Selasa 20 Juli 2021, 16:31 WIB

Meningkat di Masa PPKM Darurat, 21% Warga Padang Sudah Divaksinasi

Yose Hendra | Nusantara
Meningkat di Masa PPKM Darurat, 21% Warga Padang Sudah Divaksinasi

Antara/M.Agung Rajasa
Vaksinasi Covid-19

 

PELAKSANAAN vaksinasi Covid-19 mengalami peningkatan di masa PPKM Darurat di Padang. Dalam rentang waktu seminggu pelaksanaan PPKM Darurat, puluhan ribu warga Padang sudah divaksinasi. 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani Hamid mengatakan, hingga Senin (19/7), lonjakan jumlah warga yang divaksinasi jauh meningkat dibanding sebelum PPKM Darurat.  "Hingga kini, 21,05% warga kita sudah divaksin," terangnya, Selasa (20/7).

Baca juga: Walkot Bandung: Berdiam di Rumah Bagian dari Berkurban

Dikatakannya, sebelum PPKM Darurat, baru sekitar 18,44% atau 133.962 warga yang melakukan vaksinasi I. Setelah diberlakukan PPKM Darurat, naik menjadi 152.947 warga. Begitu juga vaksinasi II, sebanyak 8,01% atau 58.191 warga melakukan vaksin sebelum PPKM. 

Setelah diberlakukan PPKM naik menjadi 59.682 warga.  "Alhamdulillah kesadaran warga untuk vaksin semakin meningkat," tutur Feri Mulyani. 

Jika dikalkulasikan, sepanjang PPKM Darurat diberlakukan, sebanyak 20.476 warga Padang melakukan vaksin. Apalagi, di masa PPKM Darurat, hampir di semua tempat dilaksanakan vaksinasi massal. Seperti di tiap Puskesmas, serta tempat lain, seperti di perkantoran, perusahaan, mall, dan sebagainya. 

Berdasarkan data yang dilansir Dinas Kesehatan Kota Padang, lonjakan penambahan warga yang divaksinasi terutama di kalangan pelayan publik. Seperti ASN, karyawan perusahaan swasta, BUMN/BUMD, dan sebagainya. Sebelum PPKM Darurat, pelayan publik yang melakukan vaksinasi I sebanyak 88,11%. Saat dilakukan PPKM Darurat melonjak menjadi 101,06%. Sedangkan untuk vaksinasi II, sebelum PPKM Darurat sebanyak 34,54%, naik menjadi 35,66%.

Lonjakan jumlah warga lansia yang divaksin juga terjadi pada masa PPKM Darurat. Dimana sebelum PPKM Darurat, lansia yang melakukan vaksinasi I hanya 10,76%, naik menjadi 11,76%. Sedangkan yang melakukan vaksinasi II, dari 7,08% naik menjadi 7,14%. 

Sama halnya dengan vaksinasi bagi SDM kesehatan yang juga mengalami lonjakan pada masa PPKM Darurat. Jumlah tenaga kesehatan yang melakukan vaksinasi I pada masa PPKM Darurat naik menjadi 105,24%. Padahal sebelumnya hanya 104.55</a>%. 

Sedangkan vaksinasi II juga mengalami penambahan dari 93,43% menjadi 93,71%. Masyarakat rentan dan umum juga mengalami hal serupa pada vaksinasi I. Sebelum diberlakukan PPKM Darurat, 4,29% masyarakat umum dan rentan melakukan vaksin. Pada saat PPKM naik menjadi 5,09%. Begitu halnya vaksinasi II, dari 1,44% naik menjadi 1,48%.

Sementara vaksinasi bagi remaja masih terbilang rendah. Pada vaksinasi I, sebelum PPKM sebanyak 0,37%, naik menjadi 0,75%. Sedangkan vaksinasi II belum satupun remaja yang melakukannya.

Baca juga: 

Kadiskes menyebut, pihaknya menargetkan 726.615 warga Padang melakukan vaksin hingga Desember 2021. Feri Mulyani optimis seluruh warga Padang dapat divaksin hingga akhir tahun.

"Mari lakukan vaksinasi untuk menyelamatkan diri dan keluarga dari bahaya Covid-19," katanya. (OL-6)

Baca Juga

MI/Rendy Ferdiansyah

Animo Tinggi, Vaksinasi Di Gedung Sepintu Sedulang Bangka Membludak

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Rabu 04 Agustus 2021, 12:10 WIB
ANIMO masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi covid-19 di Kabupaten Bangka begitu tinggi. Hal ini menimbulkan kerumunan warga saat...
MI/Haryanto

NasDem Buka Posko Vaksinasi Covid-19 di Salatiga

👤Haryanto 🕔Rabu 04 Agustus 2021, 11:31 WIB
Fadholi berharap jumlah vaksin yang disiapkan dapat menjangkau warga yang antre, mengingat jumlah yang disiapkan sangat...
ANTARA FOTO/Irwansyah Putra

Pemkot Bogor Uji Coba Bus Listrik Gratis Satu Bulan

👤Dede Susianti 🕔Rabu 04 Agustus 2021, 11:17 WIB
Mulai hari ini, Rabu (4/8) hingga satu bulan ke depan, Pemerintah Kota Bogor akan melakukan uji coba operasi satu bus...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kenyang Janji dan Pasrah Menunggu Keajaiban

Sejak peristiwa gempa bumi disertai tsunami dan likuefaksi di Palu, Sigi, dan Donggala, Sulawesi Tengah hingga kini masih banyak warga terdampak bencana tinggal di hunian sementara.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya