Minggu 22 Agustus 2021, 15:40 WIB

Pencairan Bansos dari APBD Kota Yogyakarta Diundur

Agus Utantoro | Nusantara
Pencairan Bansos dari APBD Kota Yogyakarta Diundur

ANTARA
Petugas memverifikasi penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial.

 

PEMERINTAH Kota Yogyakarta memundurkan pencairan bantuan sosial (bansos) tunai yang berasal dari APBD Kota Yogyakarta. Keputusan tersebut, kata Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Kota Yogyakarta, Tri Maryatun, Minggu (22/8), mengantisipasi bahwa tidak boleh ada penerima bansos/BST (Bantuan Sosial Tunai) ganda. Sehingga Pemkot Yogyakarta akan melakukan pencermatan lagi.

''Karena dalam waktu dekat ini akan ada tambahan penerima BST yang dananya berasal dari APBN, atau penerima susulan sebanyak 314 penerima. Sebelumnya, sudah ada 7000-an penerima,'' katanya.

Menurut dia, data tambahan penerima ini nantinya akan disandingkan dengan data penerima BST yang didanai APBD Kota Yogyakarta. Jika kemudian ada data penerima BST yang dananya berasal dari APBD dan juga terdaftar sebagai penerima BST yang berasal dari APBN, maka Pemkot Yogyakarta akan menyoret dana tersebut dari data penerima yang ada di data BST Kota Yogyakarta.

''Dengan demikian, orang tersebut hanya akan menerima BST yang dananya dari APBN,'' ujarnya.

Menurut Tri Maryatun, langkah itu di satu sisi akan mengurangi risiko menerima dua BST dan di sisi lain akan mengurangi penerima bansos dari APBD Kota Yogyakarta. Ia menegaskan, hal itu dilakukan karena prinsip tidak boleh ada orang yang menerima BST dari dua sumber yang berbeda. Dikatakan BST yang berasal dari APBD Kota Yogyakarta, setiap penerima akan mendapatkan Rp1,2 juta.

''Memang syaratnya untuk mendapatkan BST dari APBD Kota Yogyakarta adalah adalah warga miskin yang belum masuk data terpadu kesejahteraan sosial Kemensos dan belum menerima bantuan apapun dari pemerintah pusat,'' tegasnya.

Selain itu, Pemot Yogyakarta juga menganggarkan dana untuk asistensi sosial lanjut usia, dengan nilai Rp180.000 per bulan per penerima dan untuk penyandang disabilitas sebesar Rp300.000 per bulan per penerima. (AU/OL-10)
 

Baca Juga

Dok. Agriensia Raya

Oleh-Oleh Kekinian Asli Medan Ini Buka Gerai Kedua, Beri Kejutan Bagi Penumpang Pesawat

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 27 Mei 2022, 23:08 WIB
Bolu Stim Menara merupakan makanan kekinian asli Medan yang mampu menjadikan bahan baku asli Medan seperti pandan, markisa, srikaya, jeruk...
DOK Telkomsel.

Kartu Telekomunikasi yang Dipakai Surfer WSL di Banyuwangi

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 27 Mei 2022, 22:20 WIB
Lokasi WSL tepat berada di kelengkungan bumi sehingga tim network memasang dua combat yakni Plengkung dan...
MI/Benny Bastiandy

Pemandian Air Panas Alami di Pasar Cipanas Jadi Daya Tarik Wisata

👤Benny Bastiandy 🕔Jumat 27 Mei 2022, 22:06 WIB
PASAR Cipanas Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memiliki potensi sumber air panas alami. Saat ini potensinya sudah ditata sedemikian rupa...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya