Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
1647
PEMERINTAH Kota Pariaman melalui Dinas Sosial Kota Pariaman dengan bekerja sama dengan PT. POS Indonesia salurkan bantuan bagi masyarakat kurang mampu penerima program Program Keluarga Harapan (PKH) dan penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) terdampak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).
Bantuan tersebut berupa beras melalui Bulog tersebut diterima oleh masing-masing penerima sebanyak 10 kg ditambah uang BLT sejumlah Rp600.000 untuk dua bulan dengan jumlah keseluruhan penerima bantuan di Kota Pariaman sebanyak 6.100 KK dengan jumlah beras sebanyak 62 ton.
Penerima PKH Kota Pariaman saat ini berjumlah 1.225 KK, dan penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) berjumlah 4.178 KK.
Penyaluran secara simbolis dilakukan langsung oleh Wali Kota Pariaman, Genius Umar, di Halaman Kantor Pos Pariaman, Selasa (27/7), yang disaksikan oleh perwakilan dari PT. POS Indonesia, Perwakilan Bulog Sumbar dan Kepala Dinas Sosial Kota Pariaman bersama jajaran.
Genius Umar mengatakan bantuan ini merupakan bantuan masyarakat penerima PKH dan BST yang terdampak PPKM dengan penerima sebanyak 6.100 KK.
''Bantuan ini berdasarkan Instruksi Presiden Joko Widodo untuk membantu masyarakat terdampak PPKM. Bantuan tersebut diharapkan bisa meringankan beban masyarakat dan bermanfaat untuk mendukung kebutuhan rumah tangga dalam mencukupi asupan kebutuhan pokok,'' ujar Genius.
Genius tetap himbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh agar terhindar dari penularan covid-19 ataupun penyakit lainnya, hal ini dikarenakan pertambahan peningkatan kasus paparan covid-19 di Sumatra Barat setiap harinya selalu meningkat.
''Mudah-mudahan ini bisa memberi keringanan kepada masyarakat yang terdampak PPKM, kita berharap semuanya bisa berlalu dan kita bisa beraktivitas kembali,'' imbuh Genius. (YH/OL-10)
Baznas terus memperkuat kelompok petani binaan program Lumbung Pangan (LP) di berbagai daerah di Indonesia dalam mempersiapkan beras kualitas premium untuk kebutuhan Zakat Fitrah.
PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) mengunci pasokan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
Kebutuhan pokok masyarakat yang dijual seperti beras, terigu, gula pasir, telor, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, mi instan dan kebutuhan pokok lainnya.
Harga kebutuhan pokok yang dijual di gerakan pangan murah seperti minyak goreng, Rp19 ribu per liter, gula pasir Rp18 ribu per kilogram, tepung Rp10 ribu per kilogram.
Pemerintah di bawah komando Presiden Prabowo Subianto terus melanjutkan kebijakan yang berpihak pada petani dalam negeri melalui optimalisasi penyerapan hasil produksi pangan nasional.
Gabah tersebut tetap dibeli sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp6.500 per kilogram meski kualitasnya menurun akibat terendam lumpur.
Peluncuran GPM serentak telah dimulai sejak 9 Februari 2026 dan akan berlangsung secara bertahap di berbagai wilayah.
Perum Bulog melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) pasar secara serentak di seluruh Indonesia guna memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga beras serta Minyakita.
WAKIL Direktur Utama Perum Bulog Marga Taufiq bersama Pemimpin Wilayah Bulog Jawa Tengah Sri Muniati mendampingi Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati dalam kunjungan kerja ke Jawa Tengah.
Wakil Pemimpin Perum Bulog Kanca Banyumas, Muhammad Haekal, mengingatkan para pengecer agar mematuhi ketentuan harga sesuai regulasi yang berlaku.
Harga Minyakita di tingkat konsumen telah ditetapkan dan wajib dipatuhi seluruh pelaku usaha. Harga Minyakita di tingkat konsumen yakni Rp15.700 per liter.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved