Kamis 02 September 2021, 13:50 WIB

Jatim Bebas Zona Merah, Khofifah Minta Kepala Daerah tetap Waspada

Faishol Taselan | Nusantara
Jatim Bebas Zona Merah, Khofifah Minta Kepala Daerah tetap Waspada

Antara
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa minta wali kota/bupati di wilayahnya tetap waspadai pandemi Covid-19, Kamis (2/9)

 

GUBERNUR Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meminta agar seluruh bupati/ wali kota tetap meningkatkan kewaspadaan dan tidak melonggarkan protokol kesehatan. Kendati, wilayahnya sudah tidam masuk zona merag Covid-19.

"Jangan nanti level 3 itu kemudian diikuti euforia. Nah ini tetap harus dalam kewaspadaan dan disiplin protokol kesehatan yang tetap ketat. Sehingga sekarang level 3 bisa turun level 2, bisa turun level 1, yang sekarang orens, bisa kuning, bisa hijau," pesan Khofifah di Surabaya, Kamis (2/9).

Gubernur melakukan Rapat Koordinasi Evaluasi PPKM di Jawa Timur, bersama Forkopimda Jatim, diikuti Panglima Daerah Militer V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Wakapolda Jawa Timur (Jatim), Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, Plh Sekretaris Daerah Provinsi Jatim, Heru Tjahjono, perwakilan Kepala OPD Pemprov Jatim serta Bupati se-Bakorwil Jember.

Berdasarkan data dari Satgas Covid Nasional, sejumlah Kabupaten Kota di Jatim berhasil turun level. Hal ini menunjukkan keberhasilan penanganan dan pengendalian Covid-19.

Gubernur mencontohkan, pada wilayah Tapal Kuda, seperti Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Jember, dan Lumajang. Dimana daerah ini berhasil keluar dari level 4 dan kini tutun menjadi level 3. Diharapkan, prokes tidak dikendurkan.

"Nah, kewaspadaan kewaspadaan seperti ini, harus dibangun dengan Forkopimda Kabupaten Kota yang perspektifnya itu sama," imbuhnya.

Kasus Covid-19 diprotret secara internasional. Digambatkan saat ini, sejumlah negara mengalami kenaikan secara eksponensial (kenaikan secara kualitas dan kualitas). "Ada negara-negara yang sudah melandai sekali, tiba-tiba ketika lengah, melonggarkan protokol kesehatan, kemudian ada kenaikan lagi secara eksponensial," tuturnya.

Sejumlah negara yang disinyalir mengalami kenaikan, Khofifah mengatakan, seperti di Amerika, Jepang maupun Israel. "Jadi, betapa kenaikan secara eksponensial, itupun juga terjadi pada mereka yang bahkan sudah divaksin dua kali," terangnya.

Indonesia, bahkan juga Jatim, sempat mengalami kenaikan kasus Covid-19 yang berasal dari varian Delta. Varian ini tidak pernah diduga sebelumnya, bahkan dialami sejumlah negara yang sudah divaksin dua kali.

"Kita berdoa mudah-mudahan nggak ada varian-varian baru yang memberikan dampak kemungkinan percepatan penyebaran secara eksponensial," tandasnya. (OL-13)

Baca Juga: NasDem NTT Sasar Rumah Ibadah Untuk Percepat Vaksinasi Covid-19

 

Baca Juga

dok.Ist

Jawara Sumedang Dukung Sandiaga Jadi Presiden

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 23:28 WIB
PARA relawan Jaringan Wanita Nusantara (Jawara) Sandi Uno memberikan pelatihan budidaya tambak ikan di Waduk Jatigede, Desa Tarjunajaya...
Dok. PT SIS

Maksimalkan Potensi Bahari, Suzuki Marine Resmikan DIler Baru di Makassar

👤Ihfa Firdausya 🕔Kamis 26 Mei 2022, 22:37 WIB
“Sulawesi Selatan adalah salah satu daerah yang memiliki potensi bahari yang besar. Untuk memaksimalkan potensi tersebut, kami hadir...
Ist

Cegah PMK di Lampung, Apkasi Usulkan Stop Pasokan Sapi dari Luar Daerah

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 22:10 WIB
Ketua Umum Apkasi Sutan Riska Tuanku Kerajaan bersama para Bupati se-Provinsi Lampung sepakat bahwa penanganan virus PMK pada ternak ini...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya