Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
ENTOMOLOG Dinas Kesehatan, Kependudukan dan Pencatatan Sipi Nusa Tenggara Timur (NTT) Acep Effendi menyebutkan pemeriksaan spesimen covid-19 di daerah itu masih jauh dari target. Target pemeriksaan per hari antara 10-23 Agustus berjumlah 47.605 spesimen, tetapi realisasi hanya mencapai 20.465 spesimen atau rata-rata per hari 2.924 spesimen (6,1%).
Target tersebut sesuai Instruksi Mendagri Nomor 31 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4 dan Instruksi Mendagri Nomor 32 Tahun 2021 tentang PPKM Level 3, 2, dan 1. Di NTT, PPKM Level 4 diterapkan di Kota Kupang, Kabupaten Sikka, Sumba Timur dan Ende, sedangkan 18 kabupaten lainnya menerapkan PPKM Level 3.
Di Kota Kupang dengan kasus aktif covid-19 terbanyak di NTT, dari target 4.585 spesimen swab yang harus diperiksa setiap hari, rata-rata hanya mencapai 1.209 spesimen atau 26,4%.
Capaian tertinggi di Kabupaten Sumba Barat mencapai 68,8%, Alor 60,9%, Rote Ndao 42,5%, dan Manggarai Barat 9,5%. Adapuan realisasi terendah di Ngada 0,3%, Lembata 0,5% dan Flores Timur 0,7%. Kondisi tersebut disebabkan banyak faktor.
"Pemeriksaan spesimen per hari belum mencapai target karena salah satu kendalanya keterbatasan logistik rapid antigen maupun pemeriksaan PCR dan pengiriman spesimen terkendala transportasi pesawat dari Sumba Barat, Sumba Tengah dan Sumba Barat Daya karena maskapai tidak mau mengangkut spesimen swab," ujarnya di Kupang, Jumat (27/8).
Baca juga: Dokter Ahli Patologi Klinik Mundur dari Lab Biokesmas NTT
Persoalan lain ialah input pelaporan dalam aplikasi new all record (NAR) belum sempurna, masih ada warga yang tidak proaktif melakukan swab yang disebabkan adanya stigma di masyarakat terkait pasien covid, pelaku perjalanan pindah alamat sehingga sulit dilacak oleh petugas.
Untuk itu, Dia merekomendasikan kabupaten dan kota lebih giat lagi melakukan pencegahan dan pengendalian covid-19 dan lebih mengaktifkan satgas penanganan covid-19 sampai tingkat RT dan RW dengan pendanaan yang memadai.
Selain itu, protokol kesehatan dijalankan secara serius melalui 5M, peningkatan pengawasan oleh aparat keamanan, dan percepatan vaksinasi covid-19 agar secepatnya tercapai herd immunity atau kekebalan kelompok.(OL-5)
Sinergi seluruh stakeholder menjadi kunci utama dalam memastikan pengoperasian bandara internasional dapat berjalan optimal sejak hari pertama.
MENJELANG Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang mengungkapkan telah melakukan berbagai cara untuk meredam harga utamanya komoditas pangan.
HARI Studi dan HUT ke-50+1 Majelis Nasional Pendidikan Katolik (MNPK) digelar di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu (17/12).
Kelangkaan air di Kupang selama ini memaksa banyak keluarga harus menempuh jarak jauh, membeli air dengan harga tinggi, atau berhemat ekstrem dalam aktivitas sehari-hari.
Wakil Duta Besar Gita Kamath bertemu dengan Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena untuk membahas kerja sama Australia dengan NTT.
MBG melalui Sentra Pemberdayaan dan Pelayanan Gizi (SPPG) Kota Raja di Kuanino, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, terus berjalan dengan standar ketat.
Epidemiolog sekaligus peneliti Global Health Security, Dicky Budiman, mengatakan bahwa sebetulnya hal tersebut tidak mengagetkan karena covid-19 kini sudah menjadi endemi.
Berikut adalah 8 langkah pencegahan Covid-19 yang perlu diterapkan masyarakat untuk memutus rantai penularan virus:
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) telah mengeluarkan Surat Edaran pada 28 Mei lalu mengenai kewaspadaan lonjakan covid-19.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) dalam Surat Edaran mengenai kewaspadaan lonjakan covid-19 menyebut varian dominan yang beredar di Indonesia adalah MB.1.1.
PENGURUS IAKMI dr Iqbal Mochtar mengatakan peningkatan kasus covid-19 di berbagai negara, termasuk Indonesia, saat ini belum sampai pada level mengkhawatirkan.
"Angka ini menunjukkan penurunan yang signifikan dibandingkan dengan puncak wabah tahun ini,"
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved