Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKOLAH Dasar (SD) YPPK Kristus Raja Dok V Jayapura resmi mendaftarkan 50 siswa dan 1 gurunya dalam program Gerakan Sekolah Menulis Buku Nasional (GSMB Nasional).
Melalui program GSMB Nasional, para siswa dan guru akan diberikan pelatihan literasi dan sertifikasi kompetensi, serta akan difasilitasi untuk menerbitkan buku antologi untuk dikompetisikan di tingkat nasional.
SD YPPK Kristus Raja Dok V Jayapura merupakan salah satu dari ratusan sekolah yang difasilitasi dan didampingi Nyalanesia untuk mengembangkan program literasi di sekolahnya.
Melalui program GSMB Nasional yang telah dijalankan selama 5 tahun, lebih dari 300.000 pelajar dan pendidik Indonesia berhasil menerbitkan buku dan diakselerasikan prestasi sekolahnya.
“Banyak sekolah yang memiliki kesadaran dan semangat untuk mengembangkan program literasi di sekolahnya. Hanya saja, mayoritas merasa kebingungan memulainya dari mana," terang Lenang Manggala, Founder Nyalanesia pada keterangan pers, Senin (23/8)
"Program GSMB Nasional kami desain untuk menjadi one stop solution, dan Nyalanesia berdiri sebagai partner yang bersedia mendampingi dari awal sampai sekolah berhasil menerbitkan bukunya,” ucap Lenang.
Fasilitas program GSMB Nasional telah dimanfaatkan ribuan sekolah dari 34 provinsi di Indonesia. Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah dan para penggerak literasi yang tergabung dalam program bertajuk Sosialisator Program Literasi Nasional (SPL Nasional).
Sebanyak 86 SPL Nasional inilah yang berjasa besar dalam mengedukasi sekaligus mendampingi sekolah-sekolah di daerahnya untuk mengikuti program GSMB Nasional.
Program GSMB Nasional Tahun 2021 ini telah diluncurkan oleh Nyalanesia sejak bulan April 2021 lalu.
Program ini berisi rangkaian kegiatan mulai dari pelatihan kompetensi bersertifikasi, lomba menulis tingkat sekolah dan nasional, penerbitan dan pencetakan buku antologi sekolah ber-ISBN, lomba video kreasi dan website literasi, pengembangan Duta Literasi Sekolah dan Pembina Literasi Sekolah, sarasehan, seminar nasional, serta penghargaan dan pemberian total hadiah ratusan juta rupiah.
“Di NTT, program GSMB Nasional dianggap sebagai solusi nyata untuk membantu sekolah dalam menerbitkan buku karya para siswa dan guru. Selain itu, program ini juga sejalan dengan program Gerakan Literasi Nasional yang diluncurkan pemerintah pusat. Sekolah jadi semakin semangat untuk berkarya,” jelas Albertus Muda, SPL Nasional yang bertugas di Lembata, Nusa Tenggara Timur.
Tercatat, 362 sekolah telah berpartisipasi dalam program GSMB Nasional selama 3 bulan ini. Jumlah ini tentu akan terus bertambah, mengingat pendaftaran gelombang lima masih dibuka sampai dengan 25 September 2021.
Diharapkan program ini dapat dimanfaatkan oleh sekolah jenjang SD, SMP, SMA dan sederajat untuk memfasilitasi para pendidik dan peserta didiknya untuk belajar serta berkarya bersama di tengah pandemi yang tak kunjung usai ini. Info lengkap dan pendaftaran program dapat diakses melalui situs resminya di www.gsmb-indonesia.com. (RO/OL-09)
TIDAK semua keberangkatan dimulai dengan surat tugas. Sebagian justru lahir dari sesuatu yang lebih sunyi, dari panggilan hati yang tidak bisa ditunda.
SEMBILAN puluh hari setelah banjir melanda Aceh, beberapa anak kembali duduk di bawah tenda biru yang difungsikan sebagai ruang kelas darurat.
Penundaan ini murni merupakan langkah taktis untuk menjaga stabilitas anggaran di tengah pemotongan dana transfer dari pusat.
PENDIDIKAN bermutu tidak pernah lahir dari ruang hampa. Ia tumbuh dari tangan-tangan guru yang bekerja dengan dedikasi, ketenangan batin, dan rasa aman dalam menjalani profesinya.
DALAM dunia yang kian terhubung dan kompleks, keberagaman bukan lagi sekadar realitas sosial, melainkan juga sebuah keniscayaan historis dan antropologis.
Peran guru BK dan kepala sekolah sangat krusial dalam membantu siswa menentukan arah studi serta karier masa depan mereka.
TIDAK semua keberangkatan dimulai dengan surat tugas. Sebagian justru lahir dari sesuatu yang lebih sunyi, dari panggilan hati yang tidak bisa ditunda.
Dengan 98.036 Guru lulus PPG Batch 4, total guru binaan Kemenag yang telah tersertifikasi hingga saat ini mencapai 659.157 Guru.
Selain berorientasi pada murid, guru sebagai jantung perubahan di ekosistem pendidikan perlu mendapatkan perhatian serius.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Sharing Happiness, Guruverse.id, dan ACF Eduhub sebagai mitra pelaksana.
Sebagian siswa cenderung terlalu dimanja dan setiap persoalan kecil dilaporkan kepada orang tua, bahkan berujung pada kriminalisasi guru.
KEGELISAHAN guru terhadap kehadiran teknologi di ruang kelas kerap dianggap sebagai gejala baru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved