Minggu 25 Juli 2021, 12:00 WIB

PPKM Darurat Tinggal Sehari, PKL Diminta Sabar dan Tetap Patuhi Aturan

Depi Gunawan | Nusantara
PPKM Darurat Tinggal Sehari, PKL Diminta Sabar dan Tetap Patuhi Aturan

MI/Depi Gunawan
Anggota polisi didampingi TNI mengimbau pedagang kuliner di sekitar kawasan Lembang Kabupaten Bandung Barat mematuhi aturan PPKM Darurat.

 

1140

PPKM Darurat Tinggal Sehari, PKL Diminta Sabar dan Tetap Patuhi Aturan

PARA pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Lembang Kabupaten Bandung Barat diminta lebih bersabar dalam menjalani aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat.

Berdasarkan aturan PPKM Darurat, pedagang yang beraktivitas wajib menghentikan aktivitas setelah pukul 20.00 WIB meskipun dirasakan berat karena kebijakan ini terpaksa dilakukan demi mengurangi angka penularan Covid-19.

Supri, 37, pedagang nasi goreng berharap PPKM Darurat tidak kembali diperpanjang mengingat selama ini ia sangat merasakan sekali dampaknya. Pemerintah sebaiknya memberikan solusi lain agar pedagang tetap bisa berjualan sementara di sisi lain laju penyebaran Covid-19 bisa ditekan.

"Minta jangan dilanjutkan, kami juga ngerti PPKM demi kebaikan semua tapi kalau aturan ini terus berlanjut bisa-bisa pedagang bangkrut. Pemerintah cari solusi lain, jangan PPKM lagi pokoknya," ucap Supri, Sabtu (24/7) malam.

Kapolsek Lembang, Kompol Kompol Sarche Cristiaty Leo Dima mengatakan, pihaknya terus melaksanakan pengawasan kepada para pedagang kuliner agar tertib menaati aturan pemberlakuan PPKM Darurat hingga 25 Juni 2021.

"Kita tahu bahwa pedagang kurang mematuhi protokol kesehatan, tidak menyediakan tempat cuci tangan, hand sanitizer dan pengatur suhu tidak ada. Makanya sesuai instruksi pimpinan, kami terus melakukan pengawasan terhadap para pedagang dengan pola waktu yang ada," kata Sarce.

Meskipun demikian, secara umum dia menilai kepatuhan masyarakat dalam menjalani aturan sudah cukup tinggi. Hanya saja, Sarce menyebut, perlu ada pengawasan khusus bagi pedagang agar lebih ketat lagi dalam mematuhi aturan protokol kesehatan.

"Sekarang kita lihat sendiri ada yang masih berdagang, disitu lah kita harus bisa lakukan pengawasan dan pemahaman secara humanis sehingga semuanya bisa memahami dan menyepakati sampai tanggal 25 Juli akan mematuhi peraturan ini," tuturnya.

Pada kesempatan itu, Kapolsek didampingi Danramil 0912/Lembang Kapten Inf Dede Rohendi bersama Muspika menyerahkan bantuan beras kepada sejumlah pedagang sambil meminta mereka segera membereskan lapak karena sudah melebihi jam operasional.

Pihaknya menyadari dampak ekonomi pasti akan dirasakan oleh semua, terutama pedagang atas pemberlakuan aturan itu. Akan tetapi, pemerintah dibantu aparat tetap harus menegakkan aturan demi melindungi kesehatan masyarakat dari ancaman pandemi.

"Mulai hari Senin (26/7), bapak ibu bisa dibuka lapaknya dan konsumen bisa makan di tempat, instruksi langsung dari Bapak Presiden prioritaskan pedagang/PKL atau pemangku usaha kecil. Jadi kami mohon bantuan dan kerjasamanya," ucap Sarce saat berkeliling kawasan Lembang melalui pengeras suara. (DG/OL-10)

Baca Juga

MI/WIDJAJADI

Diklatsar UNS Telan Korban, Kapolresta Surakarta Menduga Ada Tindak Kekerasan

👤Widjajadi 🕔Selasa 26 Oktober 2021, 22:55 WIB
Polisi menduga ada tindak kekerasan terhdap para peserta saat diklatsar...
MI/DJOKO SARDJONO

Produk Hasil Pertanian Klaten Layak Dijual di Pasar Ekspor

👤Djoko Sardjono 🕔Selasa 26 Oktober 2021, 22:40 WIB
Klaten menggelar Bussines Matching dan Promosi Produk Unggulan Hasil...
DOK MI

20 Kecamatan Di Sikka Nihil Kasus Aktif Covid-19

👤Gabriel Langga 🕔Selasa 26 Oktober 2021, 20:28 WIB
PERLAHAN kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur terus mengalami...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Era Penuh Harapan di Dusun Bondan

Energi terbarukan mengangkat Dusun Bondan di Cilacap dari keterpurukan. Kini, warga selangkah lagi menggapai kesejahteraan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya