Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KONDISI penyebaran kasus baru konfirmasi covid-19 di Kota Sukabumi, Jawa Barat, secara bertahap sudah mulai terkendali. Satu di antara indikatornya terlihat dari zonasi penyebaran yang semakin menunjukkan tren ke arah lebih baik.
Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sukabumi, Wahyu Handriana, mengatakan hingga saat ini tinggal tersisa 2 kelurahan lagi yang masuk zona merah. Kedua wilayah itu yakni Kelurahan Cisarua dan Kelurahan Selabatu di Kecamatan Cikole.
"Insya Allah Kota Sukabumi kondisinya semakin membaik. Sekarang tinggal 2 kelurahan yang masih zona merah," kata Wahyu dihubungi Media Indonesia, Minggu (8/8).
Di Kota Sukabumi terdapat 33 kelurahan tersebar di 7 kecamatan. Selain 2 kelurahan yang masih zona merah, terdapat 14 kelurahan lainnya yang berada pada zona oranye. "Sisanya, 17 kelurahan berada pada zona kuning," sebutnya.
Semakin terkendalinya kondisi penyebaran kasus covid-19 di Kota Sukabumi tak bisa dilepaskan dari kebijakan PPKM Darurat dan kelanjutannya. Kota Sukabumi masih menerapkan PPKM Level 4.
Hingga Minggu (8/8), jumlah konfirmasi positif covid-19 di Kota Sukabumi sebanyak 6.238 kasus. Dari jumlah itu, sebanyak 832 orang masih menjalani isolasi, 5.196 orang (83,3%) dinyatakan sudah sembuh, dan 210 orang (3,4%) meninggal dunia.
Terjadi penambahan sebanyak 40 orang pasien konfirmasi covid-19. Dari jumlah itu sebanyak 36 orang menjalani isolasi mandiri di rumah dan 4 orang di rumah sakit.
Pada Minggu (8/8) terdapat 1 orang meninggal dunia. Namun sebanyak 81 orang dinyatakan sembuh.
"Alhamdulillah, angka penambahan kasus baru juga semakin menurun. Sekarang positive rate di kisaran 29% dari sebelumnya di atas 30%," pungkas Wahyu. (OL-15)
SEPANJANG tahun 2025, Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjadi provinsi tertinggi di Indonesia pada angka Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) membantah tidak memiliki dana untuk membayar gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu pada Januari 2026.
BMKG memprakirakan potensi curah hujan dengan intensitas sedang- sangat lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada periode 23 - 29 Januari 2026 di Jawa Barat.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat membatasi spesifikasi kendaraan AMDK yang melintas dengan lebar maksimal 2.100 mm, JBB maksimal 8 ton, dan MST 8 ton.
Di Kabupaten Karawang dampak banjir cukup luas, yakni melanda 12 kecamatan dan 23 desa, dengan total 3.932 kepala keluarga terdampak.
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
Pesisir pantai selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diwaspadai terjadi potensi banjir rob. Kondisi itu menyusul peringatan dini yang dikeluarkan BMKG.
TANAH longsor, banjir, dan cuaca ekstrem masih mewarnai sejumlah daerah di Jawa Barat.
Pergerakan tanah di wilayah itu terjadi pada Rabu (14/1) sekitar pukul 05.30 WIB. Lokasi tersebut dikenal rawan pergerakan tanah
Sementara itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang merusak rumah warga di Bekasi dan Sukabumi.
Wilayah yang terdampak cuaca ekstrem antara lain akses ke kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu
Dedi berjanji akan menindaklanjuti permintaan itu, sehingga ada kejelasan dan penyelesaian terhadap 500 rumah yang rusak akibat banjir dan longsor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved