Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
PASCA dinyatakan positif Covid-19, tiga kepala keluarga warga Desa Namangkewa, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur harus menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumahnya. Namun, saat jalani isoman, mereka kehabisan bahan makanan untuk dikonsumsi setiap harinya.
Mau tidak mau, mereka harus keluar ke pasar untuk belanja sendiri sejumlah bahan pokok demi bisa bertahan hidup. Hal ini dikarenakan, selama isoman di rumah, tak pernah ada perhatian dari pemerintah dan tetangga.
Salah satu pasien Covid-19, Reynold Bliong mengatakan, ada tiga kepala keluarga dinyatakan positif Covid-19. Mereka terdiri dari enam orang dewasa
dan empat orang anak-anak.
Ia mengaku, selama lima hari menjalani isoman di rumah, mereka kehabisan makanan. Daripada keluarganya mati kelaparan, dia nekat ke pasar untuk membeli kebutuhan makanan. Selain itu, dia juga ke apotek untuk membeli vitamin dan sejumlah obat.
"Kami jalani karantina di rumah, pada hari kelima, kami kehabisan makanan. Mau tidak mau, saya harus keluar rumah untuk membeli kebutuhan
sehari-hari di pasar. Memang tidak ada yang membantu selama kami jalani karantina," ungkap Reynold.
Sejak hari pertama menjalani isoman, ungkap Reynold, tidak ada perhatian dari pemerintah desa untuk keluarganya. Petugas desa datang ke rumahnya untuk mengambil foto-foto saja. Setelah memfoto anggota keluarganya, mereka tidak pernah kembali lagi sampai saat ini.
"Pemerintah desa memang datang untuk ambil data kami dan foto-foto. Selanjutnya tidak pernah datang lagi. Apalagi memberikan bantuan makanan untuk kami. Mau tidak mau, saya harus ke pasar untuk belanja makanan" ujar dia
Reynold paham, jika terpapar Covid-19 yang berstatus tanpa gejala harus menjalani isoman di rumah. Namun, selama menjalani isoman tak ada bantuan dan mereka kehabisan makanan. Pilihannya adalah bagaimana bertahan hidup, jadi dia keluar untuk membeli bahan makanan dan vitamin.
"Kami ini memahami protokol kesehatan. Kami terpaksa melanggarnya dengan keluar rumah pergi ke pasar untuk belanja keperluan makanan. Kalau bertahan jalani isolasi mandiri di rumah, mungkin kami mati kelaparan," papar dia.
Sementara itu, Kepala Desa Namangkewa Nikolaus Nong Bale saat dikonfirmasi mediaindonesia.com, Kamis (12/8) mengaku dana untuk makan minum dan obat-obatan bagi warga yang isoman karena terpapar Covid-19 sampai saat ini belum cair dari pemerintah.
Namun, pihaknya secara swadaya bersama dengan pihak Kecamatan Kewapante, sudah mengunjungi mereka untuk menyerahkan bantuan sembako berupa: beras 25 Kg, minyak goreng 3 liter, mie instan 1 dus tambah 10 bungkus, telur ayam 2,5 papan, sayur-sayuran 2 kantong plastik, dan air minum kemasan 3 dus. "Kemarin kita sudah kunjungi mereka dan berikan bantuan secara swadaya," jawabnya singkat. (OL-13)
Baca Juga: Kasus Positif Covid-19 di Klaten Turun tapi masih Waspada
HUJAN lebat disertai angin kencang yang melanda Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (24/1) dini hari nyaris merenggut nyawa seorang anak perempuan.
Tanah longsor terjadi pada Kamis (22/1) sore akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak pagi hari.
Sebuah pertikaian keluarga berujung pada tewasnya seorang pria berusia 55 tahun, berinisial MG di Rumah Adat Gendang Palit. Korban diduga menjadi korban penganiayaan oleh tiga keponakan.
Penundaan pelayaran ini sejalan dengan peringatan dini cuaca maritim yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang.
PULUHAN siswa Sekolah Dasar Inpres (SDI) di Pilau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), harus menempuh proses belajar di gedung yang rusak parah.
Dunia usaha di Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukkan optimisme kuat memasuki awal 2026, seiring meningkatnya investasi dan membaiknya aktivitas ekonomi pada akhir 2025.
Ditpolairud Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil menyelamatkan dua ekor penyu laut dilindungi dari upaya perburuan di perairan Desa Henga, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka.
Sayangnya, ekosistem berupa tanaman penyangga pantai, dibiarkan tanpa adanya tanda-tanda reklamasi.
Pemerintah Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, menggelar pelatihan pengelolaan sampah
Kematian tragis ibu hamil Maria Yunita dan bayinya di Kabupaten Sikka, NTT, memicu kecaman keras dari masyarakat dan organisasi masyarakat sipil di wilayah tersebut.
Pemerintah Daerah Kabupaten Sikka mendukung penuh pelaksanaan Festival Maumerelogia 5 yang akan berlangsung pada 15-24 Mei 2025.
Sebanyak empat orang yang diduga sebagai aktor intelektual di balik kasus Hak Guna Usaha (HGU) Tanah Nangahale di Kecamatan Talibura, Kabupaen Sikka, dilaporkan ke Polda NTT.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved