadiran pemerintah di tengah perlakuan manajemen pasar sawit cukup diharapkan. Jangan sampai hal ini menjadi titik awal terjun bebas hingga level Rp650 per kg seperti dua tahun lalu" keluh petani sawit Teungku Zakaria yang juga Imam Besar Masjid Babul Khairat, Matang Peusangan Matangkuli.
Kenaikan harga hasil bumi bahan baku minyak goreng ini juga menggembirakan warga Kabupaten Aceh Barat Daya. Namun kenaikan di wilayah Aceh bagian barat selatan ini tidak seindah dinikmati petani Aceh Utara.
Misalnya di tingkat pabrik CPO (pabrik pengolahan sawit) PT Mon Jambe, Gampoeng Ie Mirah, Kecamatan Babahrot, Aceh Barat Daya, harga sawit TBS juga Rp2.000 per kg. Walaupun harga itu masih belum sesuai dengan di Aceh Utara yang baru ditingkat tengkulak sudah berani membeli Rp2.000 per kg. Sebaliknya harga jual ke perusahaan pengolahan minyak sawit lebih tinggi lagi.
"Kalau dibanding dengan Aceh Utara, sedikit lebih rendah harga di Aceh Barat Daya, mungkin ada permainan pengusaha pengolah CPO. Di sinilah timbul pertanyaan mengapa beda harga di Kabupaten Aceh Utara dengan di Kabupaten Aceh Barat Daya. Itulah perlu kehadiran pemerintah guna mengintervensi harga yang standar dan tidak merugikan pihak manapun" tutur Junaidi petani sawit di Aceh Barat Daya. (H-3)
Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan produksi dan stok crude palm oil (CPO) nasional dalam kondisi aman untuk mengantisipasi lonjakan permintaan minyak goreng selama Ramadan.
Subholding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), PTPN IV PalmCo, mencatat laba bersih unaudited sebesar Rp6,19 triliun sepanjang tahun buku 2025.
Normansyah menegaskan BPDP berkomitmen berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten dan kementerian terkait dalam mempercepat program-program perkebunan tersebut.
Di tengah harga energi global yang masih bergejolak dan tekanan impor bahan bakar minyak yang terus membayangi anggaran negara, kebijakan energi kini tak lagi sekadar urusan teknis.
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
BERBAGAI komentar negatif terus dinarasikan dalam beberapa bulan terakhir ini terkait dengan komoditas nonmigas andalan utama ekonomi nasional, yakni kelapa sawit.
Mendagri Muhammad Tito Karnavian, mengunjungi Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, untuk memastikan percepatan pemulihan serta penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.
Terprovokasi isu krisis stok nasional 21 hari, akibat perang AS-Israel vs Iran, antrean Bahan Bakar Minyak (BBM) pada SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) di Provinsi Aceh meluas.
Kepala Satuan Tugas Kewilayahan Percepatan Rehabilitasi Rekonstruksi Aceh Safrizal ZA menyerahkan bantuan kemanusiaan berupa peralatan dapur kepada masyarakat terdampak banjir Aceh.
FENOMENA gerhana bulan total 3 Maret 2026, diperkirakan mulai terjadi pada pukul 15.44 Wib dengan fase panumbra. Kementerian Agama Provinsi Aceh menyediakan 4 unit teleskop.
Simak jadwal fase Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 di Aceh. Cek waktu puncak, fase yang terlihat, dan imbauan shalat khusuf dari BMKG & Kemenag.
Satgas PRR Pascabencana Sumatera menargetkan seluruh pengungsi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat keluar dari tenda darurat sebelum Idul Fitri 2026
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved