Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
KEJAKSAAN Negeri (Kejari) Kota Tangerang mulai melakukan pengusutan terhadap kasus dugaan pemotongan bantuan sosial (Bansos), baik berupa Bantuan Sosial Tunai (BST), Program Keluarga Harapan (PKH), dan Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT) yang terjadi di Kota Tangerang
"Kita sudah melakukan pemeriksaan di lapangan melalui uji sampel di beberapa kecamatan," kata Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Kota Tangerang, Raden Bayu Probo Sutopo menyikapi adanya penyimpangan bansos di Kota Tangerang, Banten, Kamis (5/8).
Dari beberapa pengambilan sampel dokumen terhadap program bansos di Kota Tangerang itu, katanya, sudah ada indikasi perbuatan yang tidak sesuai.
"Hari ini juga kita rencana mau ambil dokumen sudah ada beberapa indikasi perbuatan formilnya, tinggal nanti kita sinkronkan dan doakan ini biar cepat ada hasilnya," kata dia.
Selain itu, lanjut Bayu, pihaknya juga sudah memeriksa sekira 10 orang petugas bansos. Namun dari pemeriksaan tersebut belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.
" Yang kami periksa adalah koordinator daerah, kemudian beberapa E-Warong, pendamping dan TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan)nya juga," kata Bayu.
Semuanya, tambah dia, diurai satu persatu untuk dicari siapakah yang bertanggung jawab atas penyimpangan tersebut.
Ditanya soal kerugian, Bayu belum bisa menjelaskan. Pasalnya, kata dia, semua itu untuk kepentingan penyidikan. " kami harap masyarakat terbuka, agar penyimpangan segera terungkap," kata dia.
Untuk diketahui adanya pemotongan bansos itu terkuat saat Mensos melakukan inspeksi mendadak di RT 03 RW 03 Kota Tangerang, Banten, Rabu (28/7) lalu. Seorang penerima bantuan BPNT, Aryanih, mengaku dimintai uang kresek oleh pihak yang menyalurkan program bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos).
Selain diminta uang kantong kresek, ada warga yang mengaku kepada Mensos untuk bansos yang diterimanya tidak sesuai.
Pengakuan itu datang dari warga penerima BPNT, Maryanih, bahwa harga barang komponen yang diterima tidak sesuai atau tidak genap Rp200 ribu per bulan.
"Tadi sudah dihitung oleh Bapak yang dari Satgas Pangan/Mabes Polri harga dari komponen yang diterima hanya Rp 177 ribu dari yang seharusnya Rp 200 ribu. Jadi ada Rp 23 ribu, coba bayangkan Rp 23 ribu dikali 18,8 juta," ujar Risma beberapa waktu lalu. (SM/OL-09)
MENTERI Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan proses penyaluran bantuan sosial (bansos) reguler pada triwulan pertama 2026 terus berjalan.
Cek desil bansos 2026 secara online melalui website dan aplikasi Kemensos. Simak cara cek status penerima bansos dan penjelasan fungsi desil.
PEMERINTAH mengucurkan anggaran bantuan sosial (bansos) sebesar Rp17,5 triliun menjelang Lebaran 2026.
Gus Ipul menekankan bahwa akurasi data adalah fondasi utama agar program bantuan sosial (bansos) tidak lagi salah sasaran.
Pemerintah menyediakan dua kanal utama untuk cek penerima bansos Februari 2026 yang bisa diakses secara daring
PEMERINTAH menyiapkan anggaran senilai Rp12,83 triliun untuk paket stimulus ekonomi kuartal I 2026 yang mencakup diskon tiket transportasi, potongan tarif jalan tol, serta bansos.
Gubernur Banten Andra Soni menegaskan program Sekolah Gratis menjadi prioritas utama. Lebih dari 60 ribu siswa di 801 sekolah swasta telah merasakan manfaatnya.
Pada tahun 2025, RPJMD Provinsi Banten menetapkan delapan target dari sembilan indikator makro.
Diduga karena kurangnya kehati-hatian pengemudi, bus hilang kendali dan menabrak bagian belakang truk yang berada tepat di depannya.
Puncak HPN 2026 di Banten menegaskan pentingnya peran pers sebagai penjaga kualitas informasi di era digital dan AI.
Ketua BAZNAS Kota Tangsel Mohamad Subhan mengutarakan sinergi antar-lembaga zakat menjadi kunci dalam menggali potensi zakat secara optimal, khususnya di Provinsi Banten.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved