Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGEJARAN terhadap anggota kelompok sipil bersenjata Mujahidin Indonesia Timur (MIT) terus dilalukan Satgas Operasi Madago Raya pascabaku tembak yang menewaskan dua anggota MIT di pegunungan Tokasa, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Minggu (11/7). Satgas menduga tiga pengikut lainnya yang sempat melarikan diri masih bersembunyi di sekitar tempat penyergapan.
Dengan tewasnya dua anggota MIT yaitu Rukli dan Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang, kekuatan kelompok teroris tersebut semakin melemah. Di mana, kekuatan MIT yang telah terafialisi dengan ISIS itu tersisa tujuh orang.
Kasatgas Humas Operasi Madago Raya, Kombes Polisi Didik Supranoto mengatakan, olah TKP baku tembak di sudah dilakukan. "Ada barang bukti berupa amunisi, bom lontong, kompas, bendera, dan HT. Semuanya sudah diamankan satgas," terangnya.
Selain menemukan sejumlah barang bukti, satgas yang merupakan gabungan pasukan TNI dan Polri juga menemukan petunjuk baru. Pascabaku tembak tersebut, juga terdapat satu pengikut yang terluka akibat terkena tembakan dan berhasil melarikan diri.
Itu diyakini setelah ditemukan bercak darah yang masih segar mulai dari lokasi kejadian hingga ke arah hutan lebat. "Kami duga satu pengikut MIT terkena tembakan namun masih bisa melarikan diri," ungkap Didik.
Menurut Kabid Humas Polda Sulteng itu, saat penyergapan yang dilakukan satgas terlihat sejumlah pengikut MIT yang sedang istirahat di sebuah kamp lima orang. Setelah dilumpuhkan dua pengikut, tiga pengikut lainnya melarikan diri dan satu dari tiga pengikut itu mengalami luka.
"Dengan adanya petunjuk tersebut satgas kemudian berpencar melakukan penyisiran karena diduga kuat tiga anggota yang malarikan diri itu masih bersembunyi di sekitar lokasi kejadian," tegasnya.
Didik menyebutkan, lokasi baku tembak merupakan hutan lebat yang berada di ketinggian. Dengan situasi medan yang tersebut, cukup membuat satgas kesulitan.
"Mereka sudah menguasai medan. Makanya pascabaku tembak mereka langsung menghilang. Kami menduga mereka masih bersembunyi di sekitar lokasi, oleh karena itu satgas terus melakukan penyisiran," paparnya.
Saat ini situasi di Desa Tanah Lanto kondusif. Aktivitas masyarakat berjalan dengan normal, satgas pun memastikan seluruh warga yang bermukim di desa tersebut aman dan tidak ada kecemasan pascabaku tembak. (OL-15)
Mandat tersebut juga ditegaskan kembali dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang TNI.
Al Araf menilai draft Peraturan Presiden tentang Tugas TNI dalam Mengatasi Terorisme yang saat ini beredar mengandung persoalan inkonstitusional
Dengan posisi yang masih berupa draf, pembahasan mendalam belum dapat dilakukan, apalagi untuk menentukan sikap politik lembaga legislatif.
Aturan tersebut wajib memiliki batasan yang jelas agar tidak mencederai hak asasi manusia (HAM).
Ancaman terorisme saat ini semakin kompleks, terutama dengan adanya situasi ketidakpastian global yang rentan menjadi lahan subur ideologi kekerasan.
Urgensi peran militer semakin tinggi jika aksi terorisme sudah melibatkan aktor lintas negara (transnasional) dalam melancarkan serangannya.
Korps Relawan Bencana di bawah Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) menyelenggarakan rangkaian Psychosocial Support Program bagi anak-anak dan guru terdampak gempa bumi di Kabupaten Poso.
KEMENTERIAN Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan Kabupaten Poso sebagai kawasan Warisan Geologi (Geoheritage) melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 265.K/GL.01/MEM.G/2025.
Wakil residen RI Gibran Rakabuming Raka menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam penanganan korban gempa bumi yang melanda Kabupaten Poso.
Kegiatan ini melibatkan personel Pos Kamtibmas Tamanjeka, Tim Alfa 1, dan Tim Alfa 2. Mereka mengangkat reruntuhan, meja, dan kursi yang rusak akibat gempa.
Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan kebutuhan dasar bagi para korban gempa bumi di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, telah terpenuhi
SATGAS III Preventif Operasi Madago Raya Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah menggelar razia kendaraan di empat pos keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Minggu (10/8).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved