Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KETERSEDIAAN stok vaksin di Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) sudah habis. Pemprov Sumbar melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumbar segera mengirimkan surat permintaan penambahan vaksin pada Jumat (16/7) kepada Menteri Kesehatan RI.
"Memang hari ini stok vaksin sudah nol. Kita sedang mengupayakan untuk mengajukan penambahan vaksin sebanyak 150 ribu dosis ke Menteri Kesehatan," ungkap Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Provinsi Sumbar Hefdi, Jumat (16/7) malam.
Habisnya stok vaksin disebabkan tingginya animo masyarakat Sumbar yang ikut program vaksinasi. Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah meminta masyarakat Sumbar agar bersabar untuk menanti penambahan vaksin dari Menteri Kesehatan RI.
"Kita sekarang sedang ajukan penambahan. Saya sangat apresiasi masyarakat yang menyambut baik program vaksinasi yang kita lakukan. Ini membuktikan masyarakat Sumbar cukup peduli dan antusias dalam mendukung program penanganan dan pencegahan covid-19 yang dilakukan pemerintah selama ini," ucap Mahyeldi Ansharullah.
Mahyeldi Ansharullah juga mengapresiasi tenaga kesehatan yang tanpa kenal lelah telah memberikan pelayanan pemberian vaksin kepada masyarakat dengan baik. Termasuk juga seluruh pihak dan stakeholder yang telah ikut menyosialisasikan dan ikut terlibat program vaksinasi.
Baca juga: Langgar Protokol Kesehatan, 783 Tempat Usaha di Sumbar Ditutup
Sementara itu, Hefdi mengungkapkan vaksin covid-19 yang masuk ke Dinkes Provinsi Sumbar selama ini jenis Sinovac dan AstraZeneca. Total vaksin yang sudah masuk ke Dinkes Provinsi Sumbar sudah mencapi 903.710 dosis.
"Semuanya sudah terpakai, sehingga sekarang tidak ada lagi stok vaksin di Dinas Kesehatan Sumbar," ungkapnya.
Sementara, permintaan kabupaten kota yang sudah masuk saat ini, yakni Dinkes Kota Payakumbuh sebanyak 12.000 dosis, Dinkes Kota Padang sebanyak 70.000 dosis dan Dinkes Kabupaten Mentawai sebanyak 10.000 dosis.
"Tiga daerah ini sangat membutuhkan vaksin karena sedang yang melaksanakan vaksinasi massal," tuturnya.
Hefdi juga mengungkapkan, secara keseluruhan, total sasaran vaksinasi di Sumbar sebanyak 4.408.509 jiwa. Dengan rincian, untuk SDM Kesehatan sebanyak 32.391 orang, petugas publik 400.274 orang, lansia 489.575 orang, masyarakat rentan 2.896.546 orang dan remaja 5.879.723 orang.(OL-5)
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved